Viral! 3 Pelaku Perusakan Mobil Mercy di Bantul Diringkus

Polisi menetapkan tiga tersangka dalam kasus perusakan mobil Mercy di kawasan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang viral di medsos.

 Tiga tersangka perusakan mobil Mercy yang viral di Bantul dihadirkan di Mapolres Bantul, Sabtu (29/1/2022). (Harianjogja.com-Ujang Hasanudin)

SOLOPOS.COM - Tiga tersangka perusakan mobil Mercy yang viral di Bantul dihadirkan di Mapolres Bantul, Sabtu (29/1/2022). (Harianjogja.com-Ujang Hasanudin)

Solopos.com, BANTUL — Apara Kepolisian Resor (Polres) Bantul saat ini tengah memburu pelaku lain dalam kasus perusakan mobil Mercy di kawasan Kasihan, Bantul, yang viral di media sosial (medsos) baru-baru ini. Hingga saat ini polisi telah menangkap tiga tersangka kasus perusakan mobil Mercedes Benz E240 pada Kamis (26/1/2022) sore, di simpang empat Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Bantul itu.

Ketiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu masing-masing ATW, 22, warga Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng). CP, 25, warga Bangunjiwo, Kasihan, Bantul; dan MDK, 21, warga Condongcatur, Depok, Sleman. Ketiganya ditangkap di rumahnya masing-masing pada Jumat (28/1/2022) malam.

PromosiKantor Pos Gladak Pernah Sengaja Dibakar Atas Perintah Slamet Riyadi

“Ketiganya diduga sebagai pelaku pengeroyokan dan perusakan,” kata Kapolres Bantul, AKBP Ihsan, dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Sabtu (29/1/2022).

Baca juga: Viral Video NCT Dream Joget Lagu Koplo, Ndarboy Genk: Kok Bisa Ya?

Ihsan mengatakan penangkapan ketiga tersangka berdasarkan keterangan saksi-saksi, kamera atau circuit closed television (CCTV), dan juga video yang beredar di media sosial. Ketiga tersangka memiliki peran masing-masing. Misalnya ATW naik ke atas kap mobil dan memukul kap mobil sebanyak satu kali, menendang pengemudi dari atas kap sebanyak dua kali, dan memukul pengemudi satu kali mengenai kepala bagian belakang,

“Motifnya emosi karena sempat tertabrak oleh pelapor [pengemudi Mercy],” ujarnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Merapi Uncover (@merapi_uncover)

Sementara CP berperan memukul mengunakan pelat nomor mobil yang jatuh mengenai bagian bagasi mobil sebanyak satu kali hingga menyebabkan kaca mobil bagian belakang pecah. Motifnya karena terbawa suasana.

Provokasi

Menurut Kapolres, CP bukan korban tabrak lari melainkan ikut terprovokasi karena teriakan maling saat terjadi aksi kejar-kejaran massa dan mobil Mercy, “CP ini tidak tahu sama sekali persoalannya tiba-tiba ikut nimbrung dan memukul,” kata Ihsan.

Baca juga: Hippermoralitas di Balik Penganiaya Lansia Hingga Meninggal di Jakarta

Adapun MDK berperan ikut memukul dengan tangan sebanyak delapan kali sehingga menyebabkan kaca bagian samping pecah dan menendang pintu belakang kanan. MDK juga naik dan menendang bagasi mobil. Motifnya sama dengan ATW, yakni emosi karena sempat tertabrak oleh korban atau pengemudi Mercy.

Kapolres menegaskan penyelidikan kasus perusakan Mercy tidak hanya berhenti pada tiga tersangka, masih ada beberapa pelaku lainnya yang kini tengah diburu polisi termasuk yang memprovokasi dan berteriak maling terhadap korban. Ia menyatakan meski beberapa pelaku merupakan korban tabrak lari namun tidak dibenarkan main hakim sendiri dengan melakukan penganiayaan dan perusakan.

Lebih lanjut Ihsan menjelaskan dalam kejadian tersebut terdapat dua kasus, yakni tentang kecelakaan lalu lintas atau tabrak lari dan penganiayaan serta perusakan mobil. Untuk kasus tabrak larinya, kata dia, sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan pengemudi mobil Gandi Wicaksono, 39, warga Magelang, Jawa Tengah (Jateng), juga siap membayar ganti rugi akibat tabrak lari itu.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pentagon Buka Suara Soal UFO, Bukan Fiksi dan Jadi Ancaman Serius

+ PLUS Pentagon Buka Suara Soal UFO, Bukan Fiksi dan Jadi Ancaman Serius

Setelah puluhan tahun Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) bungkam mengenai fenomena UFO (Unidentified Flying Object) atau benda terbang tak dikenal, akhirnya mereka buka suara pada audiensi publik pertama, Selasa (17/5/2022), yang dapat ditarik kesimpulan bahwa fenomena tersebut bukan fiksi dan dianggap sebagai ancaman serius.

Berita Terkini

Rumah Tempat Syuting Film KKN Desa Penari Kini Kosong, Angker Gak?

Beberapa rumah yang menjadi lokasi tempat syuting film KKN Desa Penari di Gunung Kidul, DIY.

Bakpia Kukus Dinggap Bukan Kuliner Khas Jogja, Sepakat?

Bakpia kukus dianggap bukan termasuk kuliner khas Jogja, mengapa demikian?

Terbentur Aturan Usia, 27 Lansia Asal Sleman Batal Berangkat Haji

Sebanyak 27 calon haji asal Kabupaten Sleman tidak bisa diberangkatkan ke Tanah Suci pada tahun ini karena terkendala aturan batas umur dari pemerintah Arab Saudi.

1,2 Juta Pekerja di Yogyakarta Belum Terkover BPJS Ketenagakerjaan

Jumlah pekerja informasi maupun formal di DI Yogyakarta yang belum terkover BPJS Ketenagakerjaan mencapai 1,2 juta orang.

Kenapa di Jogja Tidak Ada Angkot? Ini Alasannya

Jumlah angkot yang beroperasi di Jogja setiap tahun mengalami penurunan.

Jadi Tempat Syuting KKN di Desa Penari, Warga Ketiban Rezeki Nomplok

Warga di Ngluweng, Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen, Gunungkidul, seperti ketiban rezeki nomplok saat kampung mereka dijadikan lokasi syuting film KKN di Desa Penari.

Bermodus Ajak Usaha Rental Mobil, Pria Ini Tipu Temannya Rp50 Juta

Seorang pria di Kulonprogo tipu temannya sendiri dengan modus mengajak usaha bersama di bidang rental mobil.

Lokasi Syuting Film KKN di Desa Penari Ternyata di Gunungkidul

Tempat syuting film KKN di Desa Penari ternyata di Ngluweng, Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen, Gunungkidul.

Bus Rombongan Takziah Kecelakaan di Sleman, 1 MD & 26 Orang Luka-Luka

Bus rombongan takziah mengalami kecelakaan di Ring Road Utara, Kalurahan Baturaden, Kapanewon Gamping, Sleman, dan menyebabkan seorang penumpang meninggal.

Pemerintah Kota Jogja Siap Longgarkan Penggunaan Masker

Pemerintah Kota Jogja siap melonggarkan atau memberikan kebebasan bagi warganya untuk menggunakan masker di tempat terbuka.

Ngawur! Puluhan Spanduk Ilegal dan Membahayakan di Bantul Dibongkar

Puluhan spanduk yang dipasang secara ilegal di sejumlah titik di Kabupaten Bantul ditertibkan.

TPA Gunungkidul Menggunung, Setiap Hari Sampah yang Masuk Capai 50 Ton

Volume sampah yang masuk di Tempat Pembuanagn Akhir (TPA) sampah Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, mencapai 50 ton per hari.

Awas! Gelombang Tinggi & Banjir Rob Landa Pantai Bantul Hingga 20 Mei

Masyarakat dimina mewaspadai potensi banjir rob dan gelombang tinggi di pantai Bantul hingga 20 Mei 2022.

Seorang Siswa di Jogja Ikuti ASPD di Balai Rehabilitasi, Ini Sebabnya

Seorang siswa kelas IX di SMPN 15 Kota Jogja terpaksa harus mengikuti Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) di Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya dan Laras.

Korupsi Dana Desa di Getas Gunungkidul, Kejari Bidik Pelaku Lain

Kejaksaan Negeri Gunungkidul akan menelusuri secara lanjut kasus korupsi Dana Desa di Kalurahan Getas, Kapanewon Playen.