Tutup Iklan

Vaksinasi di SMAN 1 Purwodadi, Pelajar Ingin Segera Belajar di Sekolah

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Grobogan mulai menyasar kalangan pelajar, salah satunya pelajar di SMA Negeri 1 Purwodadi, selama dua hari.

 Seorang pelajar SMAN 1 Purwodadi, Grobogan menjalani vaksinasi dosis pertama di sekolah, Kamis (19/8/2021). (Solopos.com/Arif Fajar S)

SOLOPOS.COM - Seorang pelajar SMAN 1 Purwodadi, Grobogan menjalani vaksinasi dosis pertama di sekolah, Kamis (19/8/2021). (Solopos.com/Arif Fajar S)

Solopos.com, PURWODADI – Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Grobogan mulai menyasar kalangan pelajar, salah satunya pelajar SMA Negeri 1 Purwodadi. Para pelajar dan guru selain lebih tenang, mereka juga berharap pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan.

Pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMAN 1 Purwodadi dimulai Kamis (19/8/2021) hingga Jumat (20/8/2021). Untuk menghindari kerumunan saat pelaksanaan vaksinasi, dilakukan di dua tempat. Yakni ruang guru dan laboratorium media atau IT.

Sedang tim vaksinator yang melaksanakan vaksinasi berasal dari dua RSUD di Grobogan. Yakni RSUD Ki Ageng Selo, Kecamatan Wirosari dan RSUD Ki Getas Pendowo, Kecamatan Gubug. Vaksin yang digunakan adalah jenis Sinovac.

“Ini vaksinasi pelajar dosis pertama dilaksanakan di SMAN 1 Purwodadi. Jenis vaksin yang digunakan Sinovac. Dilaksanakan selama dua hari, ada dua tim vaksinator dari dua RSUD. Semoga setelah ini pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan,” ujar dr. Budi koordinator vaksinasi.

Baca juga: Tarif Sejumlah Ruas Tol Naik, Pengusaha Truk Andalkan Jalur Arteri

Siswa kelas XII IPA SMAN 1 Purwodadi, Veronica mengaku senang dengan adanya vaksinasi pelajar. Karena pelajar memang perlu divaksin agar bisa kembali mengikuti aktivitas belajar mengajar di sekolah.

“Ini vaksin dosis pertama, tidak sakit kok. Semoga setelah vaksinasi bisa segera melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah. Sudah lama menunggu,” ujar Veronica.

Baca juga: Tinggi, Minat Ibu Hamil di Grobogan Mendapatkan Vaksin Covid-19

Vaksinasi Pelajar Kurangi Resiko

Sementara Wakil Kepala SMAN 1 Purwodadi bagian Sarana Prasarana, Dra Erlyana mengatakan, pemberian vaksin bakal dilaksanakan dua hari. Sasarannya 1.060 siswa atau seluruh siswa di SMAN 1 Purwodadi. Hari pertama 600 siswa dan sisanya hari kedua.

“Setelah ini semoga bisa segera pembelajaran tatap muka. Karena jika guru dan siswa sudah divaksin bisa mengurangi resiko terpapar Covid-19. Kendati demikian, siswa tetap harus taat protokol kesehatan,” jelas Erlyana didampingi guru SMAN 1 Purwodadi, Mindarto.

Baca juga: 3 Bulan Nganggur, Karyawan Tempat Karaoke Bandungan Protes & Gelar Aksi Lamar CPNS di Kantor Bupati Semarang

Mengenai kapan pembelajaran tatap muka di SMAN 1 Purwodadi bisa segera dilaksanakan, Erlyana mengatakan menunggu instruksi Gubernur Jawa Tengah (Jateng). Kendati sudah dilaksanakan vaksinasi untuk pelajar sekolah tersebut.

“Karena SMA itu kewenangannya berada di bawah pemerintah provinsi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng,” ujar Erlyana.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Innalilahi! 10 Bulan, 150 Orang di Cilacap Tewas, Ini Pemicunya

Sebanyak 150 orang meninggal dunia di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) dalam kurun waktu 10 bulan, Januari-Oktober 2021 akibat kecelakaan lalu lintas.

Waduh! Giliran Kantor DPRD Jateng Digeruduk Anggota Pemuda Pancasila

Massa Ormas Pemuda Pancasila mendatangi Kantor DPRD Jateng di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jumat (26/11/2021).

Tol Semarang-Demak Seksi II Ditarget Rampung 28 Oktober 2022

Pembangunan Tol Semarang-Demak seksi II, ruas Sayung-Demak, ditarget selesai atau bisa digunakan mulai 28 Oktober 2022.

Jelajahi Desa Sejahtera Astra Temanggung, Produsen Kopi dan Wisata Alam

Sejak dibina Astra tahun 2018, jumlah masyarakat terpapar program DSA hingga tahun 2021 mencapai 5.500 orang dari hanya sekitar 200 orang pada tahun 2018.

Pengembala Kambing di TPA Ngembak Grobogan Temukan Mayat Bayi

Seorang pengembala kambing menemukan jenazah bayi laki-laki di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Ngembak, Purwodadi, Kabupaten Grobogan.

Diringkus! Komplotan Pembobol Brankas Kantor di Jateng, Gasak Rp1,3 M

Aparat Ditreskrimum Polda Jateng meringkus komplotan spesialis pembobol brankas yang telah beraksi di empat lokasi dan menggasak uang yang totalnya mencapai Rp1,3 miliar.

Hendak Ditangkap Polisi, Suami Bunuh Istri di Tegal Pilih Bunuh Diri

Tak mau ditangkap polisi setelah bunuh istri, suami di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), memilih menghabisi nyawanya sendiri atau bunuh diri.

Ndas Borok Kuliner Khas Temanggung, Lezat Tak Seburuk Namanya

Salah satu kuliner unik khas Temanggung, Jawa Tengah, adalah Ndas Borok, yang terbuat dari campuran singkong, kelapa parut, dan gula merah.

Bukit Gendol, Gunung Api Purbakala di Lereng Merapi

Bukit Gendol merupakan gunung api purba di lereng Merapi yang berlokasi di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

Bajingan, Kuliner Unik Temanggung

Bajingan adalah kuliner unik nan khas dari Temanggung yang sangat enak dengan tekstur halus dan rasa yang manis.

Mitos Ratu Kalinyamat & Larangan Pria Kudus Nikahi Wanita Jepara

Legenda Ratu Kalinyamat dikaitkan dengan mitos larangan menikah antara wanita Jepara dengan pria Kudus.

Menang Lawan Persika, Pemain PSISa Digelontor Bonus

Para pemain PSISa Salatiga digelontor bonus berupa uang tunai seusai menundukkan Persak Karanganyar dalam laga lanjutan Liga 3 Zona Jateng.

Tragis! Terperosok Septic Tank Jebol, Kakak Beradik di Tegal Tewas

Nasib nahas dialami kakak beradik di Kabupaten Tegal, Taslimah, 52 dan Sunaryo, 49, yang tewas setelah terperosok ke dalam septic tank.

Misteri Pacaran di Colo Gunung Muria, Bisa Kena Kutukan & Putus

Kisah misteri menyelimuti kawasan Desa Colo di Gunung Muria, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng).

Operasi Zebra Candi, 309 Kecelakaan di Jateng, Terbanyak di Daerah Ini

Selama sepekan pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2021, Ditlantas Polda Jateng mencatat ada 309 kasus kecelakaan yang terjadi di wilayah Jateng.

Ramalan Jayabaya Ternyata Sudah Prediksi Pandemi Covid-19

Prabu Jayabaya dalam ramalannya sempat memprediksi kelumpuhan dunia yang dinilai relevan dengan merebaknya pandemi Covid-19.