Viral, Video Warga Berlari ke Jokowi Berbuah Amplop Putih

Upaya warga berlari sembari membawa foto ke Jokowi itu berbuah amplop putih untuknya.

 Video warga berlari ke arah Presiden Jokowi di Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (23/9/2021) viral di media sosial. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Video warga berlari ke arah Presiden Jokowi di Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (23/9/2021) viral di media sosial. (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA — Video seorang warga berlari menuju rombongan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Cilacap, Jawa Tengah menjadi viral di media sosial.

Upaya warga berlari sembari membawa foto ke Jokowi itu berbuah amplop putih untuknya.

Dari video yang beredar, warga tersebut tampak berada di sebuah lapangan dan melihat rombongan Jokowi berjalan. Warga tersebut terus meneriakkan nama Jokowi sambil memegang foto.

Tersungkur

Warga itu sebenarnya sudah ditahan agar tak mendekat ke arah rombongan Jokowi. Namun dia nekat berlari sampai akhirnya tersungkur.

Dia kemudian berdiri lagi dan berbincang dengan Jokowi. Warga itu menunjukkan foto yang dibawanya ke arah Jokowi.

Baca Juga: Kunjungan Kerja Di Cilacap, Presiden Jokowi Sempatkan Lepas Tukik di Pantai Kemiren 

Setelah lama berbincang, Jokowi kemudian memanggil asisten ajudannya. Jokowi terlihat memberikan amplop putih ke warga tersebut.

Istana memberikan penjelasan soal video pria tersebut.

Sempat Bertemu Jokowi

Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, menjelaskan warga tersebut memang ingin bertemu langsung dengan Jokowi.

“Iya, warga itu ingin mendekat ke Bapak Presiden dan diterima oleh Bapak Presiden di lokasi,” ujar Heru saat dimintai konfirmasi, Jumat (24/9/2021).

Menurut Heru, warga tersebut mengaku sempat bertemu dengan Jokowi. Warga itu pun ingin kembali menunjukkan fotonya ke Jokowi.

Baca Juga: Dari Teman, Kini SBY dan Yusril Saling Berhadapan 

“Dan yang bersangkutan menjelaskan pernah bertemu Bapak juga saat kunjungan tahun lalu dan menunjukkan foto di dekat mobil Bapak Presiden. Itu saja. Warga yang ingin menyapa dan menyampaikan pernah bertemu Bapak Presiden juga,” ujar Heru.

Kunjungan ke Cilacap

Seperti diketahui, Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Cilacap, Kamis (23/9/2021). Agenda pertama Jokowi di Cilacap yaitu penanaman mangrove bersama masyarakat.

“Rehabilitasi mangrove harus kita lakukan untuk memulihkan, untuk melestarikan kawasan hutan mangrove ini dan juga untuk mengantisipasi perubahan iklim yang sedang terjadi ini di dunia, untuk memitigasi perubahan iklim yang ada,” kata Jokowi di Kecamatan Cilacap Utara, Cilacap, seperti dalam video di akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (23/9).

Jokowi berharap penanaman mangrove ini dapat melindungi pantai dari abrasi hingga memperbaiki habitat di daerah pantai.

Selain itu, Jokowi berharap hal tersebut berdampak terhadap peningkatan produksi hasil laut.

Rehabilitasi Mangrove

“Rehabilitasi mangrove akan terus kita lakukan baik oleh badan restorasi gambut dan mangrove dan juga oleh kementerian lingkungan hidup dan kehutanan. Dan target kita di tahun 2021 ini adalah kurang-lebih 34 ribu hektare di seluruh Tanah Air,” ujar Jokowi.

Jokowi selanjutnya menuju SMA Negeri 2 Cilacap, guna meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi para pelajar.

Jokowi juga akan menyapa para peserta vaksinasi di sejumlah sekolah lainnya melalui konferensi video.

Selain di SMA Negeri 2 Cilacap, Jokowi juga akan meninjau kegiatan vaksinasi bagi masyarakat secara pintu ke pintu yang digelar di Kampung Nelayan Sentolo Kawat, Kecamatan Cilacap Selatan.

Sebelum kembali ke Jakarta, Jokowi akan melakukan kegiatan pelepasan tukik di Pantai Kemiren, Kecamatan Cilacap Selatan. Barulah setelah itu Jokowi bersama rombongan kembali ke Jakarta.


Berita Terkait

Berita Terkini

Mundurnya Warisan 93 Tahun Sumpah Pemuda

“Apa yang menyebabkan pemburukan itu? Konteksnya adalah masyarakat yang makin terpolarisasi, tetapi tanggung jawab politik sejak 2014 ada pada Jokowi.”

Kasus TPPU Bupati Puput, KPK Geledah Lagi 3 Rumah di Probolinggo

Tim penyidik KPK kembali menggeledah 3 rumah di Kabupaten Probolinggo pada Rabu (27/10/2021) terkait kasus dugaan gratifikasi dan TPPU yang menjerat Bupati Probolinggo nonaktif, Puput Tantriana Sari.

ASEAN-Korea Harus Optimalkan Potensi Ekonomi Digital dan Ekonomi Hijau

ASEAN dan Republik Korea harus fokus pada dukungan pembuatan kebijakan yang kondusif bagi pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi digital.

Pos Polisi Aceh Barat Diserbu OTK, Korban Jiwa Masih Simpang Siur

Pos Polisi Panton Reue di Gampong Manggi, Panton, Aceh Barat diberondong senjata api oleh OTK tetapi belum ada kepastian anggota kepolisian ada yang terluka atau tidak akibat insiden itu.

Satgas BLBI Ingatkan Tommy Soeharto dan Mbak Tutut Bayar Utang

Satgas BLBI akan menyarankan Tommy Soeharto dan Tutut Soeharto untuk kooperatif sebelum pemerintah mengambil tindakan lebih lanjut.

Dor! Polisi Tembak Polisi di Lombok Pakai Senapan dari Jarak Dekat

Kasus polisi tembak polisi di Lombok Timur, NTB, oleh Bripka MN yang menembak Briptu HT dari jarak dekat pada Senin (25/10/2021) menggunakan senapan serbu perorangan SS-V2 Sabhara.

Mahasiswa UNS Dorong Desa Purworejo Sragen Jadi Sentra Kambing Perah

Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan beternak kambing perah Sapera.

Diduga Curi Sayur, Maman Dihabisi 14 Orang dan Dikubur Hidup-hidup

Pria 50 tahun, Maman, dihabisi 14 orang dengan cara dikeroyok dan dikubur hidup-hidup di kaki Gunung Cikuray, Kecamatan Cigedung, Garut pada Selasa (21/10/2021) diduga karena mencuri sayur.

Kongres Pemuda I, Fondasi Persatuan yang Terabaikan

Sinisme terhadap bahasa Belanda, yang jadi bahasa pengantar Kongres Pemuda I, mungkin menjadikan kongres ini dianggap tidak penting dan jarang masuk ke dalam kesadaran publik bangsa ini.

10 Berita Terpopuler: Hiii... Ada Makam Misterius di Trotoal Solo Baru

Kabar tentang makam misterius di trotoar jalan utama Solo Baru menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Kamis (28/10/2021).

Wah, Pegawai Coca-Cola Dapat Hadiah Rp28 Juta Seusai Vaksin Covid

Perusahaan Coca-Cola mengumumkan akan memberikan bonus US$2.000 (Rp28 juta) jika mereka mau mendapat vaksin Covid-19.

Solopos Hari Ini: Menwa UNS di Titik Nadir

Pembubaran Menwa Universitas Sebelas Maret (UNS) dimungkinkan sebagaimana diatur dalam Peraturan Rektor No. 26/2020 tentang Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa).

Diduga Nyambi Jadi Pengedar Narkoba, Polisi Dibekuk

Oknum polisi berpangkat briptu tersebut diringkus bersama empat orang lainnya dari rumah terduga bandar narkoba di Desa Suka Kaya, Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang.

Kemenag: Usia 60 Tahun ke Atas Beribadah di Rumah Saja

Lansia tidak dianjurkan mengikuti aktivitas keagamaan di tempat ibadah dan disarankan beribadah di rumah masing-masing,

Dituding Selingkuhi Istri Kades, Pemuda Kena Hajar

Kepala desa berinisial MS diduga menganiaya AT di salah satu hotel di Kecamatan Tahunan, Jepara.