Viral Beli Rumah di Sukoharjo Bonus "Istri Kedua"

Foto promosi beli rumah bonus istri kedua yang beredar di media sosial menghebohkan warga di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

 Flyer promosi beli rumah bonus istri kedua di Sukoharjo. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Flyer promosi beli rumah bonus istri kedua di Sukoharjo. (Istimewa)

Solopos.com, SUKOHARJO – Foto promosi beli rumah bonus istri kedua menghebohkan warga di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Promosi dengan menampilkan foto gambar wanita berhijab cantik dan background perumahan itu beredar luas di dunia maya.

Unggahan promosi beli rumah dapat istri kedua muncul di Instagram akun @rumahmurah.solo. Promo tersebut disampaikan Auleela Land selaku pengembang perumahan yang berlokasi di di belakang kantor Samsat Sukoharjo dengan harga mulai Rp200 jutaan.

Sontak tak sedikit calon pembeli langsung menghubungi nomor yang tertera di media promosi tersebut. Owner Auleela Land, Cahyani Laeli Rachmawati, mengaku tak menyangka media promosi dengan caption beli rumah bonus istri kedua menghebohkan masyarakat.

"Banyak telepon yang masuk ke kita menanyakan iklan itu. Dominasinya laki-laki sih yang menghubungi," kata dia ketika berbincang dengan Solopos.com, Selasa (15/6/2021).

Baca juga: Joss... Raja Kuliner Wong Solo Ditunjuk Siapkan 5 Juta Paket Makanan untuk PON 2021

Bonus Istri

Namun foto promo tersebut bukan berarti orang yang membeli rumah akan mendapat bonus istri kedua. Cahyani menjelaskan bahwa caption beli rumah bonus istri kedua yang dimaksud adalah membeli rumah akan mendapatkan hadiah tambahan seperti spring bed, lemari es dan lainnya. Bonus inilah yang diibaratkan sebagai istri kedua.

"Jadi bukan beli rumah dapat istri k dua. Tapi bonusnya itu yang jadi istri ke dua," kata dia.

Banyak calon pembeli pun yang kena prank berharap membeli rumah bisa mendapatkan istri kedua. Apalagi tertera pula di media promosi tersebut gambar diri wanita berhijab cantik.

Baca juga: Sentra Industri Rotan Trangsan Sukoharjo Sudah Ada Sejak Zaman Belanda, Begini Cerita Asal Usulnya

Metode Marketing

Menurut Cahyani, promosi ini dibuat agar lebih menarik calon pembeli. Mereka pun akan penasaran dan mencari tahu informasi mengenai yang dipromosikan. Ide promosi membeli rumah dengan embel-embel bonus istri ke dua ini, kata dia, berawal dari bagaimana menarik calon pembeli melihat media promosi rumah yang dijual, sehingga banyak calon pembeli yang ingin mencari tahu tentang perumahan tersebut.

"Ini metode marketing saja. Dulu di Jogja kan pernah heboh beli rumah bonus istri dan seisinya. Jadi kita juga sama menggunakan promosi itu, meski bukan bonus istri yang sesungguhnya," katanya.

Baca juga: Pasar Ikan Balekambang Solo, Surga bagi Pencinta Iwak Harga Miring

Auleea Land mengembangkan perumahan mulai tipe dengan luas bangunan 30, 36, 45 dan 55 meter persegi. Kemudian luas tanah bervariasi dari 60 sampai 80 meter persegi. Harga yang ditawarkan Rp250 juta hingga Rp375 juta.

Harga tersebut masih promo hingga bulan ini termasuk bonus yang ditawarkan. Bagi masyarakat yang berminat silahkan menghubungi nomor 081357364456.

Berita Terkait

Berita Terkini

Motor dan Truk Boks Adu Banteng di Karanggede Boyolali, 1 Orang Meninggal

Peristiwa kecelakaan itu terjadi tepatnya di Desa Sendang, Kecamatan Karanggede, Boyolali, sekitar pukul 17.30 WIB.

Bonus Ratusan Juta Rupiah Menanti Atlet Wonogiri Peraih Medali PON Papua

Pemberian bonus sebagai bentuk konkret dan komitmen pemerintah dalam memberikan nilai dukungan dan apresiasi kepada atlet berprestasi.

Polres Boyolali Bekuk 9 Tersangka Kasus Pembuatan dan Peredaran Upal

Penangkapan awal dilakukan terhadap sebagian tersangka yang berada di rumah tersangka DS di Mojosongo, Boyolali pada Minggu (12/9/2021).

Selamat! Sragen Raih Penghargaan Parahita Ekapraya dari Kemen PPPA

Piala dan piagam tersebut diserahkan kepada Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati di ruang kerjanya, Kamis (23/9/2021).

Kunjungi Klaten, Menko Airlangga Hartarto Tanam Padi Rajalele di Sawah

Airlangga juga berbincang dengan petani perempuan yang sedang bercocok tanam tanaman Srinuk di Sidowayah.

Polres Boyolali Tangani Kasus Peredaran Uang Palsu Senilai Rp500 Juta

Dalam penanganan kasus peredaran uang plasu tersebut pihak Polres Boyolali juga sudah melibatkan Bank Indonesia.

Pria Karanganyar Cabuli Bocah Pakai Selang Air Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara!

Polisi menyita barang bukti berupa pakaian korban, selang warna hijau sepanjang 11,2 meter dengan ujungnya logam sepanjang 10 sentimeter, dan tikar.

Jadwal Pemadaman Listrik Sragen Hari Ini, Jumat (24/9/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Sragen yang terjadi hari ini, Jumat (24/9/2021) selama tiga jam dari pukul 13.30-16.30 WIB.

Gamers Siap-Siap! Solopos Diplomat Solo Esport Arena 2021 Hadir Kembali

Solopos Diplomat Solo Esports Arena (SDSEA) akan hadir untuk kali kedua pada tahun ini dengan hadiah mencapai puluhan juta rupiah.

Buntut Temuan Klaster Covid-19 PTM di Jateng, Pelajar SMP Sragen akan Dites Antigen

Para pelajar SMP di Kabupaten Sragen akan dites antigen untuk mencegah munculnya klaster penularan Covid-19 saat PTM.

Waduh! 10.197 Kartu Tani di Sukoharjo Belum Dibagikan,

Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo mencatat sebanyak 10.197 keping kartu tani belum dibagikan kepada petani.

Sekolah di Karanganyar Terapkan Strategi ini untuk Cegah Klaster Covid-19 saat PTM

Sekolah di Karanganyar menerapkan sejumlah strategi untuk mencegah munculnya klaster penularan Covid-19 saat PTM.

Beruntung Sekali! Jawab Pertanyaan Ganjar, Siswi SMP Boyolali Ini Dapat Beasiswa Kuliah

Seorang siswi SMP negeri di Kecamatan Sawit, Boyolali, mendapatkan beasiswa kuliah gratis dari akademi analis kesehatan di Cirebon.

Wali Kota Gibran, Rilis 91 Cagar Budaya Di Solo Destination

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meluncurkan Inovasi Teman Gardagita melalui aplikasi Solo Destinationo.

Dispar Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Pelaku Usaha Buruan Daftar!

Dinas Pariwisata Kota Solo memfasilitasi pelaku usaha dan kantor instansi untuk pengajuan kode batang atau QR Code PeduliLindungi.

Menimba Air, Warga Tasikmadu Karanganyar Temukan Jasad Orang di Dalam Sumur

Jasad warga Pandeyan, Tasikmadu, Karanganyar, ditemukan di dalam sumur oleh tetangga rumah kontrakannya, Kamis (23/9/2021).