Vaksinasi Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Akhir Pekan Ini Dibuka Wali Kota Baru
Pedagang kembali beraktivitas di Pasar Gede, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Solo, Selasa (8/12/2020). Belum semua pedagang mulai aktif berjualan setelah penutupan pasar sementara selama tujuh hari. (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO -- Vaksinasi Covid-19 terhadap ribuan pedagang Pasar Gede dan Pasar Klewer Solo bakal dimulai Sabtu (27/2/2021). Sebelum itu, Pemkot akan menggelar seremonial di Pasar Gede.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Heru Sunardi, mengatakan vaksinasi pedagang Pasar Gede bakal dilakukan di lantai IV pasar setempat, begitu pula Pasar Klewer. “Wali Kota [Gibran Rakabuming Raka] akan melaunching di Pasar Gede, baru bergeser ke Pasar Klewer,” katanya kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Pedagang sudah diberi jadwal masing-masing guna menghindari kerumunan. Teknisnya diatur Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo. “Kami sudah menjadwal misal jam sekian sampai sekian itu sekian orang dan sebagainya sudah diatur DKK,” imbuhnya.

Baca Juga: Alot! Hampir 4 Tahun Negosiasi Pesangon Eks Karyawan PD BKD Sukoharjo Tak Kunjung Kelar

Jumlah pedagang yang ikut vaksinasi untuk Pasar Gede Solo mencapai 567 orang, sedangkan untuk Pasar Klewer 1.661 orang. Dinas Perdagangan mendata pemilik maupun karyawan yang sehari-hari beraktivitas di kios dan los pasar tersebut.

Mereka wajib menyetorkan identitas diri, salah satunya nomor induk kependudukan (NIK). Pelaksanaan vaksin diharapkan rampung pada Minggu (28/2/2021). Setelah dilanjutkan ke pasar tradisional lain.

Menyambut Baik

Heru mengatakan sedikitnya ada 16.000-an pedagang di 44 pasar tradisional Kota Solo. Data itu berdasarkan jumlah kios dan los terdaftar kendati ada pedagang yang memiliki lebih dari satu kios dan los. Jumlah itu belum termasuk karyawan mereka. “Kalau semua pasar diminta datanya, kami sudah siap,” terang Heru.

Baca Juga: Seusai Dilantik, Gibran-Teguh Bakal Tancap Gas Ke Pasar Gede & Klewer Solo

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Gede Solo, Jumadi, mengaku sudah berkoordinasi dengan pedagang terkait vaksinasi Covid-19 tersebut. Mereka menyambut baik menyusul pelaksanaan vaksin di Pasar Tanah Abang.

Jumlah pedagang terdata sebanyak 567 orang meski berdasarkan jumlah surat hak penempatan (SHP) ada 767. Beberapa pedagang memiliki lebih dari satu kios maupun los, sehingga menyesuaikan jumlah pedagangnya.

“Kami akan koordinasi lagi mengingat jumlah pedagang seluruhnya lebih dari itu. Kalau dihitung ada 1.170 pedagang, termasuk karyawan, tukang becak, dan petugas parkir. Saya akan menyampaikan permohonan resmi. Pedagang sangat antusias, saat pendataan malah hampir semua mengajukan diri. Tapi kami mengutamakan pemilik SHP dulu. Untuk yang lain, mohon bersabar,” katanya.



Berita Terkini Lainnya








Kolom