Virus Corona Picu Pelemahan Kurs Rupiah Pagi Ini
Ilustrasi uang tunai rupiah. (Solopos)

Solopos.com, JAKARTA -- Kekhawatiran pasar terhadap meluasnya penyebaran virus corona baru atau Covid-19 berpengaruh pada pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (26/2/2020) pagi.

Rupiah bergerak melemah 23 poin atau 0,17 persen menjadi Rp13.910/US$ dari sebelumnya Rp13.887/US$ pada pukul 09.43 WIB.

"Dalam perdagangan hari ini kemungkinan rupiah masih akan melemah," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Rabu.

Listrik RSUD Bung Karno Solo Dijamin Tak Oglangan, Ini Sebabnya

Dia menilai kondisi global akibat virus Covid-19 yang terus berkembang akan membuat permintaan terhadap produk Indonesia pun bakal berkurang signifikan. Sedangkan dari sisi ekspor, serangan Virus Covid-19 juga akan dirasakan dari sisi investasi dan pariwisata.

Lebih lanjut, Ibrahim memprediksi rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp13.835/US$ hingga Rp13.935/US$.

Kepala Riset Monex Investindo Futures di Jakarta, Ariston, mengatakan pelemahan rupiah pada awal pekan ini disebabkan oleh sentimen negatif dari peringatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai wabah Virus Covid-19.

Geger! 77 Siswa SMP Dipaksa Makan Kotoran Manusia oleh Seniornya

WHO memperingatkan kemungkinan meningkatnya status wabah virus Covid-19 dari epidemi menjadi pandemi alias wabah penyakit yang menyebar luas ke seluruh dunia.

"Peringatan tersebut meningkatkan kemungkinan masalah virus corona membesar, sehingga menambah kekhawatiran pasar pada hari ini. Rupiah dan aset berisiko lainnya bisa tertekan lagi hari ini," ujar Ariston.

Ariston memprediksi rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp13.870 per US$ hingga Rp13.950 per US$.

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho