Vera Oktaria (Okezone)

Solopos.com, SOLO — Seorang kasir minimarket, Vera Oktaria, 27, menjadi korban pembunuhan sadis di salah satu hotel di kawasan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, Jumat (10/5/2019) lalu. Ia dibunuh secara sadis dengan cara dimutilasi.

Dilaporkan Okezone, Senin (13/5/2019), personel Subdetasemen Polisi Militer TNI AD II/4-4 Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, tengah memburu Prajurit Dua berinisial DP yang diduga terlibat kasus pembunuhan sadis tersebut.

"Pelaku sedang dalam pengejaran kami untuk ditangkap," kata Komandan Sub Detasemen Polisi Militer TNI AD II/4-4 Baturaja Kapten CPM Gatot Udiyono, di Baturaja, Minggu (12/5/2019).

Ia mengungkapkan Prada DP merupakan siswa Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri di Resimen Induk Kodam II/Sriwijaya yang desersi dari Depo Pendidikan dan Latihan Tempur Kodam II/Sriwijaya di Baturaja. Ia diduga menjadi salah satu pelaku mutilasi Vera Oktaria.

"DP masih kami buru, setelah DP lari dari Depo Pendidikan dan Latihan Tempur Kodam II/Sriwijaya, sejak 4 Mei 2019," lanjut Gatot.

Gatot juga menjelaskan petugas terus mengejar Prada DP dengan cara menyebar foto wajahnya ke banyak pihak termasuk masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu, agar DP segera ditangkap.

Ia menyatakan belum mengetahui motif pembunuhan disertai mutilasi itu, termasuk sebab desersi atau larinya DP dari tugasnya sebagai tamtama siswa di Depo Pendidikan dan Latihan Tempur Kodam II/Sriwijaya di Baturaja. "Yang jelas kami saat ini terus mencari DP, yang desersi dari Depo Pendidikan dan Latihan Tempur Kodam II/Sriwijaya, di Baturaja," kata Gatot.

Sementara itu, jenazah Vera Oktaria sudah dimakamkan pihak keluarga di TPU Telaga Swidak, Palembang, Sumatra Selatan, Sabtu (12/5/2019). Liputan6.com melaporkan tim gabungan Polda Sumatra Selatan dan Polres Banyuasin telah memeriksa enam saksi dalam kasus pembunuhan Vera Oktaria.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten