UTP Solo Sabet Emas Pomprov di Anggar dan Tarung Drajad
Atlet anggar UTP Solo, Yusuf Aprilian (dua dari kanan), meraih medali emas di ajang ekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Jateng 2019 cabang olahraga (cabor) anggar. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO - Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo meraih sukses di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Jateng 2019 cabang olahraga (cabor) anggar yang digelar di kampus tersebut, Sabtu-Minggu (20-21/7/2019). UTP meraih dua emas dan satu perak.

Emas pertama diraih Yusuf Aprilian yang turun di kategori floret putra. Ia mengalahkan sesame atlet UTP Hasyim Ashdam di babak final, Minggu. Kesuksesan yang sama diraih atlet anggar UTP yang turun di kategori sabel perorangan putri , Dinda Dwi A. Ia meraih emas setelah mengalahkan atlet anggar UNS, Adira Kurniawati pada babak final.

Pembina anggar UTP, Nuruddin, mengatakan keberhasilan itu diraih berdasarkan latihan dan persiapan yang lama. Ia langsung menargetkan mampu meraih emas di ajang Pomnas 2019. “Karena memang kami di tingkat ASEAN pernah mendapatkan satu perak dan satu perunggu. Apalagi atlet putri kami juga atlet tim PON Jawa Tengah. Ia meraih medali perunggu di Porprov 2018,” ujarnya melalui rilis yang diterima Solopos.com, Senin (22/7/2019).

Menurutnya, beberapa atlet anggar senior UTP memang sudah lulus. Tetapi mereka memiliki pengganti yang diharapkan memiliki kemampuan sepadan untuk mempertahankan tradisi bagi UTP sebagai juara Jateng dan masuk di jajaran nasional dan bahkan internasional.

Selain itu, satu atlet bela diri tarung drajad UTP Solo juga meraih medali emas dalam kejuaraan tarung drajad Pomprov 2019 di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Sabtu. Atlet bernama Jumarti tersebut meraih emas di kelas berat badan 45,1-50 kg putri.

Jumarti meraih juara dengan skor telak 3-0 atas lawannya, Hilda, yang berasal dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) di partai final. Meski demikian, satu-satunya atlet UTP yang turun ke Pomprov itu belum mendapat jaminan mewakili Jawa Tengah ke ajang Pomnas 2019. “Masih ada seleksi lagi oleh pelatih Jateng yang akan dilakukan bulan depan,” ujarnya .

Jumarti mengungkapkan akan terus berlatih agar lolos seleksi dan bisa melenggang ke Pomnas 2019. Ia optimistis mimpinya tersebut akan menjadi kenyataan. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom