Virus Corona Ternyata Pernah Dibahas di Drama Korea 2018
Bintang drama Korea Terius Behind Me. (Youtube)

Solopos.com, SOLO – Virus corona yang tengah menghantui masyarakat dunia terus menjadi bahan perbincangan.  Mulai dari berbagai kalangan praktisi kesehatan, pemerintah, sampai penggemar drama Korea tak luput membahas corona.

Pencinta dama Korea bahkan menyebut virus corona mirip seperti alur cerita di drama berjudul My Secret Terius atau Terius Behind Me. Episode ke-20 drama yang dibintangi So Ji Sub dan Jun In Sun itu dengan jelas menyebutkan virus corona.

Cuplikan drama Korea yang membahas virus corona itu pun viral di media sosial. Cuplikan video drama Korea yang dibagikan akun Instagram, @kdramakita, Kamis (19/3/2020) telah ditonton lebih dari 229.942 kali.

Ganjar Pranowo: Solo dan Semarang Prioritas Rapid Test Corona

Video cuplikan drama itu menampilkan percakapan seoranng dokter di Korea yang membahas soal virus corona. Di sana disebutkan corona adalah virus mutan yang sengaja diciptakan sebagai senjata biologis dengan tingkat kematian 90 persen.

“Kita harus lebih banyak melakukan penelitian, tapi ini kelihatannya seperti virus corona mutan,” kata dokter pada drama Korea tersebut.

Ia menambahkan virus corona langsung menyerang paru-paru dan memiliki tingkat kematian 90 persen. Masa inkubasi virus yang termasuk keluarga SARS dan MERS itu antara 2-14 hari dan belum ada vaksin untuk mengobatinya.

Wajib Baca! Seluk-Beluk Virus Corona Penyebab Covid-19 Si Pandemi Dunia

Virus corona di drama Terius Behind Me menimbulkan efek berkali-kali lipat lebih serius dan mematikan. Pasien yang terinfeksi akan kehilangan hidup dalam waktu lima menit, serta memiliki tingkat kematian 90 persen.

Meski demikian, virus yang dibahas dalam episode ke-20 drama tersebut tidaklah sama dengan virus corona (SARS-CoV-2) penyebab penyakit Covid-19.

Virus Corona Mewabah, Warga AS Malah Panic Buying Senjata Api

Berdasarkan catatan WHO, sekitar 80 persen pasien terinfeksi virus corona bisa sembuh tanpa pengobatan khusus. Namun kalangan lanjut usia dan mereka yang memiliki masalah kesehatan seperti diabetes atau tekanan darah tinggi, berisiko mengalami gejala lebih serius.

Sebagai informasi yang didapat dari situs resmi Pusat Pencegahan dan Pengontrolan Penyakit Amerika Serikat, virus corona kali pertama diidentifikasi pada 1960-an. Sementara strain virus yang menyebabkan Covid-19, baru diidentifikasi pada 2019. (Puspita Apsari Sholikhah/Solopos.com)


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho