Marcus Rashford saat melepaskan tendangan penalti. (Reuters-Andrew Yates)

Solopos.com, MANHESTER - Beruntung. Mungkin demikianlah kata yang tepat untuk menggambarkan kemenangan Manchester United pada laga melawan Leicester City di Stadion Old Trafford, Sabtu (14/9/2019) malam WIB.

MU meraih kemenangan tipis 1-0 melalui gol penalti yang dicetak oleh Marcus Rashford pada menit kedelapan. Padahal, melansir dari Soccerway, Leicester City sejatinya menguasai bola lebih banyak dari MU. Leicester mengantongi 54 persen penguasaan bola, sedangkan MU hanya 46 persen.

Uniknya, sejauh ini United telah mendapatkan empat hadiah penalti pada lima pertandingan Liga Premier Inggris. Namun, hanya dua penalti yang berbuah gol. Sementara tiga diantaranya gagal bersarang di gawang lawan.

Pada laga versus Leicester, Rashford sukses menjalankan tugasnya dan mengantarkan MU meraih kemenangan pada laga kandang itu. Sekitar tiga pekan lalu, Rashford sempat gagal mengeksekusi penalti. Sepakannya membentur tiang gawang sehingga membuat MU menderita kekalahan 1-2 atas tim tamu, Crystal Palace.

Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer menyarankan MU agar bisa mendapat lebih banyak penalti. "Saya pikir itu jenis permainan yang kami miliki," ungkap Solskjaer dilansir dari manchestereveningnews.co.uk, Minggu (15/9/2019) menjelaskan ketika ditanya mengapa United telah menerima empat penalti dalam lima pertandingan Liga Premier musim 2019/2020.

"Mereka memiliki kaki yang cepat, keterampilan yang baik dan kebanyakan dari mereka bahkan belum bisa diperdebatkan. Mereka memiliki keterampilan dan ketika kita mendapatkan Antho [Martial] kembali juga, saya yakin kita akan memiliki banyak klaim. Dan dengan VAR (Video Assistant Referee) Anda akan mendapatkan lebih dari yang tidak Anda dapatkan," ujarnya.

Di Liga Premier Inggris musim lalu, MU mendapat 12 penalti. Sementara semusim sebelumnya, MU cuma mendapat tiga hadiah penalti.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: