Operation Director PT Indaco Warna Dunia Karanganyar Wahyu Fajar mencangkul tanah untuk menguruk bibit pohon jambu air saat penghijauan di kompleks Sendang Ayu Dukuh/Desa Dawung RT 008, Kecamatan Jenar, Sragen, Selasa (30/7/2019). (Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — PT Indaco Warna Dunia Karanganyar menyumbang 900 pohon untuk warga Jenar, Sragen. Sumbangan pohon dalam rangka penghijauan sekaligus pemberdayaan warga.

Operation Director PT Indaco Warna Dunia Karanganyar Wahyu Fajar mengambil cangkul begitu seremonial Program Keanekaragaman Hayati Penanaman Pohon Konservasi Air selesai, Selasa (30/7/2019) siang. Sebuah lubang berdiameter 30 cm dengan plakat kecil bertuliskan Syzygium Aqueum menjadi objek cangkulan Wahyu.

Lubang seadalam 20 cm itu masih dia gali lagi dengan cangkulnya. Wahyu dibantu Ketua Yayasan Harmoni Muji Lestari yang juga Bussiness Proces Improvement (BPI) Manager di PT Indaco Warna Dunia Karanganyar. Muji kemudian bergegas mengambil pupuk kandang. Sebagian pupuk dituangkan ke lubang. Wahyu kemudian memasukan bibit pohon jambu air dengan nama latin syzygium aqueum ke dalam lubang itu.

Aktivitas serupa juga dilakukan para tokoh yang hadir di Dukuh/Desa Dawung RT 008, Jenar, Sragen, seperti Administratur Muda/Kepala KPH Perum Perhutani Surakarta Sugi Purwanta, Camat Jenar Edi Widodo, Kepala Desa Dawung Aris Sudaryanto, perwakilan Cabang Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Ariyanto. Mereka juga menanam bibit pohon jambu di kompleks Sendang Ayu Dawung yang menempati tanah kas desa berukuran 15 meter x 25 meter.

“Lama tidak mencangkul,” ujar Wahyu sambil menghela nafas. Wahyu menyebut ada 900 bibit pohon yang ditanam di wilayah Dawung, perinciannya 300 batang bibit pohon jambu air, 300 bibit pohon kelengkeng, dan 300 bibit pohon randu.

“Tiga jenis pohon itu dipilih karena banyak keuntungannya. Tidak hanya mampu menyimpan air, buahnya juga bisa dipanen warga dan dijual. Khusus pohon randu bisa dikembangkan untuk budidaya madu hutan. Jadi bantuan ini juga bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Wahyu saat ditemui Solopos.com, Selasa siang.

Bantuan bibit tersebut menjadi Program corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial PT Indaco Warna Dunia Karanganyar yang bekerja sama dengan Perum Perhutani dan masyarakat pemangku hutan. Wahyu berharap bantuan bibit bisa dikembangkan ke desa-desa lain di Kecamatan Jenar sebagaimana usulan dari Camat Jenar yang menginginkan pengembangan di Desa Jenar.

Lokasi penanaman pohon dipilih karena tempatnya masih satu kompleks Sendang Ayu. Wahyu berharap dengan dekat sumber air, bibit tanaman jambu mudah mendapatkan air. Lokasi penanaman lain masih menunggu pemetaan dengan pemerintah desa. Administratur Muda/Kepala KPH Perum Perhutani Surakarta Sugi Purwanta menyambut baik program CSR penghijauan. Di Perum Perhutani setiap tahun ada penghijauan dan setiap daerah ada. Penghijauan yang dilakukan PT Indaco merupakan program insidental dari luar Perum Perhutani.

“Rehabilitasi hutan lindung di KPH Surakarta ada 3.520,97 hektare di lima kabupaten di Soloraya, yakni Sragen, Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar, dan Klaten. Khusus di wilayah Sragen, di BKPH Tangen ada 40 hektare. Rehabilitasi menjadi program dari Kementerian Lingkungan Hidup,” kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten