Tutup Iklan

Video Kim Hime yang Ditangguhkan Bisa Ditampilkan Kembali, Asal…

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan tiga video Kimi Hime yang ditangguhkan oleh YouTube boleh ditayangkan secara bebas lagi asalkan YouTuber seksi itu memenuhi sejumlah syarat.

“Untuk sementara yang tiga video itu masih di-suspend. Nanti kalau yang bersangkutan sudah mengedit atau membuatnya menjadi tidak vulgar mungkin bisa dibuka kembali,” kata Plt. Kepala Biro Humas Kominfo Ferdinandus Setu di Jakarta, sebagaimana dilansir Suara.com, Jumat (2/8/2019).

Sebelumnya Kominfo telah memerintahkan YouTube untuk menangguhkan tiga video Kimi Hime yang dinilai melanggar UU ITE khususnya terkait asusila dan mengarah ke pornografi.

Selain itu, enam video Kimi Hime yang lain juga diberi label dewasa, sehingga tak bisa diakses oleh pengguna internet dari semua usia. Label dewasa pada enam video Kimi Hime itu juga belum dicabut Kominfo.

“Enam video masih dibatasi umur, masih dilakukan,” imbuh Nando, sapaan akrab Ferdinandus.

Nando juga mengingatkan bahwa pembinaan untuk konten digital tak hanya fokus pada Kimi Hime saja, namun berlaku menyeluruh untuk semua konten kreator.

“Kami akan melakukan hal yang sama, kami tidak tebang pilih. Kami akan memberikan pembinaan konten,” tandasnya.

Sebelumnya, pertemuan antara Kimi Hime dengan Menkominfo Rudiantara pada hari ini batal terjadi. Pasalnya, Kominfo menilai bahwa pemilik nama asli Kimberly Khoe ini sudah mengindahkan anjuran Kominfo untuk melakukan menghapus beberapa konten yang dinilai vulgar.


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Intip Berbagai Aturan Karantina di Sejumlah Negara

Berikut berbagai aturan karantina di sejumlah negara yang perlu Anda ketahui.

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Doa Mohon Ampun dari Dosa Besar, Lengkap Ada Latin dan Artinya

Berikut ini terdapat doa memohon ampunan dari dosa besar dan kesalahan lainnya menurut ajaran Islam yang dilengkapi latin dan artinya.

Lirik Lagu Salah - Happy Asmara

Berikut ini lirik lagu Sabar dari Happy Asmara, yang telah tayang pada Kamis, 25 November 2021 di Youtube.

Polres Kudus Gerebek Tempat Produksi Minuman Keras Jenis Arak

Jajaran Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras atau miras di sebuah gudang, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Sejarah Hari Ini : 4 Desember 1829, Inggris Larang Ritual Sati di India

Berbagai peristiwa penting terjadi pada 4 November salah satunya pelarangan ritual Sati seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Resmi, Polri Larang Kerumunan Natal dan Tahun Baru 2022

Jika dalam penerapan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 ada temuan pelanggaran maka petugas akan melakukan pembinaan hukum.

Partai Gerindra Bukan Partai Kos-Kosan, Maksudnya?

Muzani mengatakan, Jawa Barat telah menjadi "kandang" Prabowo dan Gerindra sejak Pemilu 2014-2019.

Tanpa Keramaian, Begini Perayaan Sweet Seventeen Solo Grand Mall

Manajemen Solo Grand Mall merayakan hari ulang tahun ke-17 atau sweet seventeen, Jumat (3/12/2021), secara sederhana dan tanpa keramaian.

Dinas Kebudayaan DIY Salurkan Gamelan ke Pesantren, Jadi Media Dakwah

Dinas Kebudayaan DIY menyalurkan seperangkat gamelan kuningan pelog dan slendro kepada sejumlah pesantren.

Begini Ayam Diburu di Lereng Gunung Lawu dalam Tradisi Mondhosio

Tradisi Mondhosio merupakan wujud syukur warga lereng Gunung Lawu dalam mensyukuri hasil panen.

Wajah Baru Taman Parkir Waduk Wonogiri Hasil Sentuhan Rp10,9 Miliar

Taman Parkir Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur didesain seperti pantai saat elevasi air waduk mencapai puncak.

Masa Pemeliharaan Pasar Legi Solo Dimanfaatkan untuk Percantik Lansekap

Pelaksana proyek pembangunan Pasar Legi Solo memanfaatkan masa pemeliharaan enam bulan untuk menata dan mempercantik lansekap pasar tersebut.