Pelajar SMA berboncengan tanpa helm yang ditegur petugas Dishub Bandung (Instagram)

Solopos.com, SOLO – Video viral remaja mengendarai sepeda motor berboncengan tanpa helm di Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi buah bibir. ">Video viral rekaman CCTV itu memperlihatkan sepasang siswa SMA mengenakan seragam yang berboncengan berhenti di kawasan lampu merah.

Pasangan remaja itu tampak asyik mengobrol. Namun, tiba-tiba terdengar peringatan dari pengeras suara yang terpasang di kawasan Jl. Pahlawan Bandung, Jawa Barat. Petugas memperingatkan wanita berseragam SMA yang membonceng temannya turun dari sepeda motor karena tidak mengenakan helm.

Awalnya, pasangan remaja itu tampak kebingungan. Namun, setelah menyadari teguran itu dialamatkan kepada mereka, si pria meminta temannya turun dan menumpang angkot di sebelah kanan sepeda motornya.

“Selamat sore. Selamat datang di Simpang Pahlawan Kota Suci. Kami dari Dinas Perhubungan Kota Bandung mengimbau kepada pengendara roda dua dari arah Katamso yang membawa penumpang tanpa helm. Silakan untuk diturunkan. Dan lanjutkan dengan angkutan umum yang berada di sebelah kanan Anda,” demikian suara imbauan dalam ">video viral unggahan pengelola akun Instagram @atcs.kotabandung yang dibagikan ulang @iks_infokaresidenansolo, Kamis (5/9/2019).

Petugas Dishub Kota Bandung itu mengatakan, imbauan disampaikan demi keselamatan pengendara dan penumpang. “Jika Anda menyayangi pasangan Anda, silakan untuk diturunkan. Ini bukan akhir dari segalanya. Tapi demi keselamatan orang yang tersayang,” sambung imbauan petugas Dishub Kota Bandung itu.

Pengendara sepeda motor itu pun menurunkan wanita yang diboncengkannya. Mereka akhirnya melanjutkan perjalanan secara terpisah. Si pria tetap mengendarai sepeda motor. Sementara si wanita menumpang angkot.

">Video viral rekaman closed circuit television itu membuat warganet geli. Beberapa dari mereka mengomentari kejadian unik tersebut dengan lucu. Bahkan ada yang membayangkan perasaan malu si wanita saat menumpang angkot.

Otomatis si cewek malu banget pas naik angkot karena jadi omongan penumpang lain,” komentar @istinartinar.

Motormu gagah, ganteng lur. Tapi masih kalah sama sopir angkot,” kelakar @acong_meneh.

Kata sopir angkotnya, sudah dik di sini hujan enggak kehujanan. Panas enggak kepanasan,” sambung @arieltan10.

Sementara itu, sejumlah netizen lainnya sibuk mengomentari fungsi CCTV di Bandung yang tidak seperti di Solo. Mereka berharap CCTV di Kota Solo, Jawa Tengah, bisa difungsikan layaknya di Bandung.

Coba Solo ada kayak begini,” komentar @hanifahnurm.

CCTV Bandung lebih bermanfaat daripada Solo. Maklum kejar proyek tok,” imbuh @anggayudistira24.

Masak CCTV di Manahan kalah sama ini?” tanya @agoez_rasabaru.

Seperti diketahui, beberapa pemberhentian lampu lalu lintas di Kota Solo juga telah dipasangi CCTV. Alat tersebut sengaja dipasang guna memudahkan prosedur e-tilang. Namun, sampai saat ini kebanyakan warganet menilai CCTV itu tidak berguna lantaran masih banyak pengendara yang melanggar lampu lalu lintas.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten