Vaksin Meningitis Langka, DPR Minta Pemerintah Tak Lempar Tanggung Jawab

Sulitnya mendapatkan vaksin meningitis di banyak tempat bisa berdampak langsung pada keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia.

Kamis, 29 September 2022 - 10:46 WIB Penulis: Anitana Widya Puspa Editor: Ahmad Mufid Aryono | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Seorang jemaah menjalani penyuntikan vaksin meningitis sebagai salah satu persyaratan berangkat haji. Gangguan kesehatan telah membuat sejumlah jemaah terpaksa tertunda keberangkatan mereka. (JIBI/SOLOPOS/Antara)

Solopos.com, JAKARTA–Stok vaksin meningitis di sejumlah daerah di Tanah Air langka.

Pemerintah diminta saling berkoordinasi dan tidak saling melempar tanggung jawab dalam mengatasi masalah kelangkaan vaksin meningitis di Indonesia.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) menyatakan bahwa DPR telah menyampaikan masalah ketidaktersediaan vaksin meningitis ke Kementerian Kesehatan.

“Kita berharap sebenarnya ini jangan saling lempar karena ini kebutuhan riil di masyarakat. Masyarakat butuh dan ini harus disediakan,” kata Nihayatul, Kamis (29/9/2022).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan sulitnya mendapatkan vaksin meningitis di banyak tempat bisa berdampak langsung pada keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia.

Selain itu perlu juga diperhatikan jeda waktu antara pemberian vaksin hingga keberangkatan.

Dia mencontohkan untuk di Surabaya, ada rombongan jemaah umrah yang tidak boleh berangkat oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan di Bandara Juanda karena (vaksin) meningitis kurang dari 14 hari.

Padahal para jemaah umrah tidak mudah mencari vaksin meningitis. Hal ini menimbulkan kerugian bagi mereka yang sudah melakukan pemesanan.

Dia juga menyayangkan persoalan vaksin meningitis ini tidak segera ditangani.

Masalah kelangkaan vaksin meningitis diketahui setelah dibukanya pintu bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia pascapenutupan batas negara.

Dia menjelaskan ketersediaan vaksin meningitis sempat menumpuk banyak dan selama pandemi dua tahun tidak terpakai.

Namun, berdasarkan hasil kajian BPOM vaksinnya masih bisa dipakai walaupun 2 tahun tidak digunakan karena disimpan di tempat yang baik.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi, dijelaskan bahwa vaksin meningitis dan vaksin Covid -19 masih menjadi kewajiban bagi jemaah umrah dan haji yang datang dari semua negara.

Proteksi dari vaksin meningitis dapat bertahan dalam rentang 3-5 tahun di dalam tubuh setelah vaksinasi dilakukan, tergantung jenis vaksin yang digunakan.

Persoalan kekosongan vaksin meningitis di hampir seluruh daerah di Indonesia memang menjadi sorotan banyak pihak.

Langkanya vaksin tersebut berdampak pada terhambatnya keberangkatan jamaah umrah asal tanah air.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPOM Penny K. Lukito menjelaskan bahwa berdasarkan data BPOM hanya ada dua pemegang izin edar vaksin meningitis di Indonesia, salah satunya adalah Biofarma yang telah berkomitmen akan melakukan impor pada Oktober mendatang.

Selain memberikan izin edar, pihaknya nantinya memberikan load release terkait dengan dokumen-dokumen yang diberikan ke Komisi IX DPR.

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul Vaksin Meningitis Langka, DPR: Pemerintah Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab!

 

 

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE news Hakim Wahyu Dilaporkan ke KY karena Sebut Kuat Ma'ruf Bohong, Buta dan Tuli 3 menit yang lalu

HEADLINE news Kerja Cepat, 5.000 Personel Gabungan Bersihkan Puing-puing Dampak Gempa Cianjur 13 menit yang lalu

HEADLINE news Wapres Ma'ruf Amin akan Berikan Ular-ular di Pernikahan Kaesang-Erina 41 menit yang lalu

HEADLINE news Jadi Saksi Pernikahan Kaesang-Erina, Menteri Basuki Berangkat ke Jogja Hari Ini 59 menit yang lalu

HEADLINE news Mendagri Resmikan Papua Barat Daya Menjadi Provinsi ke-38 1 jam yang lalu

HEADLINE news Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut pada Anak Gugat Kemenkes & BPOM ke Pengadilan 1 jam yang lalu

HEADLINE news 2 Hakim Agung Ditangkap, Ketua Mahkamah Agung: Kami Hormati Tindakan Hukum KPK 2 jam yang lalu

HEADLINE news Kejagung Hentikan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan 2 jam yang lalu

HEADLINE news Mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Terima Penghargaan Antikorupsi dari Qatar 3 jam yang lalu

HEADLINE news Kasus Korupsi Jiwasraya: Kejagung Sita Aset Benny Tjokro Seluas 33,9 Hektare 3 jam yang lalu

HEADLINE news Poltracking: Kepuasan Terhadap Pemerintahan Jokowi Melesat Jadi 73,2 Persen 5 jam yang lalu

HEADLINE news Korsleting, Dugaan Penyebab Kebakaran Gedung Kemenkumham 6 jam yang lalu

HEADLINE news Sempat Vakum, Pameran Fotografi Ujian Akhir Semester di UNS Solo Digelar Lagi 7 jam yang lalu

HEADLINE news Polemik UU KUHP, Asita: Tak Ada Pembatalan Massal Wisatawan ke Bali 14 jam yang lalu

HEADLINE news Polemik UU KUHP, Australia Ingatkan Warganya Hati-hati di Indonesia 15 jam yang lalu