Tangkapan layar yang diklaim dari akun Facebook Enzo Allie yang menunjukkan dirinya sedang membawa bendera tauhid. (Facebook-Salman Faris)

Solopos.com, SOLO — Sosok Enzo Allie belakangan hari ini viral di media sosial setelah WNI keturunan Prancis itu menjadi salah satu taruna Akademi TNI. Namun anak dari ayah warga Prancis dan ibu WNI itu kini tengah diterpa kabar miring.

Di akun Facebook Salman Faris, beredar foto yang menunjukkan sosok mirip Enzo Allie tengah membawa bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid yang belakangan dianggap sebagai bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi kemasyarakatan (ormas) yang status badan hukumnya telah dicabut Kementerian Hukum dan HAM pada 19 Juli 2017 lalu. Enzo Allie pun tak luput dari tudingan sebagai anggota HTI.

"Anak ini bersama ibunya yang bernama Hadiati Basjuni Allie terindikasi kuat sebagai simpatisan HTI. Pendukung khilafah dan anti-pemerintah," tulis pengguna akun Facebook Salman Faris, Rabu (7/8/2019).

Dalam unggahan itu, terdapat beberapa tangkapan layar yang diklaim dari akun Facebook milik Enzo Allie yang memuat beberapa bendera hitam bertuliskan tauhid. Pengguna akun Facebook Salman Faris juga menyertakan alamat Facebook milik Enzo dan ibunya.

Namun ketika dilacak, alamat Facebook yang disertakan telah lenyap atau tak bisa ditemukan. Dengan framing yang disertakan pengguna akun Facebook Salman Faris, beberapa warganet menganggap TNI kecolongan karena merekrut orang yang dianggap terindikasi sebagai anggota HTI. "Gimana ini Pusat Penerangan TNI, kok bisa kecolongan gini?" tulis pengguna akun Facebook Ferra Jo.

"Apakah BIN tidak terlibat melakukan Deteksi di awal bagi calon TNI ya?" tanya pengguna akun Facebook Debora Nugrahesti.

"Viralkan! Pak Presiden Joko Widodo apakah intelegent dan jenderal bapak kecolongan?" imbuh pengguna akun Facebook S Irwansyah.

Belum ada kejelasan apakah foto viral itu merupakan Enzo Allie atau bukan. Namun yang pasti, Enzo Allie kini berstatus sebagai taruna Akademi TNI.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, Enzo Allie sempat menerima pujian dari Komandan Jenderal Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia. Ia menuturkan, selain mengajinya hebat, agamanya bagus, Enzo juga menguasai empat bahasa, antara lain bahasa Inggris, Prancis, dan Jerman. "Jelas sudah warga negara Indonesia, kalau tidak WNI tidak boleh masuk Akademi TNI. Dia WNI walaupun wajahnya bule," katanya.

Menyinggung kemampuan yang dimiliki Enzo, Aan Kurnia mengatakan yang jelas Akademi TNI mempunyai standar. Menurut dia, Enzo bukan WNI keturunan yang pertama masuk Akademi TNI. Dulu, menurutnya, juga ada WNI keturunan Belanda di Angkatan Laut. Tetapi, dia sekarang sudah pensiun.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten