Kategori: Nasional

Update Covid-19 Indonesia: Pasien Positif Tambah 1.017 Total 39.294 Kasus, Sembuh Tembus 15.123


Solopos.com/Ahmad Baihaqi

Solopos.com, JAKARTA - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengungkapkan update data kasus pasien positif di Indonesia per Senin (14/6/2020) pukul 12.00 WIB. Ada tambahan pasien positif sebanyak 1.017 dalam 24 jam terakhir.

Update data kasus positif Covid-19 Indonesia itu disampaikan Yuri dalam jumpa pers di Graha BNPB, Senin sore WIB. Yuri mengatakan spesimen yang sudah diuji oleh pemerintah dalam 24 jam terakhir sebanyak 8.776. Uji spesimen itu menggunakan dua metode yakni polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

"Ada penambahan kasus terkonfirmasi positif pada hari ini sebanyak 1.017 orang sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 39.294. Sementara pasien Covid-19 di Indonesia yang sembuh bertambah 592 orang menjadi 15.123. Sementara pasien meninggal bertambah 64 menjadi 2.198," papar Yuri yang disiarkan langsung oleh TV One.

Masih Zona Hijau Covid-19, Kecamatan Tulung Klaten Tetap Siaga

Dalam data tersebut diketahui juga jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan juga pasien dalam pengawasan (PDP). Jumlah ODP saat ini di Indonesia mencapai 36.744 orang, sedangkan PDP berjumlah 13.649 orang.

Mematuhi protokol kesehatan memang menjadi poin penting yang ditegaskan Yuri. Hal itu harus tetap dijalankan meski nantinya new normal diberlakukan. New Normal ini memungkinkan masyarakat beraktivitas biasa di tengah pandemi virus corona.

Namun, tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan. Misalnya adalah penggunaan masker, physical distancing di pusat keramaian, hingga rajin mencuci tangan dalam aktivitas sehari-hari.

KPU Solo Ungkap Pilkada Tetap Butuh Sharing Anggaran Daerah

Ini nantinya akan menjadi sebuah kenormalan yang baru atau kebiasaan yang baru oleh masyarakat. Sehingga kita tetap aman dari Covid-19 namun tetap bisa bekerja, belajar, atau beraktivitas lainnya," terang Yuri.

Produktif Saat Pandemi

Diharapkan dengan adanya New Normal ini masyarakat bisa terus produktif namun tetap aman dari Covid-19. "Artinya, yang sekolah akan tetap sekolah, yang bekerja akan tetap bekerja. Namun, aktivitas itu harus dibarengi dengan protokol kesehatan. Nah, hal ini yang harus kita biasakan sehingga menjadi kenormalan yang baru," papar Yuri.

Data Covid-19 WNI di LN: Positif Bertambah 13 Jadi 1.055

Dia tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Edukasi ini bisa dimulai oleh kepala keluarga kepada para anggotanya. Harapannya, masyarakat tahu protokol kesehatan ini bukan perintah melainkan kebutuhan.

"Tidak perlu menunggu wilayah kita menjadi kuning atau merah untuk memathui protokol kesehatan. Mulai dari sekarang. Tetap jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun. Dan jangan lupa tetap menjaga pola hidup sehat dan makan makanan bergizi," tandas Yuri.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi