USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH : 10 UMKM Pamer Produk di Stasiun Tawang
Stasiun Tawang, Kota Semarang. (Flickr.com)

Usaha mikro, kecil, dan menengah bisa memamerkan produk di Stasiun Tawang.

Solopos.com, SEMARANG — Sebanyak 10 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi mitra binaan PT KAI Daops IV Semarang menggelar pameran produk di Stasiun Tawang, Semarang. "Kami memiliki mitra binaan yang dikelola sebagai bagian CSR [corporate social responsibility]," kata Kepala PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops IV Semarang Wiwik Widayanti di Semarang, Rabu (28/12/2016).

Hal tersebut diungkapkannya seusai membuka Pameran dan Bazar UMKM Mitra Binaan PT KAI Daops IV Semarang di Stasiun Tawang yang berlangsung mulai 28 Desember 2016 hingga 12 Januari 2017.

Menurut dia, berbagai bantuan diberikan terhadap UMKM sebagai bentuk kemitraan, termasuk akses permodalan dan pada kesempatan ini mereka diberi ruang untuk memamerkan produk. "Kebetulan sekarang sedang masa libur Natal dan Tahun Baru. Mereka [UMKM mitra] dilibatkan untuk menyemarakkan liburan Natal dan Tahun Baru dengan membuka pameran dan bazar," katanya.

Ia menyebutkan setidaknya ada 80 mitra binaan PT KAI Daops IV Semarang, terdiri atas 42 UMKM untuk Program Kemitraan Daops IV Semarang dan 38 UMKM untuk Program Kemitraan Sinergi BUMN. Untuk Program Kemitraan Daops IV Semarang selama 2016, kata dia, telah disalurkan dana sekitar Rp1,3 miliar, sementara untuk Program Kemitraan Sinergi BUMN dikucurkan Rp1,8 miliar.

"Ada pula 12 mitra binaan untuk Program Bina Lingkungan yang telah dikucurkan dana senilai Rp212 juta sehingga total dana CSR yang telah disalurkan selama tahun ini mencapai Rp3,2 miliar," katanya.

Wiwik mengakui memang hanya 10 mitra binaan yang bisa berpartisipasi pada pameran dan bazaar di Stasiun Tawang, Semarang, itu karena keterbatasan waktu untuk mempersiapkan kegiatan. "Sebenarnya banyak sekali mitra binaan yang kami kelola, namun kali ini baru bisa ditampilkan sebanyak 10 UMKM mitra binaan karena waktunya mepet. Ini program serentak dari pusat," katanya.

Penyelenggaraan pameran dan bazar UMKM, lanjut dia, pada tahun ini juga hanya di satu lokasi, yakni Stasiun Tawang dengan pertimbangan stasiun yang memiliki jumlah penumpang paling banyak. Ke depannya, ia mengharapkan kegiatan pameran dan bazar UMKM mitra binaan PT KAI Daops IV Semarang bisa dilakukan secara rutin dan berkesinambungan dengan melibatkan seluruh mitra binaan.

"Tentunya, dengan pameran dan bazar di stasiun bisa membantu para UMKM mitra binaan memperkenalkan produk untuk mengembangkan usahanya, terutama kepada masyarakat pengguna jasa KA," pungkasnya. Kesepuluh mitra binaan itu, di antaranya Gunung Jati Busana Muslim, Diva Collection yang memproduksi tas dan aksesoris, Iwak Nyuzz yang menyajikan roti dan makanan ringan, serta Mebel Kayu yang menyajikan mebel dari sampah kayu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom