Seorang calon konsumen memilih busana yang dipajang pada Pameran UMKM Gelar Produk Lokal, di Semarang, Jateng, Kamis (24/11/2016). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Usaha mikro, kecil, dan menengah Kota Semarang didorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) setempat bersaing di pasar global.

Solopos.com, SEMARANG — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) naik kelas sehingga mampu menghadapi persaingan di tingkat global.

"Selama ini yang terjadi ketika ada pameran yang berskala nasional bahkan internasional, hanya UMKM itu itu saja yang dilibatkan, itulah mengapa UMKM sulit naik kelas," kata Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrasmara di Semarang, Rabu (18/1/2017).

Padahal, menurut dia, jumlah UMKM di Kota Semarang sangat banyak. Bahkan yang khusus dibina oleh Kadin mencapai 11.700 UMKM. "Dengan kondisi seperti ini, UMKM yang ada di grade A akan terus berada di level itu karena pasarnya semakin luas, sedangkan yang ada di grade B dan C sulit berkembang," katanya.

Arnaz mengakui dari sisi eksternal kondisi ekonomi pada saat ini kurang mendukung sektor industri di dalam negeri, salah satunya adalah karena masih menurunnya permintaan ekspor dari pasar luar negeri. Terkait hal itu, Arnaz berharap para pelaku UMKM tidak banyak mengeluh tetapi lebih banyak mencari solusi dengan difasilitasi oleh pemerintah, salah satunya adalah bagaimana meningkatkan kualitas produk dengan didukung kemudahan perizinan dari pemerintah.

Dalam hal ini, menurut dia, pemerintah juga harus memperhatikan infrastruktur khususnya yang berhubungan dengan kemudahan operasional industri maupun UMKM. "Selama upaya ini on the track, jangankan pertumbuhan ekonomi 5,3%, untuk realisasi pertumbuhan ekonomi 7% pun bisa kita raih," katanya.

Di sisi lain, jika pemerintah memberikan semakin banyak kemudahan, Arnaz optimistis jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah Kota Semarang akan semakin banyak. Pada tahun ini, UMKM ditargetkan Kadin Kota Semarang tumbuh sebesar 2%.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten