Viral Youtuber Bagikan Daging Kurban Isi Sampah, Ini Nasibnya Kini
Potongan video youtuber bernama Edo Putra. (Youtube)

Solopos.com, PALEMBANG -- Seorang youtuber bernama Edo Putra bikin geram warganet lantaran membagikan bingkisan daging kurban yang ternyata berisi sampah. Aksinya itu ia unggah dalam video Youtube di kanal pribadinya, Edo Putra Official, Sabtu (1/8/2020).

Di awal video, Edo Putra bersama satu orang temannya terlihat sedang mengais sampah di tanah lapang. Sampah-sampah tersebut kemudian ia bagikan kepada warga sekitar.

Kita nyiapin kantong nih, kita bagi-bagi daging sampah gaes. Gimana keseruannya gaes, jangan lupa subscribe,” kata Edo.

Wajah Baru Jembatan Peninggalan Belanda di Wonogiri, Bikin Auto Selfie!

Kita sudah berhasil mengumpulkan sampah gaes. Kita lihat reaksi emai-emak nanti,” lanjutnya.

Tak ayal, perbuatan youtuber membagikan daging isi sampah tersebut mendapat kecaman warganet. Video Youtube daging isi sampah berdurasi 11 menit 56 detik itu dipenuhi dengan komentar negatif warganet.

Mereka menyamakan aksi pria asal Sumatra Selatan itu dengan youtuber Ferdian Paleka yang beberapa waktu lalu juga membuat video prank serupa.

Sukarelawan Gibran Sumbang 7 Kardus Pakaian untuk Warga Griya PMI Solo

Dihujat Warganet

Kepingin viral kayaa paleka [Ferdian Pakela] wkwk ngakak ahh Demi viral gesss gesss gess,” tulis akun Youtube Omes Semsem di kolom komentar.

Wahh calon pidana ke2 setelah ferdian paleka lu bro wkwk,” terang akun Ali Hamzah.

Mengetahi hal itu, salah satu keluarga Edo Putra, Makmun, 38, akhirnya buka suara. Ia menyebut jika korban yang di-prank dengan daging isi sampah itu adalah ibu Edo sendiri.

KB Kookmin Bank Jadi Pemilik Baru Bukopin

Video viral yang telah ditonton sebanyak 767.000 lebih pengguna Youtube itu rupanya hanya settingan. “Sebenarnya itu orang tuanya sendiri. Satunya orang tua dari temannya,” kata dia seperti dikutip dari Suara.com.

“Itu sudah di-setting. Sebab korban prank-nya itu ibunya sendiri,” tambahnya.

Dia juga menjelaskan konten daging kurban isi sampah yang dibuat bersama rekannya itu hanya untuk mencari sensasi. Sebelumnya, Edo juga telah membuat video prank dengan membagikan amplop THR kosong saat Idul Fitri, Mei 2020 lalu.

Atas perbuatannya tersebut, Edo ditangkap pihak kepolisian setempat pada Minggu (2/8/2020). Tak hanya itu, kepolisian juga menangkap rekan Edo yang sama-sama ikut andil dalam pembuatan video prank itu. Mereka kini diamankan di Mapolrestabes Palembang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sumber: Suara.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom