Kategori: Nasional

Update Covid-19 Indonesia 10 Juli: Pasien Positif Tambah 1.611, Total Kasus Tembus 72.347


Solopos.com/Ahmad Baihaqi

Solopos.com, JAKARTA - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengungkapkan update data kasus pasien positif di Indonesia per Jumat (10/7/2020) pukul 12.00 WIB. Ada tambahan pasien positif sebanyak 1.611 dalam 24 jam terakhir.

Update pasien positif Covid-19 Indonesia itu disampaikan Yuri dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jumat sore WIB. Yuri mengatakan spesimen yang diuji oleh pemerintah hingga saat ini telah lebih dari 1.000.000. Uji spesimen itu menggunakan dua metode yakni polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

"Ada penambahan kasus terkonfirmasi positif pada hari ini sebanyak 1.611 orang sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 72.347. Sementara pasien Covid-19 di Indonesia yang sembuh bertambah 878 orang menjadi 33.529. Sementara pasien meninggal bertambah 52 menjadi 3.469," papar Yuri yang disiarkan langsung di Youtube BNPB.

Hampir Empat Bulan Puasa, Mal di Soloraya Mulai Gelar Pameran

Dalam data tersebut diketahui juga jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan juga pasien dalam pengawasan (PDP). Jumlah ODP saat ini di Indonesia mencapai 38.705 orang, sedangkan PDP berjumlah 13.882 orang.

Yuri mengatakan kerja keras pemerintah beserta peran masyarakat semakin menunjukkan hasil yang baik. Kendati demikian, dia mengingatkan masyarakat untuk terus waspada karena Covid-19 memang masih ada.

"Oleh karena itu mari bersama-sama protokol kesehatan tetap kita jalankan sebaik-baiknya. Di antaranya dengan menjaga jarak, ini menjadi kunci, kemudian menggunakan masker dan rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun," terangnya.

Terapkan Protokol

Cara tersebut dianggap Yuri sebagai cara yang paling baik agar aman dari kemungkinan tertular. Rasa aman ini yang kemudian dibutuhkan agar bisa produktif kembali selama pandemi. Masyarakat bisa beraktivitas kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Yuri juga mengingatkan protokol kesehatan ini agar bisa diterapkan di perkantoran. Misalnya dengan menerapkan social distancing seperti menjaga jarak meja antarkaryawan.

Kabar Duka: Pencipta Lagu Anak Papa T Bob Meninggal Dunia

"Kemudian di saat jam makan siang, makan siang di jam yang sudah kita sepakati bersama kita masih bergerombol, kita masih saja tidak menjaga jarak, kita masih saja tidak menggunakan masker."

"Oleh karena itu mari komitmen ini tetap kita jaga agar kita bisa secara bersama-sama mengendalikan Covid-19 ini. Kita akan mampu melaksanakan ini dan kita bisa menanggulanginya secepat mungkin," tandas Yuri.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi

Berita Terkini

Pixel Coffee and Kitchen Solo Beri Pelatihan Bikin Minuman Ala Kafe Di Rumah

Solopos.com, SOLO -- Manajemen Pixel Coffee and Kitchen Solo menggelar pelatihan gratis cara membuat minuman…

42 menit lalu

Gempa Darat Magnitudo 4,4 Guncang Manokwari Selatan

Solopos.com, MANOKWARI SELATAN-- Gempa magnitudo (M) 4,4 terjadi di Manokwari Selatan, Papua Barat. Titik gempa…

1 jam lalu

Keren! Universitas Islam Negeri Ini Jadi Tempat Kuliah Mahasiswa dari 32 Negara

Solopos.com, SOLO -- Tidak hanya di kampus negeri di Indonesia, sejumlah mahasiswa asing memilih berkuliah…

2 jam lalu

Pemanfaatan Lahan Tidur Buahkan Hasil, Wali Kota Solo Panen Perdana

Solopos.com, SOLO — Solo memiliki lahan tidur yang bakal sia-sia jika tak dimanfaatkan. Pemanfaatan lahan…

2 jam lalu

Maju Pilkada 2020, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni Cuti

Madiunpos.com, PONOROGO -- Bupati Ponorogo, Jatim, Ipong Muchlissoni, secara resmi mengajukan cuti untuk mengikuti tahapan…

3 jam lalu

Ini Akibatnya Jika PSBB Jakarta Tak Diperpanjang…

Solopos.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB)…

3 jam lalu