Ilustrasi bayangan (PlayTalk Read)

Solopos.com, SOLO — Hari Tanpa Bayangan terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Fenomena alam yang disebut sebagai Kulminasi itu terjadi di Jakarta pada Rabu (9/10/2019) pukul 11.40 WIB dan di Serang, Banten, dua menit kemudian.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis video detik-detik terjadinya Hari Tanpa Bayangan melalui akun Twitternya, @infoBMKG, Rabu (9/10/2019) siang.

"Ada yang merasa hari ini Matahari tepat 90° di atas kepala kita? Biasa disebut Kulminasi atau Hari Tanpa Bayangan," tulis pengelola akun Twitter milik BMKG pada keterangan video.

Berdasarkan video yang diunggah, tampak spidol diletakkan berdiri saat Matahari berada tepat di atasnya. Bayangan spidol yang diletakkan berdiri itu memang tak tampak sama sekali.

BMKG menjelaskan posisi Matahari yang berada tepat di atas objek disebut sebagai titik zenit. "Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut Kulminasi Utama. Menyebabkan Matahari berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Karena itu hari Kulminasi Utama dikenal juga dengan Hari Tanpa Bayangan," jelas BMKG.

Selain di Jakarta dan Serang, fenomena alam serupa juga terjadi di beberapa daerah lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan beberapa daerah di Nusa Tenggara. Di Jawa Tengah, hari tanpa bayangan bisa dirasakan di Kota Semarang pada Jumat (11/10/2019) pukul 11.25 WIB.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten