Bareskrim Polri Usut Investasi Batu Bara Yusuf Mansur, 4 Investor Diperiksa

Bareskrim Mabes Polri memanggil 10 orang investor batu bara Yusuf Mansur untuk dimintai keterangan pada Rabu (28/8/2022).

 Ustaz Yusuf Mansur akan menerapkan timer dalam setiap video yang diunggahnya ke internet. (Youtube Official Paytren)

SOLOPOS.COM - Ustaz Yusuf Mansur akan menerapkan timer dalam setiap video yang diunggahnya ke internet. (Youtube Official Paytren)

Solopos.com, JAKARTA — Mabes Polri menindaklanjuti laporan dugaan penggelapan uang investasi ratusan orang dalam proyek batu bara di Kalimantan Selatan dengan teradu Ustaz Yusuf Mansur dan kawan-kawan.

Bareskrim Mabes Polri memanggil 10 orang investor batu bara Yusuf Mansur untuk dimintai keterangan pada Rabu (28/8/2022).

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Dari 10 orang yang dipanggil baru empat orang yang datang dan memberikan keterangan. Salah satu yang datang adalah Zaini Mustofa, pengacara asal Kota Bogor, Jawa Barat yang kehilangan uang Rp80 juta pada tahun 2009.

surat panggilan bareskrim polri
Surat panggilan dari Bareskrim Polri untuk Zaini Mustofa, salah satu investor batu bara Ustaz Yusuf Mansur di Kalimantan Selatan yang bermasalah, pada 2009 silam. (Istimewa)

“Iya benar, kemarin saya memenuhi undangan dari Bareskrim Mabes Polri, berkaitan dengan investasi batu barat Jabal Nur yang pesertanya adalah jemaah Masjid Darussalam Kota Wisata Bogor. Surat pengaduan saya tanggal 1 Maret 2022, mengadukan BMT Darussalam Madani dan PT Adi Partner perkasa yang di dalamnya Yusuf Mansur menghimpun dana masyarakat diduga keras tanpa izin kepada instansi yang berwenang, sehingga tindakan menghimpun dana secara ilegal,” ujar Zaini Mustofa saat dimintai konfirmasi Solopos.com, Kamis (29/9/2022).

Baca Juga: Yusuf Mansur Jual Rumah, Orang Dekat: Ustaz Tidak Bangkrut!

Zaini menjelaskan, pada 1 Maret 2022 lalu dirinya mengadukan permasalahan yang menimpa dirinya dan ratusan investor batu bara lainnya kepada sembilan pihak.

Masing-masing Menteri Hukum dan HAM, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, PPATK, Kapolri, Jaksa Agung dan Ketua KPK.

Dari sembilan pihak tersebut yang merespons baru Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga: Investasi Yusuf Mansur: Berharap Berkah Berbuah Musibah?

Kapolri memerintahkan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri untuk menindaklanjuti pengaduan Zaini Mustofa dkk.

Zaini dan sembilan rekannya diagendakan diperiksa penyidik Subdit V Dittipideksus Bareskrim Polri.

Ia mendapat surat panggilan bernomor B/6713/IX/Res.1.11/2022/Dittipideksus yang ditandatangani Kasubdit V Kombes Pol Ma’mun, SIK.

Baca Juga: Yusuf Mansur: Terima Kasih Majelis Hakim PN Tangerang

Dalam surat tersebut tercantum bahwa Subdit V Dittipideksus Bareskrim Polri sedang memeriksa kasus dugaan penghimpunan dana masyarakat dalam bentuk simpanan tanpa izin dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga lainnya sehingga terindikasi ada unsur penipuan atau penggelapan.

“Saya ceritakan ceritakan kronologinya dari A sampai Z, peran Yusuf Mansur apa, peran direkturnya Adiansyah apa, BMT perannya apa. Ini statusnya masih penyelidikan tapi saya acungi jempol untk Mabes Polri karena menindaklanjuti surat saya pada bulan Maret 2022 lalu,” ujar Zaini Mustofa.

Baca Juga: Rumah Digeruduk, Ini Tanggapan Yusuf Mansur dari Yaman

Hingga berita ini diturunkan belum diperoleh konfirmasi dari Yusuf Mansur. Pertanyaan yang dikirim Solopos.com melalui pesan Whatsapp belum mendapat tanggapan.

Namun dalam klarifikasinya di kanal Youtube Daqu Channel beberapa waktu lalu, Ustaz Yusuf Mansur mengaku sudah mengeluarkan uang lebih dari Rp23 miliar untuk mengembalikan uang milik ratusan investor proyek batu bara di Kalimantan Selatan.

Para investor kebanyakan adalah jemaah Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur, Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Cerita Yusuf Mansur Dilaporkan ke Mabes Polri lalu Kembalikan Uang

“Soal batu bara saya dibilang nipu, kagak. Dari dulu malah saya ngalah mulu, ikut ganti ikut bayar beberapa orang, malah ada satu orang Rp23 miliar itu. Saya juga gak tahu dapat duit dari mana itu bisa ganti,” ujar Yusuf Mansur sebagaimana dikutip Solopos.com, Kamis (13/1/2022).

Yusuf Mansur menegaskan dirinya bukan penipu. Ia hanyalah seorang ustaz yang mengajarkan ilmu sedekah sekaligus mengajak berinvestasi untuk aset manajemen syariah demi kepentingan umat.

Dai kondang itu sebenarnya mempersilakan kepada siapapun yang merasa ia rugikan untuk datang ke rumahnya di Cipondoh, Tangerang, Banten untuk menyelesaikan semua urusan.

Baca Juga: Lagi, Yusuf Mansur Ancam Laporkan Pemfitnah Dirinya ke Polisi

Namun, kata dia, karena masalah berkembang ke mana-mana dirinya merasa lebih baik diselesaikan secara hukum.

“Belum yang lain-lain itu, yang nyelonong ke rumah saya, kalau sekarang mah enggak. Kalau sekarang ada yang mau mempermasalahkan ke polisi aja udah, buktiin di sono aja udah. Selama ini juga ke polisi melulu, pakai pengacara melulu ya gak apa-apa,” tandasnya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Wow! Mentalis Deddy Corbuzier Kini Berpangkat Letkol Tituler TNI AD

      Pemerintah melalui Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memberi pangkat Letkol Tituler TNI AD kepada Deddy Corbuzier, Jumat (9/12/2022).

      Pernikahan Penghayat Kepercayaan Diakui, Islam Serukan Pentingnya Toleransi

      Menurut Kiai Afifuddin, sikap tasamuh atau toleransi menjadi kunci bagi terciptanya kesejukan antarumat beragama.

      Wahyu Iman Santoso, Mantan Hakim PN Karanganyar yang Pimpin Sidang Sambo

      Wahyu Iman yang berusia 46 tahun kini menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

      Profil Wahyu Iman Santoso, Hakim Kasus Ferdy Sambo yang Dilaporkan ke KY

      Wahyu Iman yang berusia 46 tahun kini menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

      Ini Kronologi Tambang Batu Bara di Sawahlunto Meledak

      Polisi menyampaikan kronologi kejadian tambang di Sawahlunto, Sumatera Barat yang meledak pada Jumat (9/12/2022) pukul 09.00 WIB.

      Keceplosan, Ferdy Sambo Mengaku Menembak Punggung Brigadir Yosua

      Momentum saat Sambo keceplosan ikut menembak Yosua itu terjadi ketika jaksa penuntut umum menunjukkan sejumlah barang bukti ke depan majelis hakim.

      Tambang di Sawahlunto Meledak, Ini Identitas 9 Orang yang Meninggal

      Polisi menyebut sembilan orang meninggal diduga akibat gas metan yang meledak di area tambang milik PT Nusa Alam Lestari (NAL), Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Jumat (9/12/2022).

      Mengaku Cemburu, Suami Bunuh Istri Siri yang Hamil Lima Bulan

      Motif tindakan suami membunuh istri siri yang sedang hamil itu karena cemburu sang istri punya pria idaman lain (PIL).

      Kasus Jasad Mengering Kalideres Disetop, Polisi: Sekeluarga Meninggal Wajar

      Polisi menyebut tidak adanya indikasi bunuh diri maupun pembunuhan dalam kasus kematian empat orang satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat tersebut.

      Kematian Keluarga Kalideres, Polisi: Tidak Ada Indikasi Bunuh Diri & Pembunuhan

      Polisi menyebut tidak ada tindak pidana dalam kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat.

      Hakim Wahyu Dilaporkan Kuat Ma'ruf, KY: Sidang Kasus Yosua Jalan Terus

      Pernyataan Kuat Ma'ruf bohong, buta dan tuli yang disiarkan secara langsung oleh sejumlah televisi nasional itu dinilai tendensius sehingga membentuk persepsi negatif di masyarakat.

      Pascateror Bom Bunuh Diri, Polsek Astanaanyar Banjir Karangan Bunga

      Sejumlah karangan bunga dari berbagai elemen masyarakat mulai membanjiri halaman Mapolsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (9/12/2022).

      Hakim Wahyu Dilaporkan ke KY karena Sebut Kuat Ma'ruf Bohong, Buta dan Tuli

      Pernyataan Kuat Ma'ruf bohong, buta dan tuli yang disiarkan secara langsung oleh sejumlah televisi nasional itu dinilai tendensius sehingga membentuk persepsi negatif di masyarakat.

      Kerja Cepat, 5.000 Personel Gabungan Bersihkan Puing-puing Dampak Gempa Cianjur

      Sebanyak 5.000 orang personel gabungan membantu membersihkan puing dan material rumah yang rusak akibat gempa magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

      Wapres Ma'ruf Amin akan Berikan Ular-ular di Pernikahan Kaesang-Erina

      Wapres Ma'ruf Amin akan memberikan nasihat pernikahan atau ular-ular kepada kedua mempelai, Kaesang Pangarep-Erina Sofia Gudono.

      Jadi Saksi Pernikahan Kaesang-Erina, Menteri Basuki Berangkat ke Jogja Hari Ini

      Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, berangkat ke Yogyakarta pada Jumat (9/12/2022) pukul 14.00 WIB untuk melakukan persiapan pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono pada Sabtu (10/12/2022).