Video Viral Pengemasan Masker Diinjak-Injak di Lantai, Ini Klarifikasi Produsen
Tangkapan layar video pengemasan masker yang beredar di Twitter. (Twitter/@AmbarwatiRexy)

Solopos.com, SOLO -- Sebuah video yang menunjukkan aktivitas pengemasan masker di sebuah gudang viral di media sosial. Dalam video tersebut, ada ribuan masker yang sedang di kemas oleh sejumlah perempuan di lantai sebuah gudang.

Gudang tersebut terlihat gelap. Pengemasan tersebut tampak tidak biasa karena ribuan masker tersebut disebar dan berceceran di lantai. Bahkan ada seorang perempuan yang berjalan menginjak-injak timbunan masker tersebut.

Menantu Jokowi Bobby Nasution Datangi Fraksi Gerindra DPR, Potensi Lawan Kotak Kosong?

Video tersebut diunggah oleh seorang netizen pengguna akun @AmbarwatiRexy, Kamis (20/2/2020). Video tersebut viral dan hingga Jumat (21/2/2020) pukul 17.39 WIB telah di-retweet hingga 2.300 kali.

"Ini ngepakin masker kenapa dilantai, didudukin, diinjek2 sik? Jijik, anyeng!" kicau pengguna akun @AmbarwatiRexy.

Dalam video tersebut terdapat suara seorang laki-laki yang menjelaskan pemandangan tersebut. Laki-laki itu mengklaim video itu direkam pada Rabu (19/2/2020) pukul 12.30 WIB.

Megawati Sindir Politik Dinasti, Ini Jejak Anak-Istri Politikus PDIP di Pilkada 2020

Menurut penjelasan laki-laki yang tak menyebut identitasnya ini, timbunan masker bedah tersebut merupakan pesanan untuk seseorang bernama Ibu Mariana. Pemesanan itu, katanya, melalui mediator bernama Yanto di Jakarta.

"Jadi kalau misalnya posisi-posisi ini Bu, di gudang Bu, bukan di pabrik. Ini karyawan-karyawan yang sedang menyortir atau memasukkan masker 3 ply, dengan merek solida," kata laki-laki dalam video itu.

Selanjutnya dia menawarkan siapapun untuk memesan masker-masker tersebut dengan cara yang sama. Anehnya jika video itu merupakan konten promosi, tidak ada kontak siapapun terkait pemesananan itu.

Rekomendasi PDIP di Pilkada Sukoharjo Turun Bareng Gibran/Purnomo, Masih Alot?

"Jadi kalau misalnya ibu mau booking atau order dipersilakan melalui mediator Bapak Yanto di Jakarta. Hari ini saya jelaskan lagi padah hari ini tanggal 19 Februari 2020 waktu menunjukkan pukul 12.30," kata laki-laki itu lagi.

Untuk meyakinkan isi videonya, dia meminta orang-orang yang dia sebut sebagai karyawan itu untuk menyebutkan tanggal pengambilan video itu.

"Bu sekarang hari Rabu B ya, tanggal berapa, Bu? '19'. Ini karyawannya pada kompak biar pada percaya," katanya.

Klarifikasi

Merasa dirugikan nama produknya disebut dalam video tersebut, produsen masker Solida angkat bicara. Dalam unggahan di akun Facebook Solida Proteksi, pihak produsen menyatakan isi video tersebut tidak benar dan timbunan masker itu bukan produk mereka.

Mereka menyatakan masker Solida diproduksi dengan proses berstandar ekspor dan pabrik mereka telah tersertifikasi. Berikut klarifikasi Solida atas beredarnya video tersebut:

Bersama ini kami menyatakan bahwa video viral produksi masker rumahan yang tidak berstandar, namun potongan masker SOLIDA yang diexpose di media sosial tersebut, adalah bukan produksi resmi masker SOLIDA.

Kami sangat menyayangkan video tersebut dibuat oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, karena produksi masker SOLIDA oleh pabrik di Bantul, Yogyakarta ini telah meliliki Sertifikasi Produksi Alat Kesehata, CPAKB, memiliki NIE-AKD dari Kemenkes RI dan telah melakukan ekspor selama bertahun-tahun. Maka tidak mungkin masker SOLIDA diproduksi seperti yang terlihat pada video tersebut.

Oleh karena itu, SOLIDA telah melakukan klarifikasi melalui story Instagram akun @solida.proteksi maupun melalui post ini, dengan menunjukkan kondisi pabrik SOLIDA yang sebenarnya saat proses produksi.

Terima kasih atas perhatian dan dukungannya, semoga kita bisa lebih bijak dalam menggunkan media sosial dan mericek narasumber terlebih dahulu.

Salam,
SOLIDA

Selain itu, pengelola akun Solida Proteksi juga mengunggah video yang memperlihatkan bangunan pabrik di Bantul, DIY, yang sangat berbeda dari pemandangan yang muncul di video viral tumpukan masker.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho