Viral Surat Perjanjian Pacaran, Bocah-Bocah Korban Dilan 1990?

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO – Fenomena pacaran di kalangan anak-anak dan remaja kerap membuat orang lain geleng-geleng kepala keheranan. Belum lama ini beredar foto surat perjanjian pacara lengkap dengan materai bertanda tangan.

Foto surat perjanjian pacaran itu diunggah di fanpage Facebook Kementerian Humor Indonesia. Ada dua foto surat perjanjian pacaran, foto pertama diunggah Senin (16/4/2018) dan foto kedua diunggah Selasa (17/4/2018).

“Pacaran zaman now, ada hitam di atas putihnya,” tulis Kementerian Humor Indonesia. Di foto pertama tertera surat pemberitahuan pacaran ditulis pada hari Jumat (13/4/2018) antara dua bocah bernama Nanda dan Okta.

“Bahwa pada hari ini, Jumat 13 April 2018 menyatakan dengan ini Nanda dan Okta telah resmi berpacaran. Semoga bahagia selama-lamanya,” tertera dalam surat tersebut.
Di foto kedua yang diunggah satu hari setelahnya, diunggah foto Surat Perjanjian Pacaran. Dari tanggal yang tertera surat itu dibuar pada 16 Februari 2015 antara Sitta dan Novik. Dalam surat perjanjian itu tertera 11 poin yang harus disepakati bersama, beberapa kesepakatan antara lain, rajin salat, mengucap selamat pagi, tetap berkabar di manapun berada, hingga ketentuan kencan satu kali setiap pekan.

Bagi Anda yang sudah menonton film Dilan 1990 atau membaca novelnya, pasti tak asing dengan surat serupa. Di akhir cerita pertama, Dilan mengajak Milea untuk menulis surat pernyataan kalau mereka berdua berpacaran.



Surat-surat perjanjian pacaran yang dibuat kids zaman now ini mengundang beragam komentar dari warganet. Ada yang mengkritik hingga mengevaluasi cara tanda tangan di materai.
“Kalau ini surat perjanjian, ada kesalahan dalam surat itu yang membuat materainya ga sah. Tanda tangan di materai ga sampai keluar materai. Lampiran hanya ada satu, harusnya kalau perjanjian antara dua pihak, lampiran juga dua, ” tulis Ryovaldi Tirta Kusuma.

“Tanda tangan ga keluar materai, nama ga lengkap, kayaknya belum punya KTP. Ini mungkin yang bikin anak SD,” tulis Ini Maulana.

“Haha pakai materai segala, mending aku beliin bakso uangnya,” tulis Reifansyah Fadillah.

“Ini nih mengapa pentingnya buat memilah tontonan sesuai umur. Biar bocah kayak gini ga cuman sekedar meniru. Korban Dilan ini,” tulis Sharifa.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Warga Gempol Klaten Raup Jutaan Rupiah dari Usaha Maggot, Masalah Sampah Pun Kelar

Warga Desa Gempol, Karanganom, Klaten, tak hanya meraup untuk menjanjikan dari usaha budidaya maggot tapi juga menyelesaikan masalah sampah.

Rumah Dibongkar, Seratusan Warga 4 RW di Semanggi Solo Dapat Bantuan Rp5 Juta

Seratusan warga empat RW di Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, yang rumahnya dibongkar mendapatkan bantuan Rp5 juta.

Irjen Napoleon Disebut Lumuri Tubuh Muhammad Kece dengan Kotoran

Napoleon menyebut perbuatan Muhammad Kece sangat membahayakan persatuan dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Wow, Desa Tawangsari Jadi Rujukan Studi Banding

Skala prioritas utama program pembangunan Desa Tawangsari berdasarkan kehendak rakyat.

Bantu Luluskan PKH, Kube Rejo Mulyo Koripan Karanganyar Dapat Tambahan Modal Rp20 Juta

Kube Rejo Mulyo Koripan Karanganyar yang beranggotakan para penerima bantuan PKH mendapat tambahan modal untuk pengembangan usaha.

1.954 Peserta Perebutkan 235 Formasi di Seleksi CPNS Salatiga

Sebelum menggelar tes, panitia menggelar simulasi untuk memastikan kesiapan panitia dalam menghadapi ribuan peserta.

Operasi Patuh Candi Boyolali Dimulai Senin, Pelanggar Prokes dan Lalu Lintas Jadi Sasaran

Polres Boyolali siap menggeber Operasi Patuh Candi 2021 dengan sasaran pelanggaran protokol kesehatan dan aturan lalu lintas.

Hasil Liga 1 2021-2022: Tundukkan Arema Malang 2-1, PSS Sleman Raih Poin Penuh

Arema Malang unggul lebih dahulu lewat gol yang dicetak Johan Ahmad Alfarizi menit ke 35

Ladies, Begini Cara Merawat Payudara Agar Tetap Kencang dan Sehat

Ada beberapa cara sederhana yang dapat Anda coba supaya payudara tetap kencang dan sehat.

Komisi IV DPRD Sukoharjo Desak Pemkab Percepat Vaksinasi Covid-19 PelajarĀ 

Komisi IV DPRD Sukoharjo meminta Pemkab lebih aktif meminta vaksin Covid-19 untuk mempercepat vaksinasi pelajar.

2 Mitos Kepercayaan Masyarakat ini Bikin Sungai Bengawan Solo Kian Kotor

Ada sedikitnya dua mitos kepercayaan masyarakat yang membuat air Sungai Bengawan Solo kian kotor dengan buangan sampah.

Jangan Abaikan Gizi Anak Demi Generasi Emas Indonesia 2045

Kemiskinan menyebabkan orang tua tidak bisa membeli makanan yang memenuhi gizi anak.

Bekal Mantap Persis Solo Jelang Liga 2, Menang 9 Kali di Laga Uji Coba

Persis Solo memiliki bekal mantap jelang bergulirnya kompetisi Liga 2. Laskar Sambernyawa tercatat menang sembilan kali di laga uji coba dari 12 pertandingan yang dijalani.

Aksi Pegiat Lingkungan Naik Kano Membersihkan Sampah di Sungai Bengawan Solo

bentuk kepedulian serta menggugah kesadaran warga agar tidak membuang sampah di sungai

Demi Solo, Pringgo Regowo Abaikan Tawaran 4 Klub

Pringgo siap memberikan performa maksimal di musim keduanya bersama West Bandits.