Tutup Iklan

Vaksinasi Buruh Wonogiri Capai 85%, Sejumlah Perusahaan Masih Antre Vaksin

Vaksinasi kepada buruh belum sepenuhnya selesai karena ada beberapa perusahaan yang belum menggelar vaksinasi.

 Kepala Disnakertrans Wonogiri, Ristanti, meninjau vaksinasi dosis kedua di PT Nesia Pan Pacific, Ngadirojo, beberapa waktu lalu. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Kepala Disnakertrans Wonogiri, Ristanti, meninjau vaksinasi dosis kedua di PT Nesia Pan Pacific, Ngadirojo, beberapa waktu lalu. (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI — -Belum semua buruh pabrik di Kabupaten Wonogiri divaksin Covid-19. Beberapa perusahaan masih menunggu antrean pengajuan vaksin ke sejumlah instansi terkait.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras) Kabupaten Wonogiri, Ristanti, mengatakan vaksinasi Covid-19 yang menyasar ke karyawan pabrik belum seluruhnya dilaksanakan. Namun cakupannya mendekati jumlah sasaran.

“Vaksin dosis pertama sudah 85 persen. Yang dosis kedua baru 35 persen. Pekan depan insyaallah yang vaksin kedua bertambah. Karena memang tidak serentak pelaksanaanya,” kata dia kepada Solopos.com, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Jalan di Wonogiri Mulai Dibuka Total Lur, Kecuali Lokasi Ini

Menurut dia, vaksinasi kepada buruh belum sepenuhnya selesai karena ada beberapa perusahaan yang belum menggelar vaksinasi. Selain itu ada beberapa karyawan yang belum bisa memgikuti vaksin karena saat dijadwalkan sakit dan ada yang baru saja terpapar Covid-19.

“Sebenarnya para perusahaan itu sudah mengajukan dosis vaksin, tapi masih antre. Karana kan pengajuannya bisa lewat mana saja, seperti Kodam, Polres, atau jaringan perusahaan. Mana yang dulu, langsung diterima,” ungkap dia.

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Ristanti mengatakan perusahaan yang belum melaksanakan vaksinasi merupakan perusahaan yang karyawannya tidak terlalu banyak, berkisar 100-150 orang. Sedangkan perusahaan besar seperti Top and Top Apparel, Liebra Permana, dan Deltomed sudah menggelar vaksinasi untuk pekerjanya.

“Perusahaan yang paling besar PT Nesia Pan Pacific itu sudah menggelar vaksinasi hingga dosis kedua. Tapi masih ada sekitar 10 persen buruh yang belum divaksin karena beberapa hal, seperti sedang sakit atau habis positif dan belum dibolehkan,” ujar dia.

Baca juga: PTM di Wonogiri Tak Kunjung Digelar, Begini Pendapat Ketua DPRD

Atas capaian itu, Ristanti berharap agar perusahaan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Sebab vaksinasi tidak menjamin orang terbebas dari Covid-19. Selama vaksinasi, proses berjalan secara lancar.

“Harapannya vaksinasi segera selesai dan kegiatan ekonomi bisa berjalan dengan baik. Kalau dulu awal-awal ada PHK, tapi sekarang sudah tidak ada. Itupun yang perusahaan kecil, kalau besar malah stabil,” kata Ristati.

Manager HRD PT Nesia Pan Pacific, Kristiatmojo, mengatakan perusahaannya sudah melakukan penyuntikan vaksin dosis kedua kepada seluruh karyawannya. Selain itu sejumlah warga lansia di sekitar perusahaan juga dilibatkan.

Vaksin dosis kedua dimulai Rabu, 25 Agustus 2021, berjalan selama empat hari. Vaksin diperuntukkan untuk 6.100 sasaran. Sebanyak 200-300 dosis lainnya untuk warga lansia sekitar pabrik.

Baca juga: Waduh, Pembangunan Jembatan Nambangan Wonogiri Senilai Rp12,9 Miliar Tak Selesai Tepat Waktu


Berita Terkait

Espos Plus

Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

+ PLUS Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

Sekolah informal seperti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu akan semakin mengadopsi sistem daring. Penyelenggara edtech akan lebih untung jika masuk pasar kursus dan berbagai jasa pelatihan.

Berita Terkini

Ibu-Ibu Jatisuko Karanganyar Dapat Pelatihan Menjahit dari Desa

Pemerintah Desa Jatisuko, Kecamatan Jatipuro, Karanganyar, berinisiatif menggelar pelatihan menjahit bagi ibu-ibu rumah tangga setempat untuk meningkatkan keterampilan mereka.

Innalillahi, Warga Matesih Karanganyar Ditemukan Membusuk di Rumahnya

Wardi, warga Dusun Sidodadi, Desa/Kecamatan Matesih, Karanganyar, ditemukan sudah membusuk di kamar rumahnya, Kamis (9/12/2021).

Gelar Sarjana Tak Jamin Lulus Seleksi Perangkat Desa Gabus Sragen

Sejumlah lulusan SMA atau sederajat memiliki total skor cukup tinggi dibandingkan peserta lulusan perguruan tinggi dalam Seleksi Perangkat Desa Gabus, Kecamatan Ngrampal, Sragen.

Misteri Peri Cantik Penggoda di TPU Bonoloyo Solo, Pernah Diisengin?

Ada mitos peri cantik penggoda di TPU Bonoloyo Solo yang kerap menyamar menjadi perempuang berbau wangi kamboja.

Sebelum Dibuang, Bayi Baru Lahir di Sukoharjo Dibekap Ibu Kandungnya

Dengan alasan malu karena telah melahirkan bayi hasil hubungan di luar nikah, seorang wanita berusia 20 tahun asal Nguter Sukoharjo tega membunuh anak kandungnya sendiri tersebut.

Kerap Picu Kecelakaan, Kerusakan Jalan Karangudi-Made Sragen Dikeluhkan

Kerusakan jalan Karangudi-Made, Ngrampal, Sragen, kerap memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Dimeriahkan Jikustik, HUT ke-160 De Tjolomadoe Pecahkan Rekor MURI

Peringatan HUT ke-160, De Tjolomadoe dimeriahkan Jikustik dan hadirnya rekor baru dari MURI.

Ekspedisi Ekonomi Digital, Pelayanan Prima Artugo Mudahkan Pelanggan

Di era serba digital, keinginan konsumen dalam memperoleh barang rumah tangga dinilai semakin kompleks.

Seperti Reuni, 15 PGOT Terciduk Kumpul Bareng di Rumah Kosong Sukoharjo

Sebanyak 15 pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT) terciduk tengah berkumpul di sebuah rumah kosong di Gembongan, Ngadirejo, Kartasura, Sukoharjo.

Ekspedisi Ekonomi Digital, Ini Cara Pelaku UKM Menjadi Member BNI Xpora

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mendorong para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang tengah merintis dan berminat meningkatkan kapasitas bisnis di pasar global.

Tersetrum, Buruh Bangunan di Klaten Alami Luka Bakar Hingga 30%

Seorang pekerja bangunan tersetrum listrik di proyek pembangunan rumah salah satu warga di Kecamatan Jatinom, Klaten. Korban selamat dari maut, namun ia mengalami luka bakar hingga 30 persen di tubuhnya.

Warung Seafood Legenda di Semarang Belum Garap Online, Begini Alasannya

Di saat banyak pelaku usaha berlomba-lomba mulai menggarap pasar online di era serba digital ternyata masih ada pengusaha kuliner yang belum tertarik menggarap online food.

Yuk, Belajar Bertani, Beternak dan Budi Daya Ikan di Taman Winasis Solo

Di Taman Winasis Kota Solo, pengunjung bisa menimba ilmu tentang pertanian urban, peternakan hingga perikanan.

Kampung Belanda Solo: Dulu Ada 150 Bangunan Kuno, Kini Hanya Separonya

Kampung Belanda di Solo yang kini dikenal Kampung Loji Wetan kini hanya menyisakan bangunan kuno sebanyak 75.

Round Up: 1 Ekskavator Tenggelam Sedalam 3 Meter di Rawa Jombor Klaten

Satu ekskavator yang beroperasi di Rawa Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, terguling, Selasa (7/12/2021) siang.