UTANG INDONESIA : Utang dari Bank Dunia, Ini Peruntukannya

UTANG INDONESIA : Utang dari Bank Dunia, Ini Peruntukannya

SOLOPOS.COM - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro (JIBI/Solopos/Antara)

Utang Indonesia bertambah dengan adanya utang dari Bank Dunia.

Solopos.com, JAKARTA -- Dalam pertemuan dengan Presiden World Bank Group (Kelompok Bank Dunia), Jim Yong Kim, Presiden Jokowi menetapkan tiga sektor kerjasama dengan Bank Dunia, yakni kesehatan, peningkatan iklim investasi, dan pariwisata.

Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan Bank Dunia merupakan mitra pemerintah Indonesia. Untuk membuat kemitraan semakin fokus, Presiden Joko Widodo menetapkan sejumlah bidang yang menjadi konsentrasi. Baca: Indonesia Tawarkan Utang US$12 miliar.

"Untuk kemitraan ke depan, Presiden sudah memberikan arahan, kita akan fokus pada tiga bidang," ujar Bambang Brodjonegoro di Kantor Presiden, Rabu (20/5/2015).

Bambang Brodjonegoro memaparkan tiga bidang tersebut, yakni kesehatan, perbaikan iklim investasi, dan peningkatan pariwisata. Bidang kesehatan, lanjutnya, fokus pada kesehatan ibu melahirkan dan gizi balita.

"Yang kedua, perbaikan izin usaha di Indonesia, khususnya kemudahan berbisnis dan melakukan investasi di Indonesia," imbuh Bambang.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mengarahkan utang Bank Dunia untuk mendanai proyek pengembangan pariwisata. Pasalnya, pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 12 juta-15 juta orang pada tahun ini dan meningkat menjadi 20 juta orang pada 2019.

"Bank Dunia kebetulan sejalan dengan Bapak Presiden dalam konteks bagaimana mendatangkan wisatawan dalam jumlah yang lebih besar ke Indonesia dan ujungnya akan bisa menolong perekonomian kita secara makro," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Kelompok Bank Dunia Jim Yong Kim berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama pembangunan dan pembiayaan dengan pemerintah Indonesia. Komitmen pembiayaan yang ditawarkan bahkan mencapai US$12 miliar.

"Saya menawarkan kepada Presiden Widodo US$12 miliar dalam 3-4 tahun ke depan untuk mendukung investasi besar, baik fisik maupun SDM. Kami diskusikan tidak hanya kesehatan, investasi, dan pariwisata, tetapi juga area infrastruktur dasar, seperti energi, jalan, dan pelabuhan," tuturnya.

Berdasarkan data Profil Utang Pemerintah Pusat Kementerian Keuangan, pemerintah meminjam US$428,88 juta atau Rp5,36 triliun kepada Bank Dunia untuk menutup defisit APBN-P 2015. Dari jumlah tersebut, realisasinya hingga Maret 2015 baru sebesar Rp620,66 miliar.

Adapun outstanding utang pemerintah Indonesia kepada Bank Dunia hingga Maret 2015 mencapai Rp182,81 triliun. Utang ke Bank Dunia naik lebih dari Rp80 triliun dibandingkan posisi pada 2010 yang nilainya tercatat sebesar Rp102,23 triliun.

Berita Terkait

Berita Terkini

H+1 Lebaran Jalanan Wonogiri Kok Ramai, Ternyata Ini Alasannya

Arus lalu lintas di Wonogiri pada H+1 Lebaran atau hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) terpantau ramai lancar. Banyak warga yang berwisata maupun bersilaturahmi.

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.