Viral di Medsos! Ini Kronologi Bento Colek Biduan di Hajatan Klaten

Begini kronologi aksi Bento yang diduga colek biduan saat hajatan di Kalikotes, Klaten, Jawa Tengah hingga viral di media sosial dan buron.

 Postingan viral di media sosial soal pelecehan Bento terhadap biduanita saat hajatan di Kalikotes, Klaten. (Facebook)

SOLOPOS.COM - Postingan viral di media sosial soal pelecehan Bento terhadap biduanita saat hajatan di Kalikotes, Klaten. (Facebook)

Solopos.com, KLATEN — Winarno alias Bento, 42, warga Dukuh Tropayan, Desa Krajan, Kecamatan Kalikotes, Klaten buron akibat aksi colek biduan saat hajatan. Dia diduga menyentuh bagian sensitif seorang penyanyi muda pada hajatan yang digelar di Krajan, Dukuh RT 006/RW 008, Desa Krajan, Kalikotes.

Aksi pelecehan terhadap penyanyi muda berinisial RS, 25, itu terjadi di hajatan yang digelar di rumah Agus Supriyanto, Sabtu (8/1/2022). Kala itu bento berjoget mengiringi RS bernyanyi.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Nahas, tiba-tiba Bento memegang bagian sensitif penyanyi asal Kecamatan Ngawen. Tak terima dicolek, biduan Klaten itu pun melemparkan botol air mineral ke arah Bento.

Baca juga: Polisi Buru Bento, Penyentuh Bagian Sensitif Biduanita saat Hajatan

Seketika itu Bento marah dan memukul RS sekali yang terkena di bagian mulut. Akibat pukulan itu, RS mengalami luka dan sempat mendapat penanganan di rumah sakit. Selanjutnya, biduan yang dicolek Bento pun melapor ke Polres Klaten.

“Sampai sekarang, pelaku masih menghilang dari rumahnya. Resmob sudah berusaha mencari dan sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga [agar pelaku menyerahkan diri ke polisi],” kata Kasihumas Polres Klaten, Iptu Abdillah, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, kepada Solopos.com, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Bikin Ngakak, Mbah Putri Datang Kakek Pun Gagal Nyawer Biduan

Viral di Medsos

Kabar tentang aksi Bento mencolek biduan di hajatan warga Krajan, Kalikotes, Klaten itu sempat viral di media sosial. Di akun tersebut tertulis “Info dri sedulur seniman Klaten..yg tau keberadaan yg baju biru ditahan dlu..laporkan ke yg berwajib..kronologi joget” nyawer dkt penyanyi trs pegang n*n*n e penyanyi..trus menganiaya penyanyi sampai opname..yg tau langsung laporkan ke yg berwajib ..nuwun.”

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

+ PLUS Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

Garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Tengah menyempit masuk lebih ke dalam membentuk lekukan (indentasi) dibandingkan dengan garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Barat dan Jawa Timur diduga merupakan hasil pertemuan sepasang sesar mendatar besar yang saling berlawanan arah.

Berita Terkini

Pedagang Tak Tahu Pasar Jongke-Kabangan Digabung, Ini Kata Disdag Solo

Sejumlah pedagang Pasar Jongke Solo mengaku belum tahu rencana Pemkot menggabungkan pasar tersebut dengan Pasar Kabangan pada revitalisasi mendatang.

Penuhi Kebutuhan PLTSa Putri Cempo, DLH Solo Siap Impor Sampah 10 Tahun

DLH Solo saat ini tengah berdiskusi dengan pemerintah daerah sekitar mengenai rencana impor sampah untuk memenuhi kebutuhan PLTSa Putri Cempo yang akan beroperasi Desember 2022.

Mobil Meluncur ke Jurang di Boyolali Sempat Terbang dan Tabrak Pohon

Video tentang mobil berwarna merah yang hilang kendali di sebuah jalan turunan hingga akhirnya terjun ke jurang viral di media sosial.

Heboh, Gubernur Ganjar Diserbu Emak-Emak Saat Kunjungi Sukoharjo 

Gubernur Ganjar datang ke Sukoharjo untuk memantau pelaksanaan vaksinasi PMK pada hewan ternak.

Ada Kecamatan Tak Punya SMA Negeri Di Solo, Ombudsman Bilang Begini

Ombudsman RI menyoroti tidak adanya SMA negeri di Pasar Kliwon saat kunjungan ke Kota Solo, meminta Pemprov Jateng segera mencari solusi.

Bawang Merah Langka, Pengepul Luar Kota Datangi Petani di Selo Boyolali

Kelangkaan bawang merah terjadi karena para petani bawang merah mengalami gagal panen.

Polemik Holywings, Apa Pengaruhnya ke Pembangunan Holywings Solo Baru?

Holywings Solo Baru dibangun oleh PT Alpha Solo Berjaya yang menyewa lahan seluas 1.500 meter persegi di sisi timur The Park Mall Solo Baru.

Uji Coba PLTSa Putri Cempo Solo: Jenis Sampah Ini Tidak Bisa Diolah

Sampah basah sehabis hujan sempat menjadi kendala saat uji coba PLTSa di TPA Putri Cempo, Mojosongo, Solo, yang dimulai Selasa (28/6/2022).

3 Penganiaya Nasabah Bank Plecit Wonogiri Divonis 5 Bulan Penjara

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri memvonis lima bulan penjara kepada tiga terdakwa kasus penganiayaan kepada nasabah bank plecit di Kabupaten Wonogiri, Kamis (30/6/2022).

Miris! Lokasi Tengah Kota, SDN Sriwedari Solo Terancam Tak Dapat Murid

SDN Sriwedari No 197 Solo yang berlokasi tengah kota terancam tak dapat murid baru pada PPDB tahun ajaran 2022/2023 ini.

Indeks Banpol di Karanganyar Diusulkan Naik, PDIP Terima Paling Banyak

Berdasarkan masukan dari parpol, Pemkab Karanganyar mengajukan usulan kenaikan dana bantuan partai politik (banpol) ke Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Konser Di Solo, Dream Theater Dan Kru Bakal Naik Bus Dari Jakarta

Personel dan kru Dream Theater yang akan konser di Solo pada 10 Agustus mendatang bakal naik bus dari Jakarta menuju Kota Bengawan

Fix! Hewan Kurban di Sragen Harus Punya SKKH atau...

Bupati Sragen mewajibkan semua hewan kurban harus memiliki surat keterangan kesehatan hewan atau SKKH. Tim gabungan akan memantau hewan kurban ke masjid-masjid.

Resmi Dibuka, Drive Thru ETP Grab OVO Di Galabo Solo Layani 3 Transaksi

Grab OVO resmi meluncurkan layanan drive thru yang mencakup tiga jenis transaksi pembayaran di pusat kuliner Galabo, Solo, Kamis (30/6/2022).

Wow! Perputaran Uang di Pasar Legen Jatinom Capai Miliaran Rupiah

Pasar Legen, pasar tiban yang hanya buka saban pasaran Legi di Lapangan Bonyokan, Kecamatan Jatinom ini telah dikenal masyarakat luas dari berbagai daerah.

Ada Temuan Bakteri, Korban Perkosaan Sukodono Kembali Diperiksa Polisi

Anak asal Sukodono, Sragen, yang diduga diperkosa tetangganya, kembali diperiksa polisi terkait temuan adanya bakteri pada kelamin korban dari hasil pemeriksaan RS.