Utamakan Keamanan Data, BRI Apresiasi Pengesahan UU Perlindungan Data Pribadi

Untuk menjamin perlindungan data pribadi sekitar 30% dari IT spending di BRI dialokasikan untuk IT security.

 Direktur Digital dan IT BRI Arga M. Nugraha.

SOLOPOS.COM - Direktur Digital dan IT BRI Arga M. Nugraha.

Solopos.com, JAKARTA — Disahkannya Undang-Undang (UU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) oleh DPR pada Selasa (20/9/2022) diapresiasi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Pengesahan UU PDP menjadi momentum yang baik bagi BRI untuk semakin memperkuat aspek pengamanan data pribadi.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Direktur Digital dan IT BRI Arga M. Nugraha menyambut baik kehadiran regulasi tersebut sebagai upaya penguatan regulasi aspek keamanan data.

Hal tersebut juga diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap berbagai layanan keuangan, khususnya di BRI.

Terkait dengan keamanan data pribadi nasabah, Arga menjelaskan bahwa keamanan data merupakan aspek yang sangat penting bagi BRI karena hal tersebut merupakan sebuah amanah yang dipercayakan oleh nasabah BRI.

Untuk mendukung hal tersebut, BRI mengambil langkah-langkah untuk memastikan keamanan data pribadi nasabah. Hal ini mengacu peraturan pemerintah dan regulator seperti kerahasiaan privasi data nasabah yang diatur dalam POJK Nomor 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen di Jasa Keuangan (yang disempurnakan dengan POJK Nomor 31/POJK.07/2020 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Konsumen dan Pelayanan Publik di Jasa Keuangan) dan SEOJK Nomor 14/SEOJK.07/2014 tentang Kerahasiaan dan Keamanan Data dan/atau Informasi Pribadi Konsumen, serta pemberlakukan UU PDP (Undang-undang Perlindungan Data Pribadi) yang baru saja disahkan.

Baca Juga: Dukung Kemudahan Investasi, BRI Hadirkan Fitur Pembelian SBN di BRImo

“Amanah dan regulasi tersebut kami terjemahkan menjadi tindakan konkrit dalam memastikan keamanan data nasabah. Antara lain penerbitan kebijakan internal, termasuk kewajiban dan sanksi bagi pekerja serta para partner dan vendor dalam menjaga data, juga pembentukan organ CISO [Chief Information Security Officer},” papar Arga.

“Selain itu kami juga melakukan penguatan dari sisi perangkat keamanan jaringan dan penggunaan teknologi seperti Data Loss Prevention (DLP). Network security assessment dan penetration testing juga selalu kami lakukan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan,” jelas Arga.

Agra menambahkan bahwa satu hal yang juga dikedepankan adalah kolaborasi antar institusi, termasuk juga regulator lintas-industri, untuk melakukan pertukaran pengetahuan serta informasi modus kejahatan dan serangan siber dan juga untuk edukasi masyarakat.

“Ini perlu kita lakukan agar manfaat penguatan ketahanan secara sistemik diperoleh oleh seluruh industri. Kejahatan siber sudah dilakukan secara kolektif dan terorganisasi, sudah sewajarnya kita melakukan hal serupa sebagai bagian dari defensive measures industri jasa keuangan,” ungkapnya.

Baca Juga: BRI Kolaborasi dengan Smesco Indonesia Hadirkan Growpreneur

Terkait dengan pengembangan IT yang di dalamnya termasuk pengembangan aspek keamanan data nasabah, pihaknya juga menjelaskan bahwa BRI akan mengeluarkan biaya yang cukup dan memadai untuk melakukan pengamanan teknologi digitalnya.

“Ini kami kaitkan juga dengan profil risiko kami serta profil risiko nasabah agar mendapatkan cost effectiveness-nya. Sebagai rule-of-thumb, common practice-nya adalah sekitar 30% dari IT spending dialokasikan untuk IT security.”

Di samping itu, Arga menyatakan BRI juga secara proaktif konsisten melakukan edukasi pengamanan data pribadi kepada Insan BRILian (Pekerja BRI) dan masyarakat.

Baca Juga: Punya Fitur Lengkap, Nilai Transaksi BRImo Tembus Rp1.567 Triliun

“BRI juga terus melakukan edukasi kepada pekerja dan nasabah BRI mengenai pengamanan data perbankan nasabah serta cara melakukan transaksi yang aman. Edukasi tersebut dilakukan melalui berbagai media, antara lain melalui media sosial resmi BRI dan media massa, serta edukasi kepada nasabah saat nasabah datang ke Unit Kerja BRI,” pungkasnya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Penumpang Saat Nataru Bisa Capai 3,62 Juta Orang, Baru 367 Pesawat Serviceable

      Kemenhub mencatat jumlah pesawat yang siap dan dinyatakan laik terbang untuk melayani perjalanan masyarakat pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mencapai 367 unit.

      Tidak Kantongi Izin OJK, Bank Emas Terancam Denda Rp600 Miliar

      Lembaga jasa keuangan (LJK) yang melayani kegiatan usaha bank bullion atau bank emas tanpa restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat dikenai sanksi pidana hingga sanksi denda hingga Rp600 miliar.

      Inflasi Berpotensi Melambat pada Januari 2023, namun Kenaikan Diwaspadai

      Responden Survei Penjualan Eceran oleh Bank Indonesia meyakini akan terjadi penurunan laju inflasi pada Januari 2023. Namun, tetap terdapat kekhawatiran kenaikan setelahnya.

      Bakal Diawasi OJK, Begini Tanggapan Asosiasi Pedagang Kripto

      Tugas pengaturan dan pengawasan terhadap aset kripto akan dialihkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti diamanatkan Rancangan Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU PPSK) atau omnibus law keuangan.

      Siap-Siap, Kegiatan Usaha Bank Emas Tanpa Izin OJK Bisa Terancam Pidana

      Lembaga jasa keuangan (LJK) yang melakukan kegiatan usaha bank bullion atau bank emas tanpa restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat dikenai sanksi pidana.

      Isu Ketahanan Pangan Penting untuk Perekonomian Jateng ke Depan

      Selain potensi risiko global, potensi risiko domestic juga harus mendapat perhatian untuk perekonomian ke depan, termasuk untuk wilayah Jawa Tengah (Jateng).

      OJK Bakal Awasi Pasar Kripto, Ini Dampaknya Menurut Pengamat

      Berpindahnya fungsi pengaturan dan pengawasan terhadap aset kripto ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Rancangan Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU PPSK) dinilai akan berimbas positif terhadap perkembangan instrumen tersebut di Indonesia.

      Tambang Batu Bara di Sawahlunto Meledak, ESDM Selidiki Penyebabnya

      Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih menyelidiki penyebab meledaknya tambang batu bara di Sawahlunto, Sumatra Barat pada Jumat (9/12/2022) pagi.

      Kepanjangan BPR Diubah Jadi Bank Perekonomian Rakyat, Ini Kata Sri Mulyani

      Berdasarkan Rancangan Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU PPSK) atau Omnibus Law Keuangan, nama Bank Perkreditan Rakyat (BPR) diubah menjadi Bank Perekonomian Rakyat.

      Unik! Ada Pohon Natal Terbuat dari Produk UMKM di Harris Pop! Hotel Solo

      Harris Pop! Hotel Solo mendirikan tiga pohon natal dengan konsep unik untuk menyambut perayaan natal tahun 2022.

      Apartemen Meikarta Kembali Bermasalah, Pengembang Buka Suara

      PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) selaku pengembang Apartemen Meikarta yang dianggap bermasalah oleh konsumen akhirnya buka suara.

      OJK Terbitkan Ketentuan Batas Maksimum Pemberian Kredit BPR dan BPRS

      OJK menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/2022 tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit BPR dan Batas Maksimum Penyaluran Dana BPRS.

      Jelang Akhir Tahun Harga Pangan Cenderung Naik, Minyak dan Gula Pasir Melejit

      Harga sejumlah komoditas pangan terpantau naik pada Jumat (9/12/2022) hari ini, terutama untuk minyak goreng dan gula pasir.

      Proyek Meikarta Diduga Bermasalah, Ratusan Konsumen Tuntut Pengembalian Dana

      Proyek apartemen Meikarta yang dibangun oleh PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) diduga bermasalah.

      Melejit Jelang Akhir Pekan! Cek Harga Emas Pegadaian, Jumat 9 Desember 2022

      Harga emas yang dijual di Pegadaian Rabu (6/12/2022) hari ini, terpantau turun untuk Antam dan cetakan UBS.