Viral Video Arus Deras Grojogan Sewu, Fakta atau Hoax?

Viral Video Arus Deras Grojogan Sewu, Fakta atau Hoax?

SOLOPOS.COM - video viral Grojogan Sewu yang sempat beredar di media sosial. (Istimewa/Facebook)

Video berdurasi kurang dari satu menit itu menunjukkan debit air terjun Grojogan Sewu meningkat.

Solopos.com, KARANGANYAR – Video arus deras air terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar, menjadi viral di media sosial. Dari kabar yang beredar di media sosial, Grojogan Sewu ditutup akibat arus air yang terlalu deras.

Video berdurasi kurang dari satu menit itu menunjukkan debit air terjun Grojogan Sewu meningkat dibandingkan hari biasa. Selain itu, warna air cokelat susu. Sungai yang berada di bawah air terjun nyaris penuh. Pada video tersebut, suasana Grojogan Sewu sepi pengunjung.

Sejumlah pemangku wilayah di Tawangmangu menyampaikan kondisi objek wisata air terjun Grojogan Sewu aman.

Solopos.com mengkonfirmasi kondisi objek wisata Grojogam Sewu kepada Kapolsek Tawangmangu, AKP Riyanto. Dia menyampaikan kondisi objek wisata aman.

"Maaf, aku tanya pengelola Grojogan Sewu tidak ada penutupan. Aktif buka tadi siang [Minggu]. Aku patroli kesana juga ramai pengunjung, trims," kata Kapolsek Tawangmangu, AKP Riyanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, saat dihubungi Solopos.com, Minggu (25/2/2018) malam.

Belum puas dengan jawaban Kapolsek, Solopos.com mencoba menghubungi Camat Tawangmangu, Rusdiyanto. Saat dihubungi, Rusdiyanto mengaku sedang berada di rumah dinas camat. Dia menyampaikan tidak mendengar maupun menerima informasi perihal penutupan sementara objek wisata Grojogan Sewu karena debit air meningkat.

Rusdiyanto meminta waktu beberapa saat untuk menghubungi pengelola objek wisata. Selang beberapa menit, Rusdiyanto menghubungi Solopos.com.

"Saya konfirmasi dengan pengelola baru saja tadi [Minggu malam], katanya aman, tidak ada penutupan objek wisata. Objek wisata tetap buka bahkan pengunjung banyak. Masyarakat jangan mudah percaya video yang beredar. Tolong lebih bijak dan dikonfirmasi kepada yang berwajib maupun yang memangku wilayah," tutur dia.

Hal senada disampaikan salah satu petugas penjaga loket di objek wisata Air Terjun Grojogan Sewu, Djumino. Dia bertugas di loket 2 atau loket di wilayah Sekerincing.

Djumino menjelaskan objek wisata tetap buka pada pukul 08.00 WIB-16.30 WIB. Pengunjung yang membeli tiket di loket 2 banyak atau seperti hari biasa. Dia menjelaskan saat hujan, debit air meningkat. Tetapi, kondisi tersebut termasuk normal.

"Airnya normal. Debit air memang agak besar. Misal daerah Gondosuli dan Dlingo hujan, air terjun itu deras dan cokelat warnanya. Itu biasa. Enggak ditutup sementara," ujar dia saat dihubungi Solopos.com, Minggu malam.

Djumino menceritakan puluhan tahun lalu atau sekitar tahun 1980-an. Saat itu air terjun Grojogan Sewu deras bahkan air menyapu jembatan yang berada di sungai di bagian bawah air terjun. Setelah kejadian itu, belum ada kejadian yang serupa terulang. Djumino menuturkan pengelola dan petugas di objek wisata Grojogan Sewu selalu berkoordinasi dengan warga maupun petugas di Gondosuli dan Dlingo tentang debit air dan cuaca.

"Kami punya nomor warga di Gondosuli dan Dlingo. Kami akan berkoordinasi dengan mereka sewaktu-waktu cuaca di sana buruk. Jadi kami bisa memperkirakan debit air terjun. Itu bentuk antisipasi keamanan dan kenyamanan pengunjung. Saya kira kalau pengunjung pasti waspada dan hati-hati selama di objek wisata. Kami juga terus memantau selama penghujan."

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Alhamdulillah! Dinkes Karanganyar Terima Tambahan 33.000 Dosis Vaksin Untuk Lansia dan Guru

Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar kembali menerima tambahan vaksin Covid-19 sebanyak 3.300 vial atau 33.000 dosis.

Final Liga Champions Pindah ke Portugal

Final Liga Champions antara Chelsea dan Manchester City pada 29 Mei akan berlangsung di Portugal dengan 6.000 penggemar dari masing-masing klub dapat hadir.

Rawan Serangan Roket di Gaza, Penerbangan Internasional ke Israel Disetop

Sejumlah maskapai penerbangan internasional seperti British Airways, Virgin Atlantic, Lufthansa, dan Iberia membatalkan penerbangan ke Tel Aviv, Israel.

Kesan Penumpang Perahu Hias di Rawa Jombor Klaten: Seperti Naik Kapal Titanic

Naik perahu hias alias perahu tradisional di Rawa Jombor, Krakitan, Bayat, Klaten, dinilai memiliki sensasi tersendiri. Para pengunjung pun antusias.

Atta-Aurel Ikut Yoga Kamasutra, Ini Efeknya untuk Kesuburan Pasutri

Yoga kamasutra juga bisa mempererat hubungan suami istri.

Serangan Udara Israel Berlanjut di Gaza

Pesawat-pesawat tempur Israel terus menggempur berbagai lokasi di Jalur Gaza, Palestina, pada Kamis (13/5/2021).

Mitos Kekinian

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu, 5 Mei 2021. Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Solopos Institute.

Harga Tiket Tidak Naik Saat Lebaran, Jumlah Penumpang Perahu Tradisional Rawa Jombor Membludak

Jumlah penumpang wisata perahu hias di Rawa Jombor Klaten mulai membludak saat memasuki Lebaran 2021, Kamis (13/5/2021) sore WIB.

KorbanTewas Akibat Serangan Israel di Gaza Meningkat Jadi 83

Korban tewas akibat serangan Israel secara total menjadi 83 orang.

Khutbah Salat Id di Wonogiri: Perkuat Jiwa Sosial dan Rasa Persaudaraan

Semua orang harus memperkuat jiwa sosial dan rasa persaudaraan  dalam situasi serba sulit akibat dampak wabah Covid-19 ini. Manusia harus sabar menghadapi ujian Tuhan ini. Demikian pesan khatib Salat Idulfitri di Masjid Agung At Taqwa Wonogiri, Subadi, Kamis (13/5/2021).

Petugas Kebersihan Bekerja Bergilir Saat Lebaran

Para petugas kebersihan terlebih dahulu menunaikan Salat Idulfitri di rumah. Seusai salat, mereka harus kembali bekerja secara bergilir.

Terungkap! Ini yang Dilakukan Wabup Wonogiri Saat Libur Lebaran

Wakil Bupati atau Wabup Wonogiri, Setyo Sukarno, memiliki sejumlah kegiatan untuk mengisi waktu luang selama libur Lebaran, Kamis (13/5/2021) ini.