Vaksinasi Lansia, Dua Daerah di Sukoharjo Jadi Prioritas
Bupati-Wakil Bupati Sukoharjo, Etik Suryani-Agus Santosa meninjau proses penyuntikan vaksin kepada warga lanjut usia (lansia) di Kantor Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo, Jumat (5/3/2021). (Solopos.com/Bony Eko Wicaksono)

Solopos.com, SUKOHARJO – Vaksinasi Covid-19 tahap pertama untuk lansia bakal menyasar sebanyak 1.304 warga lanjut usia di Sukoharjo. Program vaksinasi dilakukan di dua desa/kelurahan berstatus risiko tinggi atau zona merah. Yakni Desa Kateguhan, Kecamatan Tawangsari dan Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo.

Pantauan Solopos.com, Jumat (5/3/2021), ratusan lansia mulai mendatangi Kantor Kelurahan Jetis pada pukul 08.00 WIB. Mereka duduk mengantre di luar area kantor sembari menunggu kesiapan tenaga vaksinator. Sebelum disuntik vaksin, mereka wajib menjalani skrining untuk memastikan fisik penerima vaksin.

Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan Agus Santosa meninjau proses vaksinasi lansia. “Vaksinasi dengan sasaran lansia diprioritaskan di daerah zona merah yakni Desa Kateguhan, Kecamatan Tawangsari dan Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo. Penerima vaksin berusia 60 tahun ke atas,” kata Etik Suryani, saat ditemui wartawan, Jumat.

Jumlah penerima vaksin di Desa Kateguhan sebanyak 526 orang. Sementara jumlah penerima vaksin di Kelurahan Jetis sebanyak 778 orang. Sehingga, total jumlah penerima vaksin lansia sebanyak 1.304 orang.

Baca jugaHajatan Undang 400 Tamu & Gelar Dangdutan di Grogol Sukoharjo Dikukut Satgas Covid-19

Vaksinasi dosis pertama untuk lansia di Sukoharjo dilakukan secara bertahap lantaran jumlahnya cukup banyak. “[Penyuntikan vaksin] bertahap, tidak selesai dalam satu hari. Kelompok lansia cukup rentan terpapar Covid-19 karena sistem imunitas tubuhnya cenderung lemah. Karena itu, mereka diprioritaskan menerima vaksin,” ujar Etik.

Meski telah  vaksinasi, para lansia  di Sukoharjo diminta tetap menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air serta menghindari kerumunan. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Jamu.

Baca jugaBelasan Ribu Guru di Klaten Masuk Daftar Peserta Vaksinasi Covid-19

Melibatkan Sukarelawan

Bupati Etik juga meminta satgas di tingkat desa/kelurahan aktif dalam penanganan pandemi Covid-19. Para sukarelawan dilibatkan dalam upaya tracing, testing, treatment (3T) yang menjadi senjata melawan Covid-19.

“Jangan mengabaikan protokol kesehatan meski sudah menerima vaksin. Mari bersama-sama memutus mata rantai perseberan Covid-19 di Sukoharjo,” ujar dia.

Seorang lansia peserta vaksinasi asal Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo Hindriyanto Hadi Siswoyo, 71, mengaku tak merasa takut saat divaksin . Dia tak merasakan efek samping setelah menerima vaksin. Dia berharap warga lansia di daerah lainnya segera divaksin untuk meningkatkan imunitas tubuh dari paparan virus.

 



Berita Terkini Lainnya








Kolom