Kondisi bangunan Pasar Apung Desa Tulehu yang roboh akibat gempa bumi di Ambon, Maluku, Kamis (26/9/2019). (Antara/Izaak Mulyawan)

Solopos.com, JAKARTA - Korban meninggal dunia akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,5 yang berpusat di Kota Ambon, Provinsi Maluku, bertambah menjadi 30 orang. Sementara korban luka-luka hingga pagi ini tercatat 156 orang.

"Berdasar laporan BPBD Provinsi Maluku tanggal 29 September 2019 pukul 07.00 WIT, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 30 orang dan luka-luka 156 orang," kata Plt Kapusdatinmas BNPB Agus Wibowo dalam keterangannya, Minggu (29/9/2019).

Berdasarkan rincian yang didapat dari BPBD Maluku, korban tewas tercatat paling banyak di Kabupaten Maluku Tengah dengan total 14 orang. Sementara korban luka-luka di Maluku Tengah dengan 108 orang.

Berikut ini nama-nama korban tewas di Kabupaten Maluku Tengah, Ambon, dan Seram Bagian Barat:

Kabupaten Maluku Tengah:

1. Hamid Waitawa.
2. Aisa Maruapey.
3. La Nai.
4. Tine Tuasela.
5. Minggus Souhoka.
6. Sami Kadidu.
7. Halima Samuel.
8. Wa Ona.
9. Hasam Laisow.
10. Hamid Laisow.
11. La Ode Ana Gani.
12. Mansur Marasabessy.
13. Nabir Bugis.
14. Salbia Olong.

Kota Ambon:

1. John Nanlohy (balita).
2. Mateis Pieter Frans.
3. Hi Kebo.
4. Ny Narti Rumain.
5. Frans Massi.
6. Nn Messy Lethora.
7. Ashana Maimuna (balita).
8. Ny Jahia.
9. M Zulkarnaen Holle.
10. Firman (balita).

Kabupaten Seram Bagian Barat:

1. Hj Samsia.
2. Johan Pelana.
3. Neles Kainama.
4. Petronela Sahetapy.
5. Karel Muster.
6. Tuniasu.

Agus mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pendataan terhadap korban gempa di sejumlah daerah tersebut.

BNPB, sambung dia, bakal mengirim Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu serta mendampingi BPBD Provinsi dan Kabupaten di Maluku agar penanganan pasca-bencana gempa bumi berjalan? dengan baik.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten