Update Persebaran Kasus Virus Corona Solo: PDP Meninggal Dunia Bertambah
Posko Covid-19 di lokasi karantina pemudik di Graha Wisata Niaga Solo, Selasa (7/4/2020). (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO -- Persebaran kasus virus corona atau Covid-19 di Kota Solo terus bertambah, bahkan ada dua pasien dalam pemantauan atau PDP lagi yang meninggal dunia. Ini terpantau dari data yang dirilis Satgas Covid-19 Kota Solo, Kamis (9/4/2020).

Data yang diterima Solopos.com Kamis sore menunjukkan jumlah kasus pasien positif virus corona di Solo tetap 5. Dari jumlah itu, pasien sembuh masih sama yakni 1 orang, 2 rawat inap, dan 2 meninggal dunia.

Namun jumlah PDP di Solo menunjukkan perkembangan mengkhawatirkan. Ada penambahan tiga PDP di Solo pada Kamis ini, sehingga total jumlahnya menjadi 51 orang.

Bukan Warga Banyuanyar Solo, 2 Mayat Telanjang di Sajadah dari Tangerang dan Wonogiri

Dari 51 PDP tersebut, 9 di antaranya telah meninggal dunia. Jumlah PDP di Solo yang meninggal dunia ini juga bertambah 2 orang dari hari sebelumnya (7 orang).

Angka ini menunjukkan persebaran kasus virus corona di Kota Solo terus bertambah. Selain jumlah PDP yang terus bertambah, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) juga terus merangkak naik.

Gibran: Tak Ada Politik Selama Corona, Relawan Saya Jadi Relawan Kemanusiaan

Jika pada Rabu (8/4/2020) lalu jumlah ODP di Solo 319 orang, maka pada Kamis jumlahnya naik menjadi 326 orang. Artinya, jumlah ODP di Solo bertambah 7 orang hari ini.

Kabar baiknya, selain persebaran kasus virus corona yang bertambah, jumlah PDP di Solo yang sembuh pada Kamis juga bertambah. Jika pada Rabu lalu PDP yang sembuh sebanyak 25 orang, pada Kamis ini bertambah menjadi 28 orang.

Karantina ODP

Sementara ODP tanpa gejala dan pemudik diminta menjalani karantina di Graha Wisata Niaga. Berdasarkan pantauan Solopos.com, Kamis (9/4/2020) siang, sekitar 30 ODP tampak memanfaatkan fasilitas yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo di Grha Wisata Niaga.

Sepulang dari Solo, Mahasiswa Asal Bengkulu Batuk-batuk & Diisolasi di Asrama Haji Jogja

Setiap ODP mendapatkan sarana satu bed busa yang diletakkan di atas kasur lipat berikut lemari plastik susun. Hingga Kamis sekitar pukul 12.00, jumlah ODP corona pemudik yang menjalani karantina di Graha Wisata Niaga Solo berjumlah 30-an orang.

Sementara itu, di Dalem Joyokusuman Solo jumlah ODP yang dikarantina sebanyak dua orang. Hal ini dilakukan untuk mengendalikan bertambahnya persebaran virus corona dari orang-orang yang berisiko terinfeksi di Solo.

Gibran Rakabuming Beri Bantuan 1.200 APD ke Pemkot Solo

"Standar operasional prosedur (SOP) yang baru, semua pemudik ber-KTP Solo yang turun di Bandara Adi Soemarmo, Terminal Tirtonadi, dan Stasiun Balapan/Purwosari/Jebres wajib menjalani karantina di Graha Wisata Niaga. Begitu pula, ODP yang rumahnya tidak memungkinkan untuk karantina mandiri," kata Rudy saat inspeksi mendadak mendampingi Wakapolda Jawa Tengah (Jateng) Brigjen Pol Ahmad Lutfi di Grha Wisata Niaga, Kamis (9/4/2020).

Berikut persebaran kasus virus corona di Solo:

KOTA SURAKARTAPOSITIFPDPODP
JumlahSembuhRawat InapMDJumlahSembuhRawat InapMDJumlahRawat Inap
RajalDalam Pemantauan
Selesai Pemantauan
MD
5122512814932611691701560
LAWEYAN000084404501717280
SERENGAN101043011709980
PASAR KLIWON100163303101616150
JEBRES21101793510415051530
BANJARSARI10011694312907777520

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho