Viral, Video Kades di Grobogan Tenggak Miras dalam Mobil, Ini Respons Pemkab

Seorang kades di Kabupaten Grobogan terekam kamera saat menenggak miras jenis congyang hingga video viral di medsos.

 Ilustrasi congyang Semarang dengan ciu dari Bekonang, Sukoharjo. (Solopos.com-Imam Yuda S.)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi congyang Semarang dengan ciu dari Bekonang, Sukoharjo. (Solopos.com-Imam Yuda S.)

Solopos.com, GROBOGAN — Seorang kepala desa atau kades di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), menyita perhatian publik setelah video dirinya menenggak minuman keras atau miras viral di media sosial.

Dikutip dari Murianews.com, kades yang terekam kamera tengah menenggak miras di dalam mobil itu bernama Fahrudin. Ia merupakan Kepala Desa (Kades) Saban, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Menanggapi video kades yang menenggak miras di dalam mobil itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades), Haryono, pun ankat bicara. Ia menyebut apabila peristiwa itu benar-bernar terjadi, pihaknya pun akan memberikan sanksi berupa teguran melalu Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

”Teguran tertulis dari BPD apabila itu benar,” kata dia, Selasa (27/9/2022).

Sementara itu sanksi lainnya, lanjut Haryono, lebih kepada sanksi moral dari masyarakat. Hal itu dikarenakan secara etika Kades Saban tersebut harusnya memberikan contoh perilaku yang baik dan bukan minum-minuman keras.

Baca juga: Viral, Video Muda-Mudi Berbuat Tak Sopan di Resto Tawangmangu

Sementara itu, terkait informasi bahwa Kades Saban, Fahrudin, yang menemui Bupati Grobogan setelah video menenggak miras di mobil viral, Haryono mengaku belum mengetahui.

”Saya malah tidak dapat info [Kades bertemu Bupati],” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Grobogan, Moh Sumarsono, mengaku belum mendengar informasi terkait viral video kades di wilayahnya yang menenggak miras di dalam mobil.

Baca juga: Diduga Selingkuh dengan Istri Warga, Kades Grobogan Diadukan ke Polisi

”Waduh, saya belum dapat laporan. Coba langsung ke Kepala Dispermades,” ujar Sekda Grobogan.

Video kades di Grobogan yang diduga menenggak miras viral di medsos dan menjadi perbincangan netizen. Dalam video itu, tampak Kades Fahrudin memegang botol miras jenis congyang di samping pengemudi di dalam mobil.

Meski demikian, Kades Fahrudin berdalih jika botol congyang itu sebenarnya kosong. Ia hanya berpura-pura atau acting menenggak miras. Ia juga menyebut jika peristiwa yang terekam kamera hingga video viral di medsos itu terjadi dua tahun lalu.

 

Sumber: Murianews.com

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Lindu Aji Championship Kembali Digelar, 50 Fighter Siap Berebut Uang Rp250 Juta

      Kejuaraan bela diri Lindu Aji Championships akan kembali digelar di Kota Semarang pada 10 Desember 2022 nanti.

      Jelang Tutup Tahun, DPRD Kota Semarang Desak Pemkot Kebut Proyek Infrastruktur

      DPRD Kota Semarang mendesak OPD Pemkot Semarang segera menyelesaikan rencana pembangunan infrastruktur menjelang berakhirnya tahun 2022.

      Komisaris KAI Dukung Penataan Stasiun Cepu yang Sudah Berusia 120 Tahun

      Penataan Stasiun Cepu menyasar perluasan lahan parkir, pembangunan shelter UMKM, dan fasilitas penunjang lainnya.

      Firasat Ayah Korban Kecelakaan Bus di Sarangan, Sempat Mimpi Dirikan Tenda

      Ayah korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus asal Semarang di Jalan Raya Sarangan sempat memiliki firasat buruk yang diperoleh dari mimpi.

      Salatiga Digoyang Gempa, BPBD: Ada 2 Sesar Aktif

      BPBD Kota Salatiga menyebutkan adanya dua sesar aktif yang bisa memicu terjadinya gempa di Kota Salatiga.

      Hadiri Kirab Pusaka HUT Blora, Mangkunagoro X Beri Tombak

      Selain menghadiri kirab, Mangkunagoro X juga menandatangani kerja sama dengan Pemkab Blora untuk pengembangan kebudayaan.

      Kesaksian Warga Manyaran Semarang Selamat dalam Kecelakaan Maut Bus di Sarangan

      Berikut kesaksian warga Manyaran Semarang yang selamat saat menumpang bus yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Sarangan.

      Pasutri Semarang Meninggal Kecelakaan Maut Bus di Sarangan, Anak Cucu Selamat

      Korban kecelakaan maut bus wisata di Sarangan di antaranya merupakan pasangan suami istri (pasutri) asal Manyaran, Semarang.

      Kota Salatiga Raih Penghargaan I-SIM for Cities

      Penghargaan ini bukan untuk personal melainkan untuk masyarakat Kota Salatiga dan seluruh perangkat Kota Salatiga, Sekda, OPD, camat, lurah dan unit terdekat di masyarakat

      Air Sumur Warga Salatiga Sempat Panas, Diduga Aliran Lahar Gunung Merbabu

      Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Salatiga, Roy Anjar, menyebut saat ini sumur sudah kembali dingin dan normal.

      Bejat! Guru Ngaji di Batang Cabuli Bocah Berusia 6 Tahun

      Seorang guru ngaji di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), ditangkap karena melakukan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 6 tahun.

      Festival Kampung Singkong Salatiga, Sebuah Mimpi Bahagia

      Ketua panitia Toni Anandya Wicaksono mengaku bahwa kegiatan diselenggarakan pada 3-4 Desember 2022 itu adalah sebuah mimpi.

      Iriban, Tradisi Warga Desa Kenteng Kabupaten Semarang Bersihkan Sendang Desa

      Tradisi yang disebut dengan iriban itu bertujuan menjaga kebersihan Sendang Tlogo dan sebagai ungkapan syukur.

      Pemkot Semarang Jamin Biaya Perawatan Korban Selamat Kecelakaan Bus Sarangan

      Pemkot Semarang menjamin biaya perawatan korban yang luka-luka akibat kecelakaan bus pariwisata di Sarangan.

      Tiba di Semarang, Jenazah Korban Kecelakaan Bus Sarangan Langsung Dimakamkan

      Tujuh jenazah korban kecelakaan maut bus pariwisata di Sarangan, Jawa Timur (Jatim), langsung dimakamkan begitu tiba di Semarang.