Capture video jemaah salat di Sulsel lari saat gempa (Instagram-@warung_jurnalis)

Solopos.com, SOROWAKO Gempa bermagnitudo 7,4 Skala Richter yang menghancurkan Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018), ikut dirasakan warga di wilayah Sorowako, Sulawesi Selatan. Tanah di wilayah Sorowako yang berjarak sekitar 300 kilometer dari pusat gempa ikut berguncang hingga membuat masyarakat panik.

Dalam rekaman video amatir yang diunggah di akun Instagram @warung_jurnalis, Sabtu (29/9/2018), memperlihatkan jemaah salat di Masjid Nurul Afiat, Sorowako, Sulawesi Selatan, berhamburan keluar saat gempa terjadi. Pada mulanya jemaah yang tengah menunaikan salat tampak tenang saat bumi berguncang. Namun, mereka akhirnya berlari meninggalkan masjid ketika guncangan yang dirasakan semakin kuat.

Imam salat yang awalnya terlihat tenang juga akhirnya ikut mundur ke belakang. Dalam video itu terlihat ada beberapa jemaah yang tetap berdiri dan konsentrasi melanjutkan salat. Namun, mereka akhirnya ikut bubar setelah celingukan melihat jemaah lainnya kabur.

Video amatir yang viral di media sosial itu mendapat beragam tanggapan dari warganet. Mereka ikut prihatin melihat kondisi jemaah salat yang lari menyelamatkan diri ketika terjadi gempa bumi. "300 kilometer dari pusat gempa aja segitu goyangannya. Apalagi di titik pusat gempa ya," komentar @s.mariosolissa.

"Ya Tuha, jaraknya yang sejauh itu saja goyangnya masih begitu. Gimana di pusat gempanya?" imbuh @nicoatmanda.

Hampir seribuan nyawa melayang akibat gempa dan tsunami yang menerjang Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah. Sampai saat ini, pemerintah masih berupaya memberikan bantuan kepada warga yang mengungsi. Bahkan, ada sejumlah negara yang berencana memberikan bantuan kepada korban gempa Palu dan Donggala.

Sumber video: Instagram @warung_jurnalis


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten