Viral, Emak-Emak Sibuk Ngerumpi Sambil Tunggu Kereta Melintas

Viral, Emak-Emak Sibuk Ngerumpi Sambil Tunggu Kereta Melintas

SOLOPOS.COM - Tiga ibu-ibu asyik ngobrol sembari menunggu kereta melintas. (Istimewa/Instagram)

Foto-foto tiba ibu-ibu menunggu kereta melintas viral di media sosial.

Solopos.com, JAKARTA – Foto aksi emak-emak saat menunggu kereta api melintas mengundang gejolak komentar warganet. Ada yang menganggap emak-emak tersebut sedang bergosip sembari menunggu kereta melintas.

Foto unik tersebut diunggah di akun Instagram @jktinfo melalui kiriman pengguna akun @ichansabeni. Dalam foto tampak tiga ibu-ibu, menunggu kereta melintas. Mereka tak berhenti sebelum palang pintu, namun setelah palang pintu. Meski telah melakukan tindakan berisiko, ketiga ibu-ibu tersebut tidak tampak dalam posisi siaga mengamati kereta melintas. Pose mereka malah seperti orang yang berbincang-bincang santai.

“Pengendara motor asyik ‘bergosip’ di tengah perlintasan kereta. Kira-kira yang digosipin apa ya?” tulis @jktinfo. Dilansir Liputan6.com, Senin (12/2/2018), foto tersebut dipercaya diambil di salah satu palang pintu perlintasan kereta di Kawasan Grogol, Jakarta Barat.

Aksi ibu-ibu “bergosip” di depan palang pintu kereta api itu tak ayal mengundang komentar kocak warganet. Ada yang menduga ada masalah krusial yang harus didiskusikan saat itu juga dan ada pula yang membuat percakapan imajinatif untuk ketiga ibu-ibu tersebut.

“Husnuzan dong Min. Kali aja ada agenda krusial yang harus dibahas saat itu juga,” tulis @rizqifajruni.

“Ini yang ngunggah foto apa ga takut dikutuk sama emak-emak itu?” canda @masdinare.

“Ini keretanya yang bakal banting setir pasti,” tulis @poy.poys.

“Ini paling ngegosipin siapa yang kira-kira bakal kena samber kereta duluan,” tulis @ruliansyahangga.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Susu, Sebelum atau Sesudah Makan?

Adakah waktu yang tepat untuk minum susu agar penyerapan nutrisinya maksimal?

Geger Warga India Positif Covid-19, Kantor Imigrasi Pastikan Tidak Ada Penambahan WNA di Soloraya

137 Orang WNA India berada di kawasan Soloraya, rata-rata mereka bekerja sebagai ahli di bidang tertentu misalnya garmen.

Polres Bantul Masih Kesulitan Melacak Keberadaan R Terkait Kasus Satai Beracun

Polres Bantul belum mampu mengungkap keberadaan R terkait kasus satai beracun. Polisi kesulitan melacak karena handphone R mati.

Hamil di Luar Nikah, Pelajar SMK Magelang Gugurkan Janin 8 Bulan

Pelajar SMK nekat melakukan aborsi pada janin 8 bulan yang ia kandung. Warga menemukan janin yang ia kubur dan melaporkannya ke polisi.

Daging Busuk Kedapatan Dijual di Pasar Tradisional Magelang

Tim Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, menemukan daging busuk dijual di pasar saat sidak pasar daging di beberapa pasar tradisional.

35 Jemaah Masjid di Gayam Sukoharjo Jadi Kontak Erat Pasien Covid-19

Sebanyak 35 jemaah Masjid Al Huda Darmosari, Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo menjadi kontak erat 1 jemaah positif Covid-19.

Warga Kawasan Aglomerasi Boleh Mengunjungi Objek Wisata Klaten

Pemkab Klaten akhirnya tak membatasi daerah asal pengunjung objek wisata. Namun, para pengelola harus tetap menerapkan ketentuan jumlah pengunjung maksimal 30% dari kapasitas.

Miris, Pelaku Pembakar Gadis Cianjur Ternyata Kekasih Sendiri

Polres Cianjur menangkap pria pelaku pembakar gadis bernama Indah Daniarti. Pelaku ternyata kekasih korban.

Tom Cruise Ngamuk Saat Syuting "Mission Impossible 7", Kenapa Ya?

Kesabaran Tom Cruise saat pembuatan Mission Impossible 7 sepertinya tengah diuji.

Resep Opor Ayam Khas Solo Sedap untuk Lebaran

Berikut resep opor ayam spesial khas Solo yang dapat disajikan saat Lebaran tiba untuk menjamu keluarga tercinta.

Cari Bandar Pil Koplo di Lapas Probolinggo, Polisi Pulang dengan Tangan Hampa

Berbekal informasi dari pengedar pil koplo yang mereka tangkap, Satnarkoba Polres Tulungagung Kota merazia Lapas Tulungagung. Namun mereka tak menemukan bandar maupun barang bukti dalam razia tersebut.

Pabrik Snack di Tegalmas Klaten Terbakar, Kerugian Rp500 Juta

Kuat dugaan, kobaran api itu bersumber dari penggorengan di tungku atau kompor yang telah disiapkan dua karyawan pabrik snack itu.