Ustaz Abdul Somad di Gedung KPK. (Bisnis)

Solopos.com, JAKARTA -- Ustaz Abdul Somad (UAS) mengunjungi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (18/11/2019). Penceramah kondang itu mengaku datang ke KPK untuk mengisi tausiah kepada para pegawai komisi antikorupsi dengan tema integritas.

"Saya sebagai orang dai masuk ke kantor BUMN, Kementerian, Badan Pertanahan, dan tadi pagi di Direktorat Keuangan TNI, kemudian siang ini di KPK ada tausiah. Pengajian menguatkan keyakinan apa yang kita lakukan adalah ibadah," kata UAS sebelum meninggalkan Gedung KPK.

Tema tausiahnya, kata Somad, terkait dengn integritas. Ia menyebut setiap kecurangan akan dituntut di hadapan Allah.

"Saya bercerita bagaimana dalam Islam diajarakan soal kita tidak bergerak padahal bergerak itu boleh, padahal puasa kita, tidak makan padahal makanan itu halal," kata dia.

"Karena hanya mendidik kita. Tidak ada guna ibadah kalau kita aniaya orang, kita makan haram doa tidak dikabulkan Allah. Hanya terkait hubungan kita dengan Allah habluminallah dan hablu minannas," kata Ustaz Somad menambahkan.

Prabowo Ditantang Panggil Ustaz Abdul Somad dkk Ikrar Cinta NKRI

UAS juga mengingatkan bahwa agama Islam tidak membenarkan adanya praktik suap-menyuap atau tindak pidana korupsi lainnya. Dia mengingatkan agar selalu mendekatkan diri pada Allah untuk terhindar dari perilaku tersebut.

"Islam mengatakan tidak boleh minum khomr [minuman keras], tidak pada narkoba, tidak pada sogok, tidak pada rasuah, maka mesti ada kekuatan dalam batin kita mendekat diri ke Allah," kata UAS.

UAS juga memberikan dukungan moral kepada lembaga antirasuah untuk tetap menegakkan kebenaran dan memberantas korupsi di Indonesia sesuai ajaran agama Islam untuk mencegah orang lain melakukan perbuatan dosa termasuk korupsi.

Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS, Ini 3 Alasannya Berhenti Ngantor

Ketika disinggung soal pimpinan baru KPK ke depan, dia sangat berharap agar lima pimpinan KPK periode 2019-2024 dapat amanah dalam jabatannya. Menurut UAS, segala perbuatan dalam jabatan maka suatu saat nanti akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten