Viral di Indonesia, Ini Video Asli Harmonika Pain Challenge
Tangkapan Layar Harmonica Pain Challenge. (Istimewa/Youtube/ Fischer’s)

Solopos.com, SOLO — Potongan video Harmonika Pain Challenge sedang kembali marak di media sosial Indonesia. Video ini memperlihatkan adegan memukul bagian tubuh seperti tulang kering kaki dengan benda-benda di mana orang yang dipukul tersebut disumpal harmonika di mulutnya. Saat orang yang dipukul berteriak kesakitan, harmonika itu akan mengeluarkan bunyi menurut udara yang keluar dari mulut.

Marak Hourglass Challenge, Cewek Seksi Pamer Lekuk Tubuh di Balik Daster

Challenge ini rupanya dipopulerkan oleh channel Youtube Fischer's dari Jepang. Grup ini memiliki anggota tujuh orang yaitu Silk, Dama, Zakao, Peketean, Ndaho, Motoki, dan Masai.

Dilansir Youtube Fandom, Sabtu (12/9/2020), channel Youtube ini menghadirkan konten-konten sandiwara lucu dan video komedi. Selain itu konten mereka juga berisi tentang makanan, permainan di dalam dan di luar ruangan, hingga petualangan ke luar negeri ke tempat horror.

Harmonika Pain Challenge sendiri diunggah oleh Fischer’s pada 15 November 2018. Pada video tersebut yang menjalani tantangan Harmonika Challlenge adalah Silk. Silk memang terkenal mempunyai tulang kering yang kuat dan keras. Ia juga menguasai bela diri.

Viral Jalur Gowes Gadis Desa, Pesepeda Bisa Foto dengan Wanita Berkemben di Tepi Sungai

Dalam unggahan itu Silk akan dipukul menggunakan 10 benda dengan tingkatan level yang berbeda. Benda yang dipukulkan mulai dari sayur seperti daun bawang, seledri, labu, lobak, hingga alat dapur seperti wajan kecil dan tabung pemadam api kecil.

Betul saja saat Silk dipukul menggunakan wajan kecil, ia merasa kesakitan dan berteriak. Karena teriakan itu, melodi yang dikeluarkan dari harmonika yang disangkutkan di mulut Silk, secara natural berbunyi. Walaupun Silk merasa kesakitan, berkat suara harmonika itu para member tertawa terbahak-bahak.

Video ini kemudian viral, dan banyak orang yang meniru challenge Harmonika Pain tersebut. Bahkan pada Februari 2020, Fischer’s membuat video part 2 tetapi dengan konsep yang berbeda.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom