Viral Surat Ibu Novia Widyasari ke Kapolres Mojokerto, Ini Isinya

Ibunda Novia Widyasari mengirim surat kepada Kapolres Mojokerto yang isinya menegaskan anaknya depresi dan menolak jasadnya diautopsi.

 Surat ibu Novia kepada Kapolres Mojokerto. (Twitter)

SOLOPOS.COM - Surat ibu Novia kepada Kapolres Mojokerto. (Twitter)

Solopos.com, MOJOKERTO — Kasus kematian mahasiswa Universitas Brawijaya Malang, Novia Widyasari, menyedot perhatian publik. Wanita berusia 23 tahun itu diduga bunuh diri di makam sang ayah karena depresi.

Belakangan fakta lain terungkap bahwa ada faktor lain yang diduga menyebabkan Novia stres. Salah satunya dia diperkosa oleh kekasihnya yang merupakan polisi anggota Polres Pasuruan, Jawa Timur, Bripda Randy Bagus.

Cuitan salah satu akun Twitter yang mengaku sebagai rekan Novia menjelaskan kepergian mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris itu salah satunya disebabkan oleh sang kekasih yang memaksanya melakukan aborsi sebanyak dua kali.

Baca juga: Kasus Novia Bunuh Diri, Ini Pengakuan Ibunya

Setelah ditelusuri, saat ini Bripda Randy Bagus telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat dalam kasus bunuh diri Novia Widyasari Rahayu.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan korban NWR dan Bripda Randy Bagus diketahui merupakan sepasang kekasih sejak 2019. Slamet menuturkan keterkaitan antara korban NWR dengan Bripda Randy Bagus ditemukan berdasarkan hasil kerja Tim Gabungan Reserse Polda Jawa Timur maupun Polres Mojokerto dan Polres Pasuruan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Bripda Randy Bagus diketahui telah memaksa korban NWS melakukan aborsi sebanyak dua kali ketika mereka berpacaran.

“Korban selama pacaran, yang terhitung mulai bulan Oktober 2019 sampai bulan Desember 2021 melalukan tindakan aborsi bersama [Bripda Randy Bagus] yang mana dilakukan pada bulan Maret tahun 2020 dan bulan Agustus 2021,” terang Wakapolda Jatim seperti dikabarkan Bisnis.comMinggu (5/12/2021).

Baca juga: Kisah Pilu Mahasiswi Mojokerto Viral Lewat Tagar #SAVENOVIAWIDYASARI

Meskipun ditemukan fakta tersebut, ibunda Novia justru meminta kasus kematian anaknya tidak dibesar-besarkan. Dia meminta kepada Kapolres Mojokerto untuk tidak melakukan autopsi terhadap jasad anaknya.

Ibunda Novia dalam surat permohonan bermaterai yang ditujukan kepada Kapolres Mojokerto menyebutkan bahwa anaknya memiliki beberapa riwayat depresi. Penyebabnya antara lain kematian ayahnya, kuliah yang tak kunjung selesai, serta kandasnya hubungan asmara dengan sang kekasih.

Sang ibu juga mengatakan bahwa anaknya sudah diperiksakan ke RSJ dan diberi obat sebagai terapi mengatasi depresi. Akan tetapi, diduga depresi memuncak akhirnya Novia nekat mengakhiri hidupnya tanpa sepengetahuan keluarga.

Berita Terkait

Espos Plus

Rehabilitasi Pencandu Narkoba Lebih Efektif Secara Sukarela

+ PLUS Rehabilitasi Pencandu Narkoba Lebih Efektif Secara Sukarela

Kesukaleraan menjalani rehabilitasi lebih efektif mengentaskan pencandu narkoba. Pendekatan hukum acap kali membuat pengguna narkoba tiarap dan enggan melaporkan diri ke institusi penerima wajib lapor.

Berita Terkini

Karyawan Bank BUMN di Madiun Terpapar Covid-19 Tambah, Jadi 16 Orang

Klaster penularan Covid-19 di lingkungan salah satu bank BUMN di Madiun semakin bertambah, total sudah ada 16 karyawan yang terpapar virus corona.

Kabar Baik! Pemkot Madiun Gratiskan Penyambungan Baru PDAM

Pemerintah Kota Madiun menggratiskan penyambungan baru layanan PDAM Tirta Taman Sari bagi masyarakat.

Waduh! 37 Siswa dan Guru MAN 2 Kota Malang Positif Covid-19

Sebanyak 37 siswa dan guru di MAN 2 Kota Malang terpapar Covid-19, setelah menjalani skrining atau pemeriksaan yang digelar di pondok sekolah tersebut.

PT Inka di Madiun Bakal Bangun Kereta Gantung Pertama di Sumsel

PT Inka (Persero) di Madiun akan mendukung proyek pembangunan kereta gantung atau cable car milik Pemerintah Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Rumah Jebol Diterjang Banjir, Pembuat Tempe Madiun Tak Bisa Produksi

Rumah Rohmat Junaidi, 30, warga RT 022/RW 004 Desa Klumutan, Saradan, Kabupaten Madiun jebol diterjang banjir pada Rabu (19/1/2022) sehingga tidak bisa memproduksi tempe.

Misteri Watu Ombo, Petilasan Sabdo Palon

Petilasan Sabdo Palon dan tokoh penting Majapahit di Watu Ombo, Mojokerto, Jawa Timur, sering dikunjungi peziarah yang ingin menunaikan hajat.

Enam Jam Hujan Deras, 722 Rumah di Madiun Kebanjiran

Sebanyak 722 rumah di Kabupaten Madiun kebanjiran hingga setinggi 1 meter pada Rabu (19/1/2022) malam setelah hujan deras mengguyur selama 6 jam.

Kebutuhan Benih Porang di Indonesia Capai 100.000 Ton

Pemerintah Kabupaten Madiun mendapat tantangan dari Kementerian Pertanian untuk menyediakan benih porang hingga 100.000 ton.

Harga Umbi Porang Anjlok, Pemkab Madiun Minta Ini ke Pemerintah Pusat

Harga umbi porang produksi petani Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim), mengalami penurunan drastis belakangan ini.

Hujan 4 Jam, Banjir Genangi Jalan Menuju Kantor Pemkab Madiun

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim), membuat sejumlah ruas jalan mengalami banjir atau tergenang air.

Tega! Pria Ponorogo Aniaya Ibu Kandung Gara-Gara Uang Penjualan Kayu

Polisi menangkap seorang pria di Dukuh Pondok, Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Katimun, 55, karena tega menganiaya ibu kandungnya sendiri gara-gara uang bagi hasil penjualan kayu.

Perkuat Branding, Pemkab Madiun Resmikan Taman Wisata Edukasi Porang

Pemkab Madiun meresmikan Taman Wisata Edukasi Porang dan TIC di kawasan GOR Pangeran Timoer, Rabu (19/1/2022), untuk memperkuat branding Kabupaten Madiun sebagai daerah penghasil porang.

8 Karyawan Terpapar Covid-19, Bank BUMN di Madiun Ini Tutup 3 Hari

Sebanyak delapan karyawan salah satu bank BUMN yang berada di Madiun terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga pelayanan tutup sementara selama tiga hari, mulai Selasa-Kamis (18-20/1/2022).

Truk Muatan Mobil Nyangkut di Rel, Kereta Api ke Kediri Tersendat

Sebuah truk Mitsubishi Fuso yang mengangkut mobil baru tersangkut di rel kereta api yang ada di Kediri, Jatim.

Lecehkan Mahasiswi saat Bimbingan Skripsi, Dosen Unesa Dinonaktifkan

Seorang dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi saat bimbingan skripsi.

Hujan Deras, 12 Desa di Pasuruan Dikepung Banjir

Sebanyak 12 desa yang berada di enam kecamatan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) dilanda banjir pada Selasa (18/1/2022).