Vaksinasi Anak Belum Dimulai, Ini Penjelasan Kadinkes Grobogan

Kadinkes mengatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Grobogan jatah vaksinnya tidak banyak, sehingga target vaksinasi tidak bisa optimal.

 
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Groboga, dr. Slamet Widodo. (Solopos.com/Arif Fajar S)

SOLOPOS.COM - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Groboga, dr. Slamet Widodo. (Solopos.com/Arif Fajar S)

Solopos.com, PURWODADI – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Grobogan menjelaskan kenapa vaksinasi Covid-19 untuk anak berusia 12-17 tahun belum di mulai. Padahal sejumlah kota sudah melaksanakan kegiatan itu.

“Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun sudah diprogramkan ada. Namun masih menunggu petunjuk teknik pelaksanaanya dari pusat. Juga sambil menunggu vaksinnya,” jelas Kadinkes Grobogan, Slamet Widodo di ruang kerjanya, Senin (2/8/2021).

Ketersediaan vaksin untuk kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Grobogan terbatas. Sehingga Dinkes saat ini, menurut Slamet Widodo masih konsentrasi vaksinasi untuk usia 18 tahun ke atas.

Baca juga: 650 Kiai Meninggal karena Covid-19, Baznas Genjot Vaksinasi

Termasuk vaksinasi untuk warga lansia, menurut Kadinkes Grobogan pelaksanaanya juga belum selesai. Hal ini karena terkendala penyakit bawaan dari orang lansia tersebut, seperti jantung dan diabetes.

“Memang sulit, karena di awal juga imbas dari berita bohong atau hoaks. Sekarang sudah muncul kesadaran, namun terkendala penyakit bawaan,” jelasnya.

Adapun target sasaran vaksinasi Covid-19 di Grobogan, tambah Kadinkes, Slamet, ada 1.140.272 orang dari total jumlah penduduk 1.473.431 orang. Dari target tersebut, sebanyak 133.361 adalah kalangan remaja. Sedangkan sisanya adalah SDM kesehatan 4.746 orang, petugas pelayanan publik (82.791), lansia (147.071), masyarakat rentan dan umum (772.303).

“Untuk remaja memang target vaksinasinya cukup banyak. Begitu petunjuk teknisnya turun, akan segera kita laksanakan,” kata Slamet.

Baca juga: Minta Pelonggaran PPKM, PKL Kudus dan Satpol PP Adu Mulut

Kadinkes Grobogan Soal Realisasi Vaksinasi

Sementara data hingga Sabtu (31/7/2021), lanjut Kadinkes Grobogan, sudah ada 220.306 orang yang divaksin. Dari jumlah tersebut sebanyak 145.510 orang baru mendapatkan vaksin dosis pertama. Terdiri dari, sumber daya masyarakat kesehatan (SDMK) sebanyak 6.480 orang, pelayan publik 70.808 orang. Kemudian lansia 54.293 orang, masyarakat rentan dan umum 13.929 orang.

Sedangkan yang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua totalnya 74.796 orang. Yakni SDMK sebanyak 6.303 orang, pelayan publik 36.380 orang, lansia 29.216 orang, masyarakat rentan dan umum 2.897 orang.

“Realisasi vaksinasi dosis pertama sekitar 12,7 persen. Sedangkan untuk dosis keduanya baru sekitar 6,5 persen,” ujar Kadinkes Grobogan.

Baca juga: Ganjar Instruksikan Bupati Pemalang Perbaiki Jalan Rusak

Sampai saat ini, vaksin di puskesmas masih ada 554 vial (Sinovac) dan 750 vial (AstraZeneca). Sedangkan sisa vaksin di kabupaten tinggal 5 vial (Sinovac) dan 250 vial (AstraZeneca).

“Kendala pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Grobogan jatah vaksinnya tidak banyak. Sehingga target vaksinasi tidak optimal,” imbuh Kadinkes Grobogan .

 

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

KLHK Pantau Keberadaan Macan Tutul di Pegunungan Lasem Rembang

Selain dugaan keberadaan macan tutul, ada pula hewan terancam punah lainnya di Pengunungan Lasem Rembang.

Pemkab Grobogan Fasilitasi Swab Antigen Peserta Tes CPNS

Link pendaftaran swab antigen bagi peserta tes CPNS sudah diunggal melalui akun Instagram BKPPD Grobogan.

Fix! Dokter Cabul di Semarang yang Campurkan Sperma ke Makanan Istri Teman Idap Kelainan Jiwa

Dokter berinisial DP, 31, yang menjadi tersangka kasus asusila karena mencampurkan sperma ke makanan istri temannya di Semarang dinyatakan mengidap kelainan jiwa.

Bioskop di Kudus Dibuka Kembali, Ini Syarat Bagi Penonton

Berada pada PPKM level 2, Kabupaten Kudus mengizinken bioskop buka dengan protokol kesehatan ketat bagi penonton.

1.681 Ibu Hamil di Kendal Sudah Ikut Vaksinasi Covid-19

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Wynee Frederica meminta ibu hamil yang ada di wilayahnya untuk tidak takut vaksinasi.

Silaturahmi ke Kediaman Habib Luthfi Pekalongan, Airlangga: Beliau Orang Tua Kita

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto sowan ke kediaman Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau Habib Luthfi.

Bikin Penasaran! Wisata Curug Sirawe Batang Tawarkan Pesona Aliran Air Panas dan Dingin Terjun Bersama

Wisata Curug Sirawer Batang memiliki keunikan yakni curug air panas yang bersuhu tinggi dan satu curug bersuhu sangat dingin mengucur bersamaan.

Sudah Punya 20, Kota Semarang Bakal Ketambahan 4 Rumah Sakit Anyar, Mana Saja?

Akan ada empat rumah sakit (RS) baru di Kota Semarang. Dengan tambahan rumah sakit ini diharapkan bisa mengakomodasi pasien Covid-19 yang banyak.

Istana Konglomerat Pertama Asia Tenggara di Semarang Kini Jadi Perkantoran, Ini Lokasinya!

Dahulu memiliki luas hingga 81 ha, istana konglomerat Asia Tenggara di Semarang kini berubah jadi perkantoran. Kira-kira di mana lokasinya?

Ganjar Sebut Jateng Segera Bentuk Brinda, Ini Fungsinya

Usulan pembentukan Brinda ini bahkan sudah masuk dalam pembahasan antara Pemprov Jateng dengan DPRD Jateng dalam rapat paripurna.

Hubungan Tak Direstui, Pemuda di Grobogan Nekat Gantung Diri

Cerita keluarga hubungan korban tidak direstui orang tua kekasihnya diduga itu yang membuat pemuda di Grobogan gantung diri.

JoMan Usung Ganjar Jadi Capres, Ini Reaksi Gubernur Jateng

Selama ini, Ganjar memang terkesan acuh setiap ditanya perihal dukungan sejumlah kelompok terkait pencalonannya sebagai presiden pada Pilpres 2024.

Innalillahi, 99 Anak Salatiga Kehilangan Orang Tua Gegara Covid-19

Catatan Pemkot Salatiga, sejak awal pandemi hingga Agustus 2021, sudah ada 99 anak di Salatiga yang kehilangan orang tuanya karena terpapar Covid-19.

Tim Basket Satya Wacana Saints Salatiga Umumkan Pergantian Pelatih

Mantan kapten tim SWSS musim 2010-2011 yaitu Jerry Lolowang terpilih sebagai pengganti Efri Meldi.

Rekonstruksi Pembunuhan Taruna PIP Semarang Digelar, Polisi Temukan Fakta Baru

Polisi menggelar reka ulang penganiayaan taruna PIP Semarang oleh senior yang berujung kematian. Ada sejumlah fakta baru yang terungkap.