Viral, Driver Ojol Kehilangan Motor Usai Ngemut Payudara Penumpang? Cek Faktanya

Kabar driver ojol di Surabaya kehilangan motor gara-gara ngemut payudara penumpang adalah disinformasi diduga daur ulang anekdot yang telah lama beredar.

 Postingan driver ojol ngemut payudara penumpang. (Istimewa/Instagram/jelajahsolo)

SOLOPOS.COM - Postingan driver ojol ngemut payudara penumpang. (Istimewa/Instagram/jelajahsolo)

Solopos.com, SOLO -- Media sosial dihebohkan dengan beredarnya berita seorang driver ojek online atau ojol kehilangan sepeda motor usai berbuat mesum dengan cara ngemut payudara penumpangnya. Kabar ini diunggah situs Akurat.co dan beredar lewat sejumlah akun media sosial.

Salah satu yang cukup populer adalah unggahan akun Instagram @jelajahsolo. Akun ini mengunggah tangkapan layar berita berjudul Driver Ojol di Surabaya Kehilangan Motor Usai Ngemut Payudara Penumpang. Gambar yang diunggah 12 Agustus 2020 adalah tangkapan layar berita yang diunggah Akurat.co pada 5 Agustus 2020.

Akun @jelajahsolo lantas menulis caption panjang dari bodi teks berita yang diunggah Akurat.co. @jelajahsolo juga menyertakan tautan berita di akhir caption.

Pada uraiannya diceritakan nasib apes dialami seorang pengemudi ojol berinisial SW. Ia baru kehilangan motornya lantaran jadi korban bius usai mengemut payudara seorang wanita.

SW yang sedang menantikan seorang pelanggan di salah satu mall beken di Surabaya dihampiri oleh seorang wanita seksi. Kepada SW, wanita itu meminta untuk diantar ke Bandara Juanda.

Meski tanpa memesan melalui aplikasi, SW menyanggupinya. Di tengah jalan perempuan itu meminta untuk berhenti. Singkat cerita, SW ditawari berbuat mesum dan lantas baru disadari SW dibius. Wanita itu mengoleskan obat bius di sekitar payudara yang membuat SW tak sadarkan diri hingga akhirnya kendaraan SW digondol.

Cerita ini lantas menjadi viral dan dengan cepat menyebar di kalangan netizen. Meski begitu, tak jelas di mana kejadian ini berlangsung.

Cek Fakta

Dari hasil penelusuran Tim Cek Fakta Solopos.com, Rabu (12/8/2020), artikel situs Driver Ojol di Surabaya Kehilangan Motor Usai Ngemut Payudara Penumpan di Akurat.co sudah tak bisa lagi diakses. Saat di klik, link tersebut mengarah ke laman error.

Laman Akurat.co tak bisa diakses. (Istimewa)
Laman Akurat.co tak bisa diakses. (Istimewa)

Situs Akurat.co tidak menerangkan apa yang terjadi pada laman artikel tersebut sehingga tak bisa diakses. Sedangkan saat diperiksa, artikel lain di situs Akurat.co tak mengalami gangguan akses sebagaimana halaman yang dimaksud.

Terlepas dari situs yang tak bisa diakses, muatan artikel Driver Ojol di Surabaya Kehilangan Motor Usai Ngemut Payudara Penumpang juga tak lengkap. Artikel ini tak memuat secara spesifik tempat kejadian. Selain itu, pihak aparat yang diwawancarai juga tak diungkap identitasnya. Akurat.co hanya menulis "pihak kepolisian setempat."

Selain itu, Akurat.co tak mengurai bagaimana informasi ini didapat. Tak disebutkan apakah informasi ini didapat dari wawancara langsung atau mengutip sumber media lain.

Cerita di Pos Kota

Jika dilihat dari alur penulisan dan pengambilan judul, artikel ini identik dengan terbitan Pos Kota puluhan tahun silam. Pos Kota sempat memuat artikel berjudul Kenyot Payudara Penumpang Pengojek Kehilangan Motor. Artikel ini memuat kisah Sar, 35, seorang pengojek konvensional dari Indramayu.

Berbeda dari artikel Akurat.co, terbitan Pos Kota memuat tempat kejadian yang lebih jelas. Meski begitu, Pos Kota tak menyertakan wawancara dengan otoritas terkait.

Post Kota dikenal sebagai media jurnalisme kuning atau "Koran Kuning". Jurnalisme kuning adalah jenis jurnalisme dengan judul-judul berita yang bombastis, tetapi setelah dibaca isinya tidak substansial. Jurnalisme kuning adalah jurnalisme pemburukan makna.

Saat artikel Kenyot Payudara Penumpang Pengojek Kehilangan Motor beredar, banyak kalangan yang menyebutnya sebagai anekdot atau cerita singkat yang lucu. Namun, hingga kini belum ada yang mengulas secara spesifik tentang kebenaran berita tersebut.

Kliping Pos Kota. (Istimewa)
Kliping Pos Kota. (Istimewa/Indozone)

Sedangkan berita Driver Ojol di Surabaya Kehilangan Motor Usai Ngemut Payudara Penumpang yang diterbitkan Akurat.co tak dimuat media jurnalistik lain. Saat ditelusuri tim Cek Fakta Solopos.com tidak ditemukan media arus utama yang memuat kisah serupa. Media-media di Jawa Timur dan Surabaya juga tak mengangkat kisah ini.

Sejumlah blog menyalin cerita ini dan mengunggah dengan judul yang serupa. Sedangkan, salah satu media yang mengulas adalah Indozone dengan ulasan Cek Fakta. Indozone juga membandingkan kisah yang ditulis Akurat.co dengan terbitan lawas Pos Kota.

Kesimpulan

Artikel Driver Ojol di Surabaya Kehilangan Motor Usai Ngemut Payudara Penumpang yang diterbitkan Akurat.co dan disalin @jelajahsolo memuat informasi yang tidak lengkap. Pihak-pihak yang diuraikan keterangannya dalam artikel itu juga tak dijelaskan secara akurat.

Postingan kabar driver ojol di Surabaya kehilangan motor gara-gara ngemut payudara penumpang adalah disinformasi. Cerita ini didaur ulang dari artikel di media lain dengan rekayasa cerita yang sedikit dibedakan.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Benarkah Ruqyah Bisa Obati Covid-19? Cek Faktanya

Sebuah unggahan menyebutkan ruqyah(rukiah) bisa menjadi obat Covid-19 yang disebabkan virus Corona SARS-Cov2. Benarkah demikian?

Cek Fakta: Tabung Elpiji 12 kg Biru Diganti BrightGas Gratis

Baru-baru ini grup aplikasi perpesanan WhatsApp sedang ramai dengan beredarnya informasi tentang tabung elpiji biru ukuran 12 kilogram yang dapat ditukar menjadi tabung BrightGas secara gratis.

Cek Fakta: Hoaks Covid-19 Tak Masuk Akal

Solopos.com, SOLO Sebuah pesan beredar di Facebook mengenai virus Corona yang dinilai tak masuk akal. Klaim itu berangkat dari kebijakan-kebijakan penanganan Covid-19 di Indonesia yang dirasa berubah-ubah dan sesuai nalar.

Cek Fakta: Makan Kumbang Bisa Bikin Kebal Covid-19?

Solopos.com, SOLO Sebuah pesan beredar di Facebook perihal mengonsumsi rampal atau sejenis kumbang diklaim bisa mencegah virus Corona Covid-19.

Viral Kabar Satpol PP Karanganyar Bubarkan Hajatan di Karangpandan, Begini Faktanya

Solopos.com, KARANGANYAR -- Satpol PP Karanganyar menegaskan tidak membubarkan penyelenggaraan hajatan warga Ngemplak, Karangpandan, Kamis (8/10/2020). Klarifikasi itu disampaikan menyusul adanya postingan</em> warga di media sosial yang mengeluhkan adanya pembubaran hajatan oleh polisi dan Satpol PP Karanganyar.

Cek Fakta: Hoax Mantan Menkes Anjurkan Jemur Uang Buat hindari Covid-19

Solopos.com, SOLO -- Baru-baru ini di grup-grup Whatsapp beredar pesan berantai mencatut nama mantan Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Dalam pesan itu, Nila disebut menganjurkan warga tidak memegang uang kembalian dan menjemurnya untuk membunuh virus corona.

Cek Fakta: Memeriksa Klaim Yahya Waloni Soal Tudingan Bisnis Corona

Solopos.com, SOLO -- Sebuah video berisi potongan ceramah seorang mualaf Yahya Waloni beredar di Facebook. Video itu berisi sejumlah klaim sesat mengenai Covid-19 mulai dari masker hingga keberadaan penyintas.

Cek Fakta: Gibran Ingin Bebaskan Palestina dari Israel?

Solopos.com, SOLO -- Akun Facebook AnNde AnNde Lumut pada 9 September 2020 mengunggah pertanyaan soal kemungkinan Gibran Rakabuming Raka membebaskan Palestina dari Israel. Kabar ini ditulis di grup Facebook Kancah Politik dan ramai dibagikan di sejumlah akun Instagram.

Hoaks Tes Covid-19 dengan Menahan Napas, Ini Faktanya

Solopos.com, SOLO -- Sebuah video pendek berdurasi 45 detik beredar di grup-grup Whatsapp. Video berisi sebuah animasi bergambar paru-paru disebut-sebut bisa dipakai sebagai tips melakukan tes Covid-19.

Cek Fakta: Foto Jurnalis Solopos.com Dicatut Jadi Janda Dory Harsa

Solopos.com, SOLO -- Channel Youtube Big Video mengunggah konten yang menerangkan soal sosok mantan istri penyanyi Dory Harsa. Akun ini mengkompilasi sejumlah video dan foto yang beberapa diantaranya justru bukan sosok mantan istri Dory Harsa.

Cek Fakta: Lemon Bisa Bunuh Virus Corona? Ini Faktanya

Solopos.com, SOLO -- Grup-grup whatsapp kembali diriuhkan oleh sebuah gambar berisi informasi mengenai kit medis hingga cara mengatasi Covid-19. Tidak jelas siapa pembuat gambar itu.

Cek Fakta: Hoaks Utas Kepala Klinik Penyakit Menular Universitas Maryland

Solopos.com, SOLO -- Sebuah pesan beredar di grup-grup Whatsapp mengutip pernyataan Kepala Klinik Penyakit Menular Universitas Maryland. Pesan itu berisi poin-poin atau intisari sebuah artikel online.

Cek Fakta: Rocky Gerung Mualaf dan Mendadak Jadi Ustaz?

Solopos.com, JAKARTA -- Beredar foto akademisi Rocky Gerung berada di atas mimbar dengan penampilan menggunakan peci dan mengalungkan sarung. Foto tersebut beredar dengan narasi Rocky Gerung telah memeluk Islam atau mualaf dan mendadak menjadi seorang ustaz.

Cek Fakta: Surat Panggilan Calon Karyawan Pertamina DIY & Solo Hoax

Solopos.com, SOLO – Surat panggilan yang mengatasnamakan PT Pertamina (Persero) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Surakarta beredar ke sejumlah alamat email dan Whatsapp. Surat yang diberi nomor 816/SDM-31704/2020 itu berisi enam lampiran yang tertulis untuk kepentingan panggilan tes seleksi “rekrutmen” karyawan PT Pertamina (Persero).

Cek Fakta: Covid-19 Sengaja Disebar untuk Bisnis Vaksin?

Solopos.com, SOLO -- Klaim berbahaya beredar di Instagram lewat akun @ayoe2146. Akun ini menyebut virus corona Covid-19 atau SARS-Cov2 sengaja disebarkan lewat tenaga medis untuk melancarkan praktik bisnis vaksin.

Cek Fakta: Hati-Hati! Link Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Hoax

Solopos.com, JAKARTA -- Beredar informasi siswa sekolah bisa mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) lewat daring. Informasi ini juga menyertakan tautan yang mengarah pada situs tertentu.