Vaksinasi Covid-19 Semua Manula AS Dijadwalkan Januari

Solopos.com, JAKARTA — Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) Amerika Serikat menjadwalkan vaksinasi Covid-19 semua manusia lanjut usia alias manula di negeri itu secara ambisius. Semua manula, petugas kesehatan, responden pertama, dan individu yang rentan virus corona bakal divaksinasi pada akhir Januari 2020.

Pernyataan ambisius itu disampaikan Sekretaris Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) Amerika Serikat, Alex Azar. Jadwal itu dianggap ambisius karena bertumpu pada faktor kritis, yaitu tingkat cukupnya data untuk mengetahui bahwa vaksin itu aman dan efektif.

Perusahaan obat yang melakukan uji klinis fase III yang merupakan tahap akhir pengujian bahkan belum mengetahui apakah calon vaksin mereka memenuhi standar tersebut.

Anime Kimi No Nawa Diadaptasi Jadi Film Live Action Hollywood

Perusahan raksasa farmasi Pfizer, yang sedang menguji salah satu kandidat vaksin terkemuka di AS, mengharapkan data tingkat keamanan dan efisiensi yang cukup pada pekan ketiga bulan November.

Dengan asumsi hasilnya akan positif, pada saat itu, perusahaan tersebut akan mengajukan izin penggunaan darurat (EUA) di A.S. Tetapi bahkan jika vaksin disetujui, mereka belum mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi dan mendistribusikannya kepada semua orang di A.S.

Sebagai bagian dari operation warp speed yang dicetuskan oleh pemerintah, banyak kandidat vaksin terkemuka sudah diproduksi sebelum hasil uji coba. Vaksin ini, menurut Azar, akan siap didistribusikan sebelum diberikan persetujuan.

Boy Group Pentagon Raih Kemenangan Setelah 4 Tahun Debut

Pada akhir tahun, para pejabat menurut Azar, berharap akan ada cukup vaksin resmi FDA untuk dapat memvaksinasi populasi individu yang paling rentan.

"Kemudian pada akhir Januari, kami berharap akan memiliki cukup dana untuk memvaksinasi semua lansia serta petugas kesehatan kami dan penanggap pertama. Dan pada akhir Maret hingga awal April, cukup vaksin untuk semua orang Amerika yang ingin meminumnya. Vaksin," ujar Azar.

Vaksinasi Anak-Anak

Namun Azar tidak menyebutkan anak-anak, yang merupakan kelompok usia di mana banyak perusahaan vaksin terkemuka belum melakukan uji coba. William Schaffner, spesialis penyakit menular di Vanderbilt University di Tennessee, memastikan proses itu bakal memakan waktu lebih lama daripada deadline saat ini.

Ahli Malaysia Yakin Bungkus Makanan Tak Tularkan Covid-19

Schaffner kepada Live Science mengatakan salah satu alasannya adalah skeptisisme publik tentang keamanan dan kemanjuran vaksin Covid-19. Skeptisisme itu semakin meningkat terutama untuk vaksinasi di komunitas Afrika-Amerika dan etnis yang terkena dampak virus secara tidak proporsional.

Survei, katanya, telah menunjukkan bahwa setengah populasi orang Amerika tidak mempercayai vaksin ini. "Kita harus bekerja sangat keras untuk meyakinkan orang bahwa vaksin itu aman, efektif, dan bermanfaat untuk didapatkan,” tegas Schaffner.

Kelompok orang pertama yang perlu diyakinkan, menurutnya adalah para profesional medis. Merekalah, tambah Schaffner, yang diakuinya akan menjangkau pasien untuk memberikan pengetahuan dan jaminan.

SM Entertainment Resmi Tanggapi Rumor Trainee Yoo Ji-min

Untuk sampai ke tangan publik, vaksin pertama-tama harus melewati lima tahap pemeriksaan independen. Hanya dengan cara itu orang-orang di Amerika Serikat, menurutnya bisa merasa sangat yakin dengan prosesnya.

5 Tahap Pemeriksaan

Pertama, dewan keamanan dan pemantauan data independen akan memeriksa data dan menentukan apakah uji klinis vaksin telah mencapai titik akhir yang mereka tentukan sebelumnya, atau tahap penting yang dapat dengan jelas menunjukkan apakah suatu vaksin berhasil atau tidak. Jika sudah, data itu akan diajukan kepada perusahaan dan FDA, ujarnya.

Kedua, perusahaan akan memiliki proses peninjauan sendiri dan hasilnya harus memenuhi standar etika mereka sendiri sebelum perusahaan mengajukan emergency use authorization alias EUA. Ketiga, FDA akan mengevaluasi vaksin berdasarkan dua pasang pedoman, yaitu pedoman vaksin umum untuk Covid-19 dan pedoman EUA yang kedua.

Secret Number Comeback 4 November, Apa Persiapan Vine?

Keempat, komite penasihat eksternal akan memberi saran kepada FDA dan pertemuan ini akan disiarkan ke publik. Lalu, kelima yang terakhir, pungkas Azar,  ilmuwan dengan karir FDA akan memutuskan apakah akan menyetujui vaksin.

Namun selanjutnya, imbuh Schaffner, masih akan ada pula hambatan pengemasan, pengiriman dan penanganan seperti halnya dengan semua vaksin.

Vaksin Pfizer, misalnya, perlu disimpan pada suhu yang sangat dingin sekitar minus 70 derajat Celcius (minus 94 derajat Fahrenheit).  “Jadi vaksin tidak bisa begitu saja didistribusikan kepada dokter dan farmasi karena mereka tidak memiliki kapasitas freezer,” tandas Schaffner.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Sumber: Bisnis



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom