Urus Kepesertaan Pemilu, DPW Prima Sambangi Kantor KPU Jateng

PW Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) Jawa Tengah dipimpin ketuanya, Dimas Arbiansyah bersilaturahmi ke Kantor KPU Jateng

 Jajaran pengurus DPW Prima Jateng bersilaturahmi dengan KPU Jateng di Semarang, Selasa (28/9/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Jajaran pengurus DPW Prima Jateng bersilaturahmi dengan KPU Jateng di Semarang, Selasa (28/9/2021). (Istimewa)

Solopos.com, SEMARANG — Jajaran DPW Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) Jawa Tengah dipimpin ketuanya, Dimas Arbiansyah bersilaturahmi ke Kantor KPU Jateng di Semarang, Selasa (28/9/2021).

Turut serta bersama DPW Prima Jateng adalah perwakilan DPK Prima Kabupaten Kendal, Temanggung, Semarang Kota, dan Solo.

Mereka diterima Ketua KPU Jateng Yulianto Sudrajat didampingi salah satu komisioner KPU Jateng, Muslim Aisah.

Partai Baru

Prima adalah partai politik baru yang sedang menyiapkan segala prasyarat untuk bisa lolos sebagai peserta Pemilu 2024.

“Prima Jateng sebagai partai baru yang modern memiliki aplikasi pendataan keanggotaan yang modern. Di mana aplikasi Prima bisa didownload secara bebas melalui Play Store. Aplikasi PRIMA sudah disesuaikan dengan ketentuan pendataan Sipol KPU sehingga akan memudahkan dalam sinkronisasi data,” ujar Dimas dari rilisnya kepada , Selasa (28/9/2021).

Prima Jateng, kata Dimas, terus berbenah untuk bisa memenuhi syarat kepesertaan Pemilu di mana untuk pengurus provinsi harus memenuhi ketentuan sejumlah 75% dari keseluruhan kota dan kabupaten.

Baca Juga: Usung Kemandirian Ekonomi Bangsa, PKR Tekankan Pentingnya Strategi Jitu 

“DPW Prima Jateng telah memiliki akses di 23 kota kabupaten di Jateng. Yang sekarang ini secara serentak diarahkan untuk segera melakukan pemberitahuan kepada Kesbangpol dan berdialog dengan KPUD setempat,” lanjutnya.

Dalam diskusi dengan KPU Jateng, mereka mendapatkan penjelasan rinci tentang prasyarat kepesertaan pemilu bagi partai baru.

Hal yang ditekankan adalah tentang pendataan ganda secara internal maupun antarparpol serta data anggota yang tidak valid.


Berita Terkait

Berita Terkini

Ratusan Ribu Batang Rokok Disita Bea Cukai Kudus

Sebanyak 358.560 batang rokok ilegal disita Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah.

Tak Kuat Tanjakan, Truk Kontainer Sebabkan Kecelakaan di Tol Semarang

Kecelakaan melibatkan truk kontainer dengan empat mobil terjadi di Tol Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Petani Di Grobogan Tewas Tersetrum Jebakan Tikus di Sawah

Warijo, 56, warga Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawahnya.

109 Objek Wisata Banyumas Buka Lagi, Pemerintah Wajibkan Ini

Sebanyak 109 objek wisata di Kabupaten Banyumas mulai buka kembali di tengah PPKM level dua, tetapi wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Mantap! Seniman Soloraya Dominasi Bhayangkara Mural Festival

Polda Jateng menggelar Bhayangkara Mural Festival 2021, di mana urutan 11 terbaik didominasi seniman dari wilayah Soloraya.

Tak Hanya di Salatiga, Gempa Juga Guncang Semarang & Temanggung

Gempa bumi di daratan atau gempa darat tidak hanya terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), tapi juga di wilayah Kabupaten Semarang dan Temanggung.

Waduh! Solar Kian Langka, Nelayan di Rembang Enggan Melaut

Nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) harus menghentikan aktivitas melaut menyusul solar langka.

Menikmati Night View Purwokerto dari Puncak Agaran, Syahdu...

Bukit Agaran ini berada di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanten, atau sekitar 15 km dari Purwokerto menuju arah utara.

Jangan Panik! Rentetan Gempa Salatiga Tak Berpengaruh ke Merapi

BPPTKG menyebutkan rentetan 15 kali gempa bumi yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa tak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi.

Rentetan 15 Kali Gempa Terjadi di Salatiga & Ambarawa, Ini Kata BMKG

Sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari hingga siang pukul 14.00 WIB, rentetan 15 kali gempa bumi terjadi di wilayah Kota Salatiga dan Ambarawa.

Salatiga & Ambarawa Diguncang Gempa, Netizen: Setiap 15 Menit Gempa

Rentetan gempa bumi yang terjadi di Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya membuat warganet panik.

Salatiga-Ambarawa Diguncang Gempa, BMKG: Dangkal, Warga Tak Perlu Panik

BKMG menyebut gempa yang terjadi di Kota Salatiga dan Ambarawa merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal Merapi-Merbabu.

Istimewanya Lentog Tanjung, Perpaduan Opor dan Semur yang Nikmat

Lentog tanjung merupakan hidangan lontong dicampur dengan sayur lodeh tahu dan gori atau nangka muda.

2 Gempa Susulan Kembali Goyang Ambarawa

Gempa susulan pada 09.34 WIB berkekuatan Magnitudo 3.0 dan gempa kedua pada pukul 09.51 WIB berkekuatan Magnitudo 3.3.

Dipicu Sesar Aktif, Inilah Rentetan 8 Kali Gempa Salatiga-Ambarawa

Dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Ambarawa, Salatiga, Banyubiru, dan Bawen dalam skala intensitas II MMI dimana benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Gempa Guncang Salatiga, Diduga Dipicu Sesar Merbabu, Merapi, & Telomoyo

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.