Tutup Iklan
Maryanto, 55, warga Tanon, Sragen, menjajaki kedalaman sumber api alam di Dukuh Banyurip RT 022, Bonagung, Tanon, menggunakan kayu pohon singkong, Senin (19/8/2019). (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN – Video viral penampakan api yang muncul dari dalam tanah di kawasan Tanon, -sragen">Sragen, menghebohkan warganet. Video viral menampilkan fenomena alam yang diunggah pengelola akun Instagram @_infocegatansolo, Selasa (20/8/2019), menjadi sorotan warganet.

-sragen">Video viral itu memperlihatkan api cukup besar keluar dari dalam tanah. Api yang membara itu dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk memasak.

“Ada kabar dari daerahku lur. Semburan gas bekas sumbur cibel yang sudah enggak dipakai sekitar dua tahun belakangan. Perbatasan Banyurip Bonagung sama Kalikobok, Kecamatan Tanon. Itu video siang dan malam,” terang @_infocegatansolo sebagai keterangan video viral.

Dikabarkan Solopos.com sebelumnya, sumber api tersebut muncul di ladang milik Wignyo Dikromo alias Rebo, 65, seluas 4.000 meter persegi. Rebo tinggal di Dukuh Banyurip RT 016, Desa Kalikobok, Tanon, -sragen">Sragen.

Sejak Minggu malam sampai Senin (19/8/2019) pukul 02.00 WIB, lokasi sumber api itu didatangi ratusan orang dari berbagai daerah di -sragen">Sragen. Puluhan orang terus hilir mudik ke lokasi sumber api itu pada Senin pagi.

Si pemilik tanah, Rebo, mengaku sudah mencium bau gas seperti bau bensin dibakar sebelum api keluar. Seorang warga Jurangrejo RT 025, Kalikobok, Tanon, -sragen">Sragen, Maryanto, 54, sempat memanfaatkan api tersebut untuk membakar singkong. Namun, rasanya tidak begitu enak.

Lokasi munculnya api merupakan lubang bekas sumur bor galian Rebo dua tahun lalu. Dia mengebor tanah guna memasukkan pipa besi sepanjang empat meter hingga 17 batang. Jadi, menurut Rebo kedalaman sumur tersebut lebih dari 50 meter. Sayangnya, tidak ada air yang keluar dari lubang tersebut sehingga ditutup batu oleh Rebo.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten