Viral, Bupati Banjarnegara Sebut Menteri Luhut Penjahit

Video itu saat pembagian jaring pengaman sosial di Desa Bawang, Kabupaten Banjarnegara pada Sabtu (21/8/2021).

 Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.

SOLOPOS.COM - Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.

Solopos.com, BANJARNEGARA – Video Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono saat menyampaikan pernyataan terkait penanganan virus corona menjadi viral di media sosial.

Budhi salah menyebut nama Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Video berdurasi 1 menit 17 detik diunggah oleh mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di akun Twitter miliknya, Senin (23/8) pukul 06.08 WIB.

“Bupati Banjarnegara ini tidak punya etika sama sekali. Tidak punya rasa hormat kepada seorang menteri yang mendapat tugas dari Presiden. Bukan hanya itu, tapi Bupati ini melecehkan marga Panjaitan (Batak), menyebut marga itu dengan kata penjait. Kurang ajar..!,” cuit Ferdinand, seperti dikutip detikcom hari ini.

Laporkan Kasus Covid-19

Dalam potongan video tersebut, Bupati Budhi Sarwono melaporkan perihal perkembangan kasus Covid-19 di Banjarnegara.

Salah satunya menyampaikan terkait bed occupancy rate (BOR) untuk pasien Covid-19 yang ada di Banjarnegara.

“Alhamdullah Banjarnegara dulu BOR 99 persen, turunlah PPKM Darurat. Saya baca aturannya sesuai saran Pak Presiden yang langsung ditindaklanjuti oleh Menteri Dalam Negeri. Dan dilaksanakan pada waktu itu rapat sama menteri siapa itu Penjahit, yang orang Batak itu, ya Pak Penjahit. Dilaksanakan PPKM darurat sampai sekarang PPKM level 4, level 3 ternyata dengan adanya pembagian jaring pengaman sosial ini sangat efektif dan efisien,” ujar Budhi dalam potongan video tersebut.

BOR Turun

Budhi juga mengatakan, pada waktu diberlakukannya PPKM Darurat, kondisi BOR di Banjarnegara mencapai 99 persen.

Namun saat ini, namun setelah adanya instruksi selama PPKM darurat, saat ini BOR turun.

Baca Juga: Bupati Budhi Sarwono Tegaskan Banjarnegara Tidak Masuk Zona Merah 

“Pada waktu diterbitkannya PPKM Darurat, Banjarnegara itu 99 persen (keterisian tempat tidur pasien Covid-19). Zona merah hampir campur hitam. Namun setelah ada instruksi dari Menteri Dalam Negeri, sesuai saran Pak Presiden, dan semua dijabarkan oleh pak Menteri Penjahit itu, Luhut Penjahit saya laksanakan instruksinya,” lanjut Budhi dalam video.

Saat dimintai konfirmasi perihal viralnya potongan video, Budhi membenarkan jika dalam video tersebut adalah dirinya.

Video itu saat pembagian jaring pengaman sosial di Desa Bawang, Kabupaten Banjarnegara pada Sabtu (21/8/2021).


Berita Terkait

Berita Terkini

LaSalle College Surabaya Usung Tema Unification dalam Graduation Show

Dalam setiap wisuda, LaSalle College Surabaya menampilkan tema menarik yang telah dieksplorasi dan dipoles dengan cermat.

Bikin Resah NU, Menteri Yaqut Cholil Diminta Sowan Kiai Sepuh

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diminta sowan kepada kiai-kiai NU pasca ramainya pernyataan dirinya yang menyebut Kemenag merupakan hadiah bagi NU.

Toloong...9 Anak Buah Kapal Hilang Ditelan Ombak Laut Bali

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) melakukan pencarian terhadap 9 orang ABK KM Liberty 1 yang hilang ditelan ombak,

Dicolek Soal Tarif PCR Rp96.000, Puan Justru Apreasiasi Jokowi

Puan mengingatkan tarif Rp300.000 masih akan membebani rakyat karena harga tiket transportasi massal banyak yang lebih murah dari harga tes PCR.

Begini Kronologi Polisi Kutalimbaru Cabuli Istri Tersangka Narkoba

Hadi mengaku saat ini Kapolsek beserta kanit serta enam penyidik Polsek Kutalimbaru telah dibebastugaskan.

Syarat PCR untuk Naik Pesawat Resmi Digugat ke PTUN

Joman menganggap Inmedagri yang dikeluarkan Tito Karnavian soal syarat PCR untuk naik pesawat melanggar Undang Undang Dasar (UUD).

Ini Gelar Sukmawati Soekarnoputri Setelah Menganut Agama Hindu

Putri Presiden Sukarno, Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri, resmi menjadi penganut agama Hindu setelah menjalani prosesi upacara Sudhi Wadani.

Sejarah Hari Ini: 27 Oktober 1928, Kongres Pemuda II Dihelat di Jakarta

Aneka peristiwa terjadi di dunia pada 27 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini salah satunya terkait dimulainya Kongres Pemuda II di Jakarta.

5 Bocah Main Air di Sungai, 1 Hilang

Keceriaan lima bocah itu berubah menjadi malapetaka setelah terdengar suara teriakan minta tolong dari para korban.

Ustaz di Lampung Unggah Video Dibegal, Eh Ternyata Abal-Abal

Karena menyebut nama Lampung, video rekayasa pembegalan itu dianggap membikin resah.

Tarif PCR di India Murah Banget Rp160.000an, Ternyata Ini Sebabnya

Budi Gunadi menekankan pemerintah tidak akan memberikan subsidi harga tes PCR karena harganya sudah cukup murah dibandingkan negara lain.

Presiden Minta Kantin dan Tempat Parkir Diwaspadai, Ada Apa Ya?

Seiring dengan pembelajaran tatap muka yang sudah dimulai, Presiden meminta kewaspadaan tinggi di kantin dan tempat parkir.

Babat Polisi Jahat, Kapolri: Saya Ingin Polri Dicintai Masyarakat

Kapolri ingin polisi menjadi kebanggaan dan dicintai masyarakat.

Lagi 1 Juta Dosis Vaksin Sinovac Diterima Pemerintah Indonesia

Indonesia saat ini adalah salah satu negara dengan capaian vaksinasi tertinggi di dunia dan tetap menjaga ketersediaan vaksin.

Sukmawati: Sukarno Pancasilais, Bebaskan Agama Anak-Anaknya

Sukarno merupakan sosok yang sangat Pancasilais, yang mengajarkan kebinekaan harus menjadi prinsip utama bagi warga negara Indonesia.

Misteri Meninggalnya Atlet Voli Wanita Afghanistan, Ini Fakta Terbaru

Para pemimpin perempuan Afghanistan juga mengklaim merasa terancam. Namun, kebangkitan Taliban dengan memegang kekuasaan juga telah menimbulkan misinformasi.