Tutup Iklan

Update Kasus Covid-19 Klaten: 446 Sembuh, 441 Terkonfirmasi Positif, 40 Meninggal

Jumlah kasus baru konfirmasi positif Covid-19 berdasarkan update terbaru pada Jumat (9/7/2021) bertambah 441 orang, sembuh 446 orang.

 ilustrasi virus corona varian delta. (Freepik)

SOLOPOS.COM - ilustrasi virus corona varian delta. (Freepik)

Solopos.com, KLATEN — Sebanyak 446 pasien Covid-19 di Klaten dinyatakan sembuh berdasarkan update kasus pada Jumat (9/7/2021). Selain itu, ada 441 kasus konfirmasi positif baru dan 40 kasus kematian pada hari yang sama.

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, dr Cahyono Widodo, mengatakan sebanyak 446 pasien Covid-19 yang sembuh berasal dari beberapa kecamatan. Perinciannya, Klaten Tengah 46 orang, Trucuk 41 orang, Pedan 38 orang, Cawas 34 orang.

Kemudian dari Karanganom 29 orang, Jogonalan 28 orang, Polanharjo 28 orang, Delanggu 27 orang, Klaten Utara 25 orang. Dari Wonosari 24 orang, Tulung 18 orang, Ceper 13 orang, Manisrenggo 13 orang.

Baca Juga: Tekan Persebaran Covid-19, Satpol PP Klaten Siap Patroli dan Tes Antigen Warga Berkerumun

Update kasus Covid-19 lainnya yang sembuh di Klaten berasal dari Ngawen 12 orang, Gantiwarno 12 orang, Jatinom 12 orang, Kalikotes 9 orang. Dari Wedi 7 orang, Karangdowo 6 orang, Kebonarum 6 orang, Karangnongko 5 orang, Kemalang 5 orang. Juwiring 4 orang, Bayat 3 orang, dan Klaten Selatan 1 orang.

“Seluruh pasien sembuh hari ini telah menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri dengan pengawasan tim medis,” kata Cahyono Widodo, kepada Solopos.com, Jumat (9/7/2021).

Perincian Kasus Positif Baru

Cahyono Widodo mengatakan meski banyak pasien sembuh, tambahan kasus positif baru tak kalah banyak. Jumlahnya mencapai 441 kasus dalam sehari. Dari jumlah itu, 387 kasus berdasar hasil rapid antigen. Sedangkan 54 kasus dari hasil PCR.

Baca Juga: Nekat Tasyakuran Di Restoran Setelah Ijab Kabul, Rombongan Asal Trucuk Klaten Dibubarkan

Penambahan kasus positif Covid-19 berdasarkan update data terbaru di Klaten itu berasal dari Trucuk 36 orang. Delanggu 35 orang, Polanharjo 30 orang, Karangdowo 30 orang, Klaten Tengah 27 orang, Manisrenggo 24 orang.

Kemudian dari Wonosari 23 orang, Ngawen 22 orang, Prambanan 22 orang, Jatinom 19 orang, Kemalang 18 orang. Bayat 17 orang, Kalikotes 16 orang, Karangnongko 16 orang, Cawas 14 orang, Karanganom 14 orang.

Lalu dari Kebonarum 14 orang, Gantiwarno 12 orang, Juwiring 11 orang, Klaten Selatan 10 orang. Dari Pedan ada 10 orang, Jogonalan 9 orang, Tulung 7 orang, dan Wedi 5 orang.

Baca Juga: Ditegur Bupati, Pedagang Angkringan di Klaten Malah Minta Selfie

“Dari penambahan itu, sebanyak 248 orang terpapar saat beraktivitas sehari-hari di Klaten. Lalu 15 orang terpapar saat di luar daerah. Sisanya kontak erat kasus sebelumnya,” katanya.

Angka Kematian

Cahyono Widodo mengatakan angka kematian pada update terbaru kasus Covid-19 di Klaten mencapai 40 orang dalam sehari. Sebanyak 25 kasus meninggal sebelum hasil tes swabnya keluar pada Jumat (9/7/2021).

Perincian 25 kasus itu yakni dari Bayat 1 orang, Delanggu 5 orang, Juwiring 2 orang, Kalikotes 1 orang. Karanganom 1 orang, Karangdowo 4 orang, Karangnongko 1 orang, Kebonarum 3 orang, Manisrenggo 1 orang.

Baca Juga: Ambulans PC Muhammadiyah Klaten Ternyata Sudah 2 Kali Dilempari Batu

Lainnya dari Ngawen 2 orang, Prambanan 1 orang, Trucuk 1 orang, dan Wedi 2 orang. Sedangkan 15 kasus kematian lainnya sudah terkonfirmasi positif sebelum meninggal dunia.

Mereka dari Bayat 1 orang, Jatinom 2 orang, Jogonalan 3 orang, Karangnongko 1 orang, Kebonarum 2 orang. Ngawen 1 orang, Polanharjo 1 orang, Tulung 1 orang, dan Wedi 3 orang.

Jumlah kumulatif Covid-19 Klaten hingga Jumat mencapai 19.643 kasus. Dari jumlah itu, 5.802 orang menjalani perawatan/isolasi mandiri, 12.761 orang sembuh dan 1.080 orang meninggal.


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Mahasiswa UNS Solo Bikin Teh Celup dari Benalu, Kok Bisa?

Mahasiswa UNS Solo membuat penemuan unik yakni teh celup dari benalu yang kemudian diberdayakan di kalangan petani di Kemuning, Karanganyar.

Segera Dibentuk, Perbakin di Tiap Daerah di Soloraya

Sejumlah klub menembak seperti Senopati dan Mega Bintang yang hadir dalam Rakerkot itu mengusulkan perlu segera dibentuk pengurus Perbakin tingkat daerah

Pemkot Solo Belum Punya Regulasi Larangan Jualan Daging Anjing, Tapi...

Pemkot Solo hingga kini belum memiliki aturan yang melarang jual beli daging anjing dan hanya fokus pada upaya mencegah penyakit menularnya.

Libur Akhir Tahun, Pengelola TSTJ Solo Pasrah Ikuti Aturan Pemerintah

Pengelola objek wisata TSTJ Solo sudah bersiap menghadapi berbagai kemungkinan menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Sragen Waspadai Varian Omicron, Ini Antisipasinya

Sragen masuk wilayah algomerasi Soloraya sehingga semua daerah di Soloraya harus bareng-bareng dalam menentukan status PPKM dan yang menjadi dasar daerah terendah.

Yamaha Gear 125, Si Jago Tanjakan yang Irit BBM

Yamaha Gear 125 menaklukkan tanjakan dan kelokan di Selo, Boyolali, hingga Ketep Pass, Magelang, dalam city tour bersama vlogger, blogger, dan para jurnalis yang digelar Yamaha Putra Utama Motor Boyolali.

Waduh! Banyak Anjing di Soloraya Ditelantarkan dan Dibuang, ke Mana Ya?

Sahabat Anjing Surakarta (SAS) menemukan banyak anjing peliharaan di wilayah Soloraya yang dibuang dan ditelantarkan karena berbagai sebab.

Anak Gugat Ibu di Boyolali, Sertifikat Tanah Sengketa Dipastikan Sah

BPN Boyolali memastikan sertifikat tanah yang menjadi objek sengketa dalam kasus anak menggugat orang ibu kandung di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, sah.

Bangunan Pasar Legi Selesai 100%, Pedagang Siap Boyongan?

Pembangunan Pasar Legi Solo sudah selesai 100%. Bangunan pasar rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada akhir November 2021.

Lomba Menembak Internasional Meriahkan HUT ke-76 Brimob di Boyolali

Lomba menembak bertaraf internasional memperingati HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali di Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, tak bisa dihadiri atlet luar negeri.

Rendengan, Atraksi Wisata Inisiatif Pokdarwis Pilangsari Sragen

Para pemuda yang tergabung dalam Pokdarwis Siwur Emas Desa Pilangsari, Gesi, Sragen, membuat event wisata dengan nama Rendengan di hutan jati seluas hampir 1 hektare.

1.200 Santri Ikuti Ujian Munaqosah Wisuda Akbar Klaten Menghafal #5

Ketua Panitia Ujian Munaqosah Klaten Menghafal, Dhohir Subagyo, menjelaskan kegiatan itu dimaksudkan untuk membumikan Al-Qur’an.

Minyak Goreng Curah Disetop pada 2022, Pemkab Sukoharjo Tunggu Regulasi

emerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo sudah mendapatkan informasi penyetopan peredaran minyak goreng curah pada 2022 dari pemerintah pusat.

Wuihhh, Warga Sragen Barter Mobil dengan 1 Pot Monstera Marmorata

Seorang pencinta tanaman hias asal Wonotolo, Gondang, Sragen, Eko Duta Flora, berani melakukan barter mobil Daihatsu Grand Max.

Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Karanganyar, Ini Sebaran Titiknya!

Bencana tanah longsor kembali terjadi di Bumi Intanpari. Kali ini longsor terjadi di beberapa titik di wilayah Kecamatan Karangpandan dan Kecamatan Matesih, Sabtu (27/11/201) malam.

Ahli Waris Lahan Terdampak Tol Solo-Jogja Bikin Surat Kesepakatan

Pemerintah Desa Demakijo, Karangnongko, Klaten, berinisiatif membuat  dokumen surat kesepakatan bersama (SKB) ahli waris terdampak tol solo-jogja.