Wong Ching-kit, pria yang diduga telah membuat hujan uang di Fuk Wa Street, Sham Shui Po, Hong Kong, Sabtu (15/12/2018). (Facebook)

Solopos.com, HONG KONG — Hujan uang terjadi di Fuk Wa Street, Sham Shui Po, yang merupakan salah satu kawasan miskin di Hongkong, Sabtu (15/12/2018). Hujan uang tersebut terekam kamera dan videonya viral setelah diunggah di halaman Facebook @Epoch.Cryptocurrency, halaman Facebook milik perusahaan yang bergerak di bidang cryptocurrency [mata uang digital], Epoch Cryptocurrency.

Berdasarkan video yang beredar, tampak uang pecahan 100 Dolar Hong Kong atau senilai Rp185.471 dalam jumlah banyak terbang dari gedung tinggi. Sejumlah orang di sekitar lokasi pun langsung mengerumuni lokasi hujan uang demi mengumpulkan pecahan 100 Dolar Hong Kong dalam jumah banyak.

Dikutip dari World of Buzz, Senin (17/12/2018), hujan uang itu merupakan ulah pria bernama Wong Ching-kit yang merupakan pemilik Epoch Cryptocurrency. Hal itu terbukti di awal video saat Wong Ching-kit turun dari mobil mewahnya dan memberi tahu orang di sekitarnya akan ada hujan uang.

"Apakah ada orang di sini yang percaya bahwa uang dapat jatuh dari langit?" serunya diiringi hamburan uang pecahan 100 Dolar Hong Kong dalam jumlah banyak.

Namun saat ditanya mengenai hujan uang itu, Wong Chang-kit mengaku tak tahu sama sekali. "Jangan menyalahkan saya, saya juga tidak tahu mengapa uang bisa jatuh dari langit," ucapnya.

Hujan uang itu kemudian menumbulkan kekisruhan dan kekacauan di wilayah Fuk Wa Street. Bukan hanya itu, anggota parlemen Hong Kong, Vincent Cheng, mengatakan dirinya telah mendesak polisi untuk menyelidiki insiden tersebut karena sumber uangnya mungkin tidak sah.

Saat ini, polisi sedang berusaha mencari Wong Ching-kit untuk segera dimintai keterangan. Atas hujan uang itu, Wong Chang-kit bisa terancam denda 5.000 Dolar Hong Kong atau sekitar Rp9,2 juta dan 12 bulan kurungan penjara karena memicu gangguan publik.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten