Usulan Formasi CASN Solo 2019 Dikurangi Jadi 500 Lowongan, Ini Sebabnya

Usulan perekrutan 1.700an calon aparatur sipil negara (CASN) untuk Kota Solo tahun 2019 ini direvisi menjadi hanya 500an lowongan. Revisi usulan itu diajukan Pemerintah Kota Solo kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Senin (5/8/2019).

Usulan Formasi CASN Solo 2019 Dikurangi Jadi 500 Lowongan, Ini Sebabnya

SOLOPOS.COM - Ilustrasi tes CAT CPNS (Setkab.go.id)

Solopos.com, SOLO — Usulan perekrutan 1.700an calon aparatur sipil negara (CASN) untuk Kota Solo tahun 2019 ini direvisi menjadi hanya 500an lowongan. Revisi usulan itu diajukan Pemerintah Kota Solo kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Senin (5/8/2019).

Perinciannya 500an formasi itu terdiri dari 30 persen CASN dan 70 persen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kepala Badan Pendidikan Kepegawaian Pendidikan dan Daerah (BKPPD) Kota Solo, Rakhmat Sutomo, mengatakan alasan revisi salah satunya untuk menyesuaikan kemampuan keuangan Pemkot dalam menggaji pegawai.

“Usulan rekrutmen diturunkan untuk menyesuaikan anggaran. Angka itu sama dengan jumlah pegawai yang pensiun tiap tahun. Jadi nanti kebutuhan anggarannya enggak terlalu banyak berubah,” kata dia, kepada wartawan, Rabu (7/8/2019).

Ratusan formasi tersebut terdiri dari tenaga pendidikan, kesehatan, dan pelaksana teknis di berbagai organisasi perangkat daerah. Selain rekrutmen CASN, Pemkot juga tengah memikirkan nasib 112 PPPK yang rampung diseleksi awal tahun ini.

Badan Kepegawaian Nasional (BKN) belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) sehingga belum ada kepastian hukum, termasuk penggajian.

“Seluruh pemerintah daerah di Indonesia juga sama. Belum ada regulasi soal siapa yang bertugas membayar gaji pegawai. Dulu di perencanaan APBD sudah ada (anggaran gaji PPPK). Tapi karena enggak ada surat perintah siapa yang membayar akhirnya DPRD enggak berani mengeluarkan. Mereka juga belum bekerja hingga saat ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan jumlah ASN ideal di Kota Bengawan seharusnya berada di angka 8.000an, namun saat ini hanya sekitar 6.000an.

Jumlah itu termasuk tenaga pendidik SD/SMP, serta tenaga kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Rudy juga meminta rekruitmen CASN dilakukan mandiri oleh daerah. 

Berita Terkait

Berita Terkini

Kenapa Sikat Gigi Harus Dibuang Setelah Sembuh dari Covid-19?

Setelah sembuh dari Covid-19, satu hal penting yang harus dilakukan adalah membuang sikat gigi yang digunakan saat isoman.

Testing dan Tracing Jateng Tak Penuhi Target PPKM

Jumlah testing Covid-19 di Jateng sudah cukup tinggi, 150.000 orang per pekan, namun belum memenuhi target yang ditetapkan Inmendagri.

Geger Foto Wali Kota Tanjungpinang Berdua dengan Cowok di Hotel

Foto Rahma tengah duduk berduaan dengan seorang pria di atas kasus kamar hotel belakangan heboh di jagat media sosial.

Seluruh Wilayah di Yogyakarta Masuk PPKM Level 4

Kegiatan nonesensial masih diwajibkan berlangsung secara virtual, aktivitas esensial diperbolehkan beroperasi sampai 50 persen.

Tekan Kematian Covid-19, Dinkes Jateng Sarankan Isolasi Terpusat

Dinkes Jateng meminta pasien Covid-19 untuk melakukan karantina di tempat-tempat isolasi terpusat yang sudah disediakan pemerintah.

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.