Petugas mengenakan baju pelindung di sebuah pasar seafood yang telah ditutup di Wuhan, Hubei, China, Jumat (10/1/2020). Pasar seafoof diduga terkait penyebaran virus corona (coronavirus). (Reuters-Stringer)

Solopos.com, BOYOLALI -- Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo di Boyolali mengawasi ketat penerbangan dari luar negeri menyusul merebaknya virus Corona dari Kota Wuhan, Tiongkok.

Terlebih bandara yang dikelola Angkasa Pura I ini juga memiliki penerbangan langsung dari Kunming, Tiongkok, sepekan sekali.

General Manager Bandara Internasional Adi Soemarmo, Abdullah Usman, mengatakan dari awalnya sudah menyiapkan berbagai hal untuk antisipasi kasus seperti virus Corona ini.

“Kantor Kesehatan Pelabuhan [KKP] telah menyiapkan thermal scanner dan health alert card yang dibagi kepada para penumpang,” katanya saat ditemui wartawan, Kamis (23/1/2020).

Airport Operation and Safety Senior Manager Bandara Internasional Adi Soemarmo, Goentoro, menjelaskan ada pesawat langsung berstatus carter flight dari Kunming, Tiongkok, yang berangkat Rabu dan landing pada Kamis.

Maju Pilkada Sukoharjo 2020, Pengacara Henry Indraguna Siapkan Rp100 Miliar

Dalam hal ini tugas pokok dan fungsi (tupoksi) terkait kekarantinaan para penumpang berada di tangan KKP. Menurutnya, KKP juga telah menyosialisasikan kepada maskapai untuk meningkatkan pengawasan khususnya terhadap kondisi penumpang.

Selain itu, KKP juga memasang thermal scanner di pintu imigrasi untuk memantau suhu tubuh penumpang. Sebenarnya alat tersebut sudah difungsikan di terminal kedatangan internasional sejak lama.

Goentoro menambahkan sejauh ini tidak ada kasus atau penumpang yang terindikasi membawa virus corona. Jika ada yang terindikasi virus tersebut, si penumpang bakal diisolasi sebelum dibawa ke rumah sakit rujukan.

Penerbangan carter Kunming-Solo rata-rata membawa 180 penumpang setiap pekan. Penerbangan ini dioperasikan Citilink dan berangkat menuju Tiongkok pada Rabu.

Mereka mendarat di Bandara Adi Soemarmo menggunakan pesawat Airbus A320 Neo pada Kamis pagi. Badan Pusat Statistik (BPS) Solo mencatat jumlah penumpang atau wisatawan asing pada penerbangan Solo-Kunming periode Agustus-November 2019 sebanyak 3.558 penumpang.

Angka ini terdiri dari 1.786 penumpang datang dan 1.772 penumpang yang berangkat. Epidemiolog KKP Wilayah Kerja Bandara Adi Soemarmo, Aziza Amalia, menambahkan tim KKP melakukan sejumlah prosedur untuk memastikan kesehatan para penumpang yang datang dari luar negeri.

Hari Ini Dalam Sejarah: 23 Januari 1950, Kudeta Angkatan Perang Ratu Adil Pecah

Para petugas memasuki pesawat sebelum penumpang keluar. Mereka bertanya mengenai kondisi kesehatan penumpang. Misalnya, apakah ada penumpang dengan gejala-gejala seperti demam tinggi di atas 38 derajat, batuk, dan sesak napas.

Selain pemeriksaan di pesawat, penumpang juga harus melewati thermal scanner di pintu imigrasi. Alat ini akan memberi peringatan kepada petugas jika mendeteksi suhu tubuh di atas 38 derajat.

“Kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya. Kalau ada indikasi mengarah ke corona virus, kami rujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas ruang isolasi,” katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten