Tutup Iklan

Usung VV-Co, Mahasiswa Politeknik Indonusa Raih Medali Emas di Kroasia

Mengusung teknologi VV-Co, tim yang terdiri dari Wachid Yahya, Tri Novanda, Yoga Dwi Margiono, Ariffai Eki Anggoro, dan Adimas Maditra Permana berhasil meraih medali emas.

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO — Mahasiswa D3 Teknologi Otomotif Politeknik Indonusa Surakarta kembali meraih medali emas dalam ajang Croatia International Invention (Inova) 2021 yang digelar oleh Croatian Association of Inventors pada 13- 16 Oktober 2021 di Zagreb Kroasia.

Dengan mengusung teknologi Vehicle Voice Control (VV-Co), tim yang digawangi oleh Wachid Yahya dengan anggota yaitu Tri Novanda, Yoga Dwi Margiono, Ariffai Eki Anggoro, dan Adimas Maditra Permana berhasil membawa pulang medali emas di ajang kompetisi internasional tersebut.

VV-Co adalah alat yang dirancang untuk memberikan kemudahan dalam mengoperasikan mobil hanya dengan satu klik melalui smartphone mampu mengoperasikan mobil dari jarak tertentu. Dengan berbasis wifi, bluethooth dan suara, alat ini mampu bekerja untuk menghidupkan mesin mobil, membuka pintu, membuka jendela mobil, termasuk menyalakan air conditioner sehingga saat masuk ke dalam mobil sudah terasa nyaman karena udara panas dalam mobil sudah digantikan.

Baca juga: Gaya Work From Home Politeknik Indonusa Surakarta: Rapat Online Sambil Berjemur

Manfaat lain yang diberikan VV-Co yaitu mobil tetap aman saat Anda kehilangan atau lupa meletakkan kunci mobil. Cukup dengan membuka aplikasi Android dari smartphone dan memasukkan perintah dengan suara maka mobil siap digunakan.

“Melalui prestasi ini kami berharap menjadi semangat untuk terus berkarya tidak hanya di kancah nasional, tetapi prestasi internasional sesuai dengan apa yang dituangkan dalam visi Politeknik Indonusa Surakarta,” urai Eni Lestari, S.I.Kom, selaku Humas dan Publikasi Politeknik Indonusa Surakarta, dalam siaran pers, Senin (25/10/2021).

Dia menjelaskan visi tersebut yaitu Menjadi Pusat Pendidikan Vokasi Unggulan dalam Menyediakan Sumber Daya Profesional di Tingkat Global Pada Tahun 2027.

“Semoga prestasi ini segera diikuti oleh program studi lainnya seperti D3 Farmasi, D3 Sistem Informasi, D3 Komunikasi, D3 Perhotelan dan S1 terapan Manajemen Informasi Kesehatan,” harapnya.

Baca juga: Richard Kyle Beri Motivasi Mahasiswa Baru Politeknik Indonusa


Berita Terkait

Berita Terkini

Bertambah 4 Jenazah, Korban Erupsi Semeru 43 Orang

Pencarian korban serta pembersihan lokasi yang dilakukan sejak pukul 05.30 WIB itu sempat dihentikan sementara setelah terpantau awan hitam pekat dan mendung di sekitar Dusun Curah Kobokan.

Playoff USW Championship Season 2 Dimulai

Turnamen e-sports antartim kampus se-Indonesia, Unity Student Warchief Championship Season 2, memasuki babak akhir mulai Kamis (9/12/2021).

Ini Tampang Guru Cabul Perkosa 13 Santri hingga Lahirkan 9 Anak

Inilah tampang Herry Wirawan, guru cabul yang tega memperkosa 13 santri di Bandung hingga melahirkan sembilan anak.

Hindari Banjir Lahar, Posko Induk Tim SAR Dipindah dari Sumberwuluh

Banjir lahar dingin menerjang Desa Sumber Wuluh dan mengakibatkan rumah-rumah warga terendam pasir hingga nyaris seatap rumah.

Erupsi Semeru Dikaitkan Ramalan Jayabaya, Ini Penjelasan BPBD

Aktivitas vulkanik di Gunung Semeru yang menyebabkan guguran awan panas dan dikira erupsi dikaitkan dengan Ramalan Jayabaya.

+ PLUS Setop Kriminalisasi dan Kekerasan Terhadap Pembela HAM!

Serangan kepada pembela HAM kian meningkat setiap tahun. Peningkatan itu mencakup jumlah maupun ragam kekerasannya.

Ribuan Hektare Lahan Rusak Akibat Erupsi Semeru, Jadi Lautan Abu

Ribuan hektare lahan terdampak erupsi Gunung Semeru yang kini berubah menjadi lautan abu.

Jokowi Disebut Bakal Jadi King Maker dalam Pilpres 2024

Tiga partai politik (parpol) penghuni Senayan diprediksi menjadi penentu dalam pertarungan Pemilu Presiden dan Wapres (Pilpres) tahun 2024.

Ridwan Kamil Blak-blakan Cari Parpol untuk Maju Pilgub dan Pilpres

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, mengaku sedang mencari parpol sebagai kendaraan untuk maju kembali dalam Pilgub Jawa Barat (Jabar) maupun Pilpres 2024.

Kenapa Presiden Indonesia Selalu dari Jawa? Ini Sebabnya

Selama 76 tahun berdiri, Indonesia  telah dipimpin oleh tujuh presiden yang kebanyakan berasal dari Suku Jawa. Apakah memang presiden harus dari Jawa?

Jeff Smith Ditangkap Lagi, Polisi Sebut Kemungkinan Hukuman Lebih Berat

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Endra Zulpan, menyebut kemungkinan Jeff Smith mendapatkan hukuman lebih berat karena pernah terjerat kasus serupa.

+ PLUS Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

Sekolah informal seperti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu akan semakin mengadopsi sistem daring. Penyelenggara edtech akan lebih untung jika masuk pasar kursus dan berbagai jasa pelatihan.

Kisah Ali Nguli Pasir Demi Sesuap Nasi, Hilang Ditelan Erupsi Semeru

Kisah tragis tentang Ali, seorang kuli penambangan pasir yang hilang diduga tertimbun awan panas erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021).

Jokowi Singgung Tuntutan Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri, Ada Apa?

Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi menyinggung tuntutan hukuman mati terhadap terdakwa kasus korupsi PT Asabri.

Orang Suku Jawa Mudah Diterima, Ini Alasannya!

Jumlah populasi Suku Jawa yang cukup signifikan di berbagai daerah di Indonesia ini menjadi bukti bahwa Suku Jawa adalah kelompok masyarakat yang paling mudah diterima.

Olaf Scholz Resmi Dilantik Jadi Kanselir Jerman Gantikan Angela Merkel

Olaf Scholz resmi dilantik sebagai Kanselir baru Jerman pada Rabu (8/12/2021), mengakhiri empat masa jabatan Angela Merkel di pucuk pimpinan negara tersebut.