Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno memperlihatkan surat suara yang telah dicoblos di TPS 02 Selong, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (17/4/2019)./Bisnis-Felix Jody Kinarwan

Solopos.com, JAKARTA – Pendukung Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin melancarkan gerakan boikot nasi padang melalui media sosial. Ini karena jagoannya kalah di Sumatra Barat versi hitung cepat maupun Komisi Pemilihan Umum.

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno enggan mengomentari aksi tersebut dan sempat viral di media sosial. Baginya, nasi padang adalah salah satu masakan paling lezat.

“Saya lebih baik no comment. Soal masakan Padang kita harus jauh lebih dewasa. Kita punya kuliner yang terbaik. Rendang itu juara dunia,” katanya di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Sandiaga Uno menjelaskan ini telah dibuktikan oleh media internasional yang menobatkan rendang sebagai masakan terbaik. Oleh karena itu, dia berharap masyarakat Indonesia tidak usah bersifat kekanak-kanakan, nyinyir, dan terbawa perasaan terkait hasil pemilihan presiden.

“Mari para elit dan masyarakat semua menyikapi hasil pilpres ini dengan hati yang lapang dan Sumatra Barat sudah sampaikan apa yang jadi pilihannya dan akan kita kawal nanti hasil C1-nya,” jelasnya.

Sandiaga mengimbau kepada para pendukung agar hasil perolehan suara di Sumatera Barat tidak dikaitkan dengan Nasi Padang.

“Jangan diartikan masakan padang itu terus harus diboikot atau apapun yang tidak memilih Prabowo-Sandi tidak boleh masak, makan masakan Padang,” ucapnya.

Berdasarkan hasil penghitungan di situs Komisi Pemilihan Umum sementara, Prabowo-Sandi unggul telak di Tanah Minang. Pasangan nomor urut 02 ini mendapat 2.462.954 melawan 223.820 suara.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten